Worlds Of Elements

Worlds Of Elements
Chapter 20: Ujian dari Dewi Penghancur



Guritchi: "Ayolah, kita masuk ke tempat peristirahatan ini!"


Lalu merekapun beristirahat di tempat itu. Mereka makan dan minum sambil bersantai di sana. Akan tetapi, Tempat Peristirahatan itu hilang dari eksistensi begitu saja ketika seseorang muncul di hadapan mereka.


Shin: "Hei! Kenapa semua benda di tempat peristirahatan ini hancur?!"


Hakudan: "E..Eh, Shin"


Shin: "Apa?!"


Hakudan: "*menunjuk ke sebuah arah* Coba kau lihat di sana"


Shin: "Hah?! Memangnya ada apa di sini *melihat ke arah yang ditunjuk* ?! E-Eh, siapa kau"


???: Hahahaha! Sekarang karena kalian sudah masuk ke tempat ini dan menikmati tempat ini juga. Akan kuhapuskan kalian dari eksistensi!"


Shin: "Memangnya kau siapa?! Tiba-tiba saja ingin menghapus kami dari eksistensi"


True Fallen Creator: "Sesuai dugaanku"


Guritchi: "Kau mengenalnya?!"


True Fallen Creator : "Mungkin. Aku tidak tau sepenuhnya tentang orang itu. Bisa saja dia menyamar menjadi seseorang yang kukenal"


Hakudan: "Tidak akan kubiarkan hal itu terjadi, penjahat. Rasakanlah, Toxic Explosion!"


Lalu Hakudan mengeluarkan salah satu serangannya yang bernama "Toxic Explosion" (serangan di mana Hakudan meledakkan banyak bom-bom yang berisikan sesuatu yang beracun seperti racun, cairan asam, gas racun. bukan cuma itu saja bomnya, ada dua lagi yaitu bom yang berisikan energi radiasi dan gas tidur) kepada orang itu.


Hakudan: "Yes! Berhasil!"


???: "Apanya yang berhasi, Hakudan?!"


Hakudan: "Apa?! Kau tidak terpengaruh sama sekali dengan hal-hal yang dihasilkan dari ledakan yang kuhasilkan?!"


???: "Heh! Kau pikir dengan racun, gas racun, gas tidur, energi radiasi, dan cairan asam, aku akan mati ataupun pingsan?! Kau ini lucu sekali, karena aku sudah tidak terpengaruh oleh serangan yang menghasilkan kelima hal tersebut!"


Hakudan: "Kalau begitu, rasakanlah ini! Explosion Shot!"


lalu Hakudan menembak orang itu, tetapi peluru yang dia tembakan malah diblokir oleh sesuatu dan peluru itu berbalik menyerangnya. Dan Hakudan menangkap peluru itu sebelum mengenainya dan menjatuhkan peluru itu di tanah sehingga peluru itu masuk ke dalam tanah dan meledak di dalam tanah tersebut tanpa menghasilkan ledakan di luar tanah itu.


Hakudan: "Apa-apaan itu tadi. Untungnya aku bisa menangkap peluru itu. Tapi, apa yang memblokir peluru itu untuk mengenai penjahat itu?!


???: "Yang memblokir pelurumu itu adalah sebuah medan gaya yang kubuat dari energi penghapusan, atau biasa kusebut sebagai "Anti-Attack Forcefield".


Tagaki: "Owh! Jadi kekuatan penghapusan juga ya?! Baiklah. Rasakan ini, dasar penjahat! Conceptual Machine Gun Blast!"


Lalu Tagaki menembakkan banyak peluru dari Conceptual Machine Gun-nya itu, dan serangan itu berhasil menghancurkan "Anti-Attack Forcefield" milik orang itu.


Tagaki: "Heh! Terlalu mudah"


???: "Kau yakin begitu ya, Tagaki?"


Tagaki: "Apa?! Kau masih bertahan dari penghancuran dirimu yang hanya menyisakan konsep yang independen meski sudah berusaha kuhancurkan?!"


???: "Memang begitu, Tagaki. Kau mungkin berhasil menghancurkan "Anti-Attack Forcefield"-ku, tapi kau tidak akan bisa menghancurkan diriku hingga hanya menyisakan konsep yang independen meski sudah berusaha kau hancurkan. Sekarang, waktunya untuk mati, Hakudan!"


True Fallen Creator: "Tidak akan kubiarkan kau!Glitch Clones! Tangkap lalu hapus dia dari eksistensi!"


Dan Glitch Clones itu langsung mencoba mendekati orang itu, tetapi orang itu dengan mudah menangkap mereka dan menghancurkan kepala mereka satu per satu tanpa terhapus dari eksistensi meski Glitch Clones itu sudah menyentuhnya.


???: "Heh! Makhluk yang lemah. Bahkan aku tidak terhapus dari eksistensi sedikitpun"


True Fallen Creator: "Heh! Jadi kau bisa menyentuh Glitch Clones-ku yang adalah perwujudan abstrak dari Glitch & tidak mempunyai tubuh fisik ya? Baiklah. Aku kabur dulu"


Guritchi : "Hei, True Fallen Creator. Jangan kabur kau"


True Fallen Creator : "Terlambat! Semoga kalian bisa mengatasinya, Bye!"


Shin: "Owh bagus! Sekarang True Fallen Creator kabur. Jadi bagaimana kita akan mengalahkan orang itu?!"


???: "Baiklah, waktunya mati, Hakudan. Erasure Energy Blast!"


Lalu orang itu menembak "Erasure Energy Blast"nya itu ke arah Hakudan, tapi itu membuat salah satu serangan Hakudan aktif dan meledakkan seluruh alam semesta yang ada dan tiba-tiba seluruh alam semesta kembali ada.


Hakudan: "Yes! Aku berhasil meledakkan takdir sehingga dia kuubah takdirnya menjadi tidak pernah ada! Eh tunggu dulu, kenapa tubuhku rasanya tidak enak badan, ada apa ini?! *pingsan*"


Shin: "Hakudan?! Dia pingsan?!"


???: "Serangan itu tadi sangatlah percuma. Karena aku, sudah di atas hukum sebab-akibat, jadi manipulasi takdir itu tadi tidak berguna bagiku. Dan juga, Hakudan bukan pingsan, melainkan mati"


Guritchi : "Apa?! Kau membunuhnya?! Dasar! Rasakanlah! Glitch Dimensional Slash!"


Dan Guritchi mengeluarkan serangannya itu yang bernama "Glitch Dimensional Slash", serangan yang sama yang ia gunakