
Yuro: "Tenanglah, Raphtfumi. Pasti labirin ini aman"
Kemudian, merekapun memasuki labirin itu dan ternyata setelah memasuki labirin tersebut, mereka bertiga terpisah di tempat yang berbeda-beda. Di sisi Yuro, dia berada di salah satu ujung labirin tersebut.
Yuro: "Sial, ternyata Raphtfumi benar, tempat ini bisa saja berbahaya. Eh tunggu dulu, di mana Imu dan Raphtfumi. Jangan bilang kalau.., argh! kenapa kita harus terpisah satu sama lain?! Baiklah kalau itu mau si pencipta labirin ini. Jadi, aku harus menyelesaikan labirin ini agar aku dapat keluar dari sini. Baiklah"
Dan Yuro-pun mencoba menyelesaikan labirin tersebut. Tapi, di tengah perjalanan di labirin tersebut, dia tiba-tiba tertusuk oleh pedang seseorang.
Yuro: "Krargh! Siapa yang menusukku? Bagaimana kau bisa berinteraksi denganku yang adalah seorang jiwa?!"
???: "Heh! Dengan seranganku yang bernama Shocker, aku bisa menusuk siapapun itu meski jaraknya 4 kilometer lebih jauh dari aku. Dan juga, Shocker juga akan tetap bisa menusuk meski lawanku adalah jiwa ataupun seseorang yang memiliki kemampuan untuk menembus objek yang menyerangnya. Sekarang aku pergi dulu ya, Ciao!"
Lalu orang misterius itupun pergi meninggalkan Yuro di tengah labirin tersebut.
Yuro: "Dasar penakut! Beraninya main jarak jauh! Dasar, tukang ciduk! Heh! Aku harus memberitahu Raphtfumi tentang ini jika aku bertemu dengannya. Waktunya melanjutkan permainan labirin ini"
Dan Yuro-pun melanjutkan perjalanannya di dalam labirin tersebut. Sementara di sisi Imu, dia sudah setengah jalan dari labirin tersebut.
Imu: "Ok baiklah, sudah setengah jalan, ayo, beberapa perjalanan lagi, *tertusuk pedang* kyaa! Hah? Siapa yang menyerangku?!"
???: "Terlalu mudah untuk diciduk. Heh! Lemah. Aku pergi dulu ya, Ciao!"
Dan orang misterius yang sama muncul di hadapan Imu dan diapun pergi lagi.
Imu: "Sialan! Untungnya aku bisa beregenerasi dari luka tusuk pedang seperti ini. Jika aku bertemu dengan Raphtfumi, aku harus memberitahukannya tentang seseorang tersebut"
Dan Imu melanjutkan perjalanannya di dalam labirin tersebut. Lalu kemudian, dia bertemu dengan Yuro.
Yuro: "Hey Imu!"
Imu: "Owh, hai Yuro!"
Yuro: "Imu, apakah kau bertemu dengan seorang pria, yang secara tiba-tiba saja menusukmu dengan pedangnya?"
Imu: "Kau juga bertemu dengannya? Dan ya, aku bertemu dengannya, beruntungnya aku bisa beregenerasi dari luka itu"
Yuro: "Ya. Dia menyerangku secara tiba-tiba lalu pergi. Oh iya, apakah kau melihat Raphtfumi?"
Imu: "Tidak. Kau?"
Yuro: "Aku juga tidak melihatnya. Ayo, kita lanjutkan perjalanan kita!"
Dan mereka berdua melanjutkan perjalanan mereka dalam keluar dari labirin tersebut. Dan akhirnya mereka berdua bertemu dengan Raphtfumi yang sedang bertarung melawan seseorang.
Imu: "Hei Yuro. Bukankah itu Raphtfumi yang berada di sana dengan, seseorang yang menyerang kita sebelumnya?"
Yuro: "Sial. Kita terlambat memberitahu dia"
Raphtfumi: "Kkk..."
???: "Oh, lihatlah dirimu, tidak berdaya melawanku? Heh! Oh iya, di sana juga ada 2 orang yang sebelumnya kutusuk mereka dengan shocker. Mengecewakan sekali bukan? Kalian memang tidak pantas untuk mendapatkan kekuatan-kekuatan yang kalian miliki sekarang!"
Raphtfumi: "Memangnya kau siapa? Tampaknya seperti seorang pengguna kekuatan pengendali ruang"
Heya: "Bingo! Namaku adalah Heya, seorang pengguna kekuatan pengendali ruang yang kekuatan ini berasal dari diriku sendiri, dan dari kristal biru ini"
Raphtfumi: "Apa? Apakah itu, Sapphire Power Crystal?!"
Heya: "Tepat sekali. Aku mendapatkannya ketika aku menjelajahi dunia ini, dan kebetulan aku menemukan kristal biru ini. Dan kristal itu membuat kekuatan akan pengendalian ruang-ku semakin kuat, dan mampu membuat ruang ilusi berkat kristal biru ini"
Yuro: "Tunggu dulu, jadi, labirin yang kita lewati ini, hanya ruang ilusimu?!"
Heya: "Tepat sekali. Aku membuat ruangan ini untuk memancing para pendatang baru di sini dan jika mereka berdua atau lebih, maka aku meneleportasikan mereka di tempat yang berbeda-beda, jadi aku bisa membunuh mereka dengan sangat mudah!"
Raphtfumi: "Dasar psikopat tak bermoral!"
Heya: "Heh! Kalian tidak tahu saja siapa pendatang baru yang kumaksud. Oh iya, aku ucapkan selamat kepada kalian bertiga, karena kalian baru melewati rintangan pertama saja, tanpa mati di tanganku, sekarang masuklah ke rintangan kedua. Haunted House!"
Lalu Heya membuat sebuah ruangan baru sekaligus membuat rintangan kedua bagi Raphtfumi, Imu, dan Yuro yang bernama "Haunted House" yang mana adalah rumah yang berhantu dan hanya dengan aura rumah itu, membuat Raphtfumi ketakutan dan bahkan membuat Raphtfumi tidak bisa bergerak.
Raphtfumi : "E-Eh teman, teman, a-aku te-terlalu ta-takut ka-karena a-aura di ru-rumah i-ini, ba-bahkan a-aku sa-sampai T-Tidak b-bisa bergerak"
Heya: "Ini akan sangat mudah! Karena kalian semua terlalu takut!"
Yuro: "Oh iya?! Baiklah, Datanglah para jiwa-jiwa yang ada di sini"
Dan setelah Yuro mengatakan itu, seluruh hantu di rumah tersebut terpancing kepadanya.
Heya: "Apa?! Hei, hantu-hantuku, serang dia!"
Yuro: "Sepertinya kau tidak tau kekuatan darah kerajaan jiwa ya? Ya, aku adalah pangeran dari para ras jiwa dan kekuatan ini dapat membuat para jiwa yang ada di sekitarku datang dan menuruti perintahku, Heya. Sekarang jiwa-jiwa, serang dia!"
Heya: "Heh! Meski kau memiliki hantu-hantu ini, kau tetap akan terluka!"
Lalu ketika hantu-hantu itu mendekatinya, hal tersebut langsung mengaktifkan Shocker milik Heya yang bahkan Heya tidak bereaksi sedikitpun ketika hantu-hantu tersebut mendekatinya dan seketika para hantu mati hanya karena serangan Shockernya dan Yuro juga terluka akibat terkena listrik yang dihasilkan dari serangan Shocker Heya.
Yuro: "Kya.. Bahkan serangan listrik dari Shocker Heya juga tetap sakit?! Eh tunggu dulu, kau menyerang hantu-hantu itu tanpa bereaksi?! Dan kau bisa menghasilkan listrik?!"
Heya: "Ya, aku tidak perlu bereaksi untuk mengaktifkan seranganku yang bernama "Shocker" ini. Dan ya, aku juga bisa menghasilkan listrik dari serangan Shocker. Kalian semua akan kalah di sini. Kalian tidak ada bisa menghadapi serangan "Shocker"-ku yang tidak memerlukan bantuan reaksi, aku tak terkalahkan, Hahahaha! *Tertusuk ekor* Kkk... Racun?! Dari ekor?!"
Sasori: "Jangan mencoba melawan Heya. Aku tidak mau menyakitimu selain dari ekorku ini. Dan juga jangan sakiti Raphtfumi dan kawan-kawannya"
Heya: "Dasar! Kau membela mereka yang lemah ini?!"
Raphtfumi: "Lemah?! Kau bilang kamu lemah?! Akan kutunjukkan kepada kau siapa yang lemah?! Dan akan kubunuh kau di sini! Rargh....."
Heya: "Heh! Akhirnya kau menunjukkan kekuatanmu yang sebenarnya, Raphtfumi!"
Sasori: "Sudah kuperingatkan kau, Heya. Tapi kau malah membuatnya marah. Kalau begitu, semoga kau selamat ya, Heya"
Raphtfumi: "Rargh..... Matilah kau, Heya! Full Blood Tempest Moon Final Slash and Strike!"
Heya: "Tunggu dulu, kenapa aku tidak bisa bergerak?! Jangan bilang kalau ini adalah serangan Ultimatenya. Sialan!"
Lalu Raphtfumi mengeluarkan serangan Ultimate ke-tiga yang ia miliki setelah "Full Blood Moon Ring Sword Blast" dan "Blood Tempest Blast" dan serangan Ultimatenya yang ini bernama "Full Blood Tempest Moon Final Slash and Strike" yang mana serangan ini dilakukan dengan cara Raphtfumi menebas target lalu menusuk target yang dituju dan setelah kedua hal tersebut dilakukan, akan muncul awan gelap dengan petir yang akan menyambar target berkali-kali dan setelah itu, si target akan meledak.
Raphtfumi: "Heh! Lain kali jangan pernah membuatku marah, Heya"
Shizu: "*teleport* Jadi kau memiliki dua kekuatan ya, Raphtfumi?"
Raphtfumi: "*terkejut* Oh Shizu, kau membuatku terkejut saja. Sampai di mana tadi, Oh iya kekuatan kedua. Maksudmu badai yang kuhasilkan tadi? Aku tidak tau bagaimana aku mendapatkan kekuatan itu tadi tapi itu tiba-tiba muncul dan aku langsung menggunakan kekuatan itu"
Sasori: "Heh. Jadi seperti ini rupanya Raphtfumi, Yuro dan Imu yang baru. Oh iya, ngomong-ngomong soal itu, aku akan mengecek Heya terlebih dahulu"
Dan kemudian Sasori pergi mengecek letak di mana Heya meledak tadi. Tapi setelah di cek, hanya ada alat yang berfungsi untuk membuat hologram dari penggunanya dan membuat si pengguna bisa berkomunikasi dengan orang yang mengaktifkan alat tersebut secara jarak jauh.
Sasori: "Apa?! Jadi kau berhasil kabur ya, Heya"
Raphtfumi: "Apa? Heya kabur?!
Shizu: "*berjalan ke tempat Sasori* Heya kabur ya? Dan alat ini, alat komunikasi jarak jauh dengan menggunakan hologram atau yang disebut sebagai "Hologram Communication". Jadi dia memiliki alat itu ya. *menekan tombol dari alat tersebut*"
Heya (Hologram): "Hehehehe! Kalian mungkin mengalahkanku kali ini! Tapi, suatu saat aku akan kembali, dan membunuh kalian semua! Hahahaha! Ciao!"
Yuro: "Dasar! Bagaimana dia bisa kabur?!"
Shizu: "Dia pasti melakukan teleportasi ketika asap bekas tersebut menyebar dan ketika kita tidak memperhatikannya"
Imu: "Oh iya Shizu, itu siapa ya si pria dengan ekor kalajengking itu? Dan juga bagaimana kau bisa berada di sini?"
Sasori: "Maksudmu aku ya, Imu? Heh! Oh iya, kau tidak mengingatku. Namaku adalah Sasori, seorang ras Scorpios dan pengguna kekuatan kegelapan, juga adalah satu-satunya orang yang bisa memiliki 4 kekuatan karena adanya bantuan dari form-form-ku yaitu, Ice Type yang memberiku kekuatan es, Predator Type yang memberiku kekuatan cairan asam dan racun yang lebih mematikan, dan aku juga memiliki sesuatu yang membuat tak terkalahkan asal kau tahu"
Shizu: "Dan untuk kenapa aku bisa berada di sini, itu berkat seorang pengguna kekuatan portal"
Raphtfumi: "Kekuatan portal?"
Gai: "Ya, namaku Gai, seorang pengguna kekuatan portal"
Imu: "Oh.. Jadi begitu? Baiklah. Ayo, kita lanjutkan perjalanan kita!"
Sasori: "Kau tahu apa yang harus kau lakukan, Gai"
Gai: "Baiklah, Portal: Gate Open!"
Lalu terbentuklah sebuah portal yang dibentuk oleh Gai.
Shizu: "Ayo. Masuk saja ke dalam portal ini"
**Lalu mereka semua masuk ke dalam portal tersebut dan melanjutkan perjalanan mereka.
Sementara itu, di sisi Guritchi dan kawan-kawan**,
Shin: "Guritchi-kun, bisakah kita beristirahat dulu? Aku lelah berjalan terus dari tadi"
Hakudan: "Ya, aku juga kelelahan Guritchi, mungkin kita perlu istirahat dulu"
Guritchi: "Baiklah kita akan beristirahat dulu. Tapi di mana kita akan beristirahat?"
Tagaki: "Eh.. Sepertinya aku tadi melihat sebuah tempat peristirahatan"
Guritchi: "Baiklah. Kita akan beristirahat di situ"
Lalu Guritchi dan kawan-kawan kembali di tempat Tagaki melihat tempat peristirahatan itu dan mereka menemukan tempat peristirahatan tersebut. Tapi, ada sesuatu yang aneh terjadi.
True Fallen Creator: "*keluar dari tubuh Guritchi* Ada apa ini?! Tiba-tiba saja aku terlepas dari tubuh Guritchi"
Guritchi: "Sepertinya tempat peristirahatan ini tidak ingin ada 2 jiwa dalam 1 tubuh. Ayolah, kita masuk ke tempat peristirahatan ini"
Bersambung
Volume 2 Chapter 19 selesai
Selanjutnya di Chapter 20:
???: Hahahaha! Sekarang karena kalian sudah masuk ke tempat ini dan menikmati tempat ini juga. Akan kuhapuskan kalian dari eksistensi!"
Shin: "Memangnya kau siapa?! Tiba-tiba saja ingin menghapus kami dari eksistensi"
True Fallen Creator: "Sesuai dugaanku"
Guritchi: "Kau mengenalnya?!"
True Fallen Creator: "Glitch Clones! Tangkap lalu hapus dia dari eksistensi!"
Gai: "Portal: Remove from the Battlefield!"
Tagaki: "Gai?! Itukah kau di sana?"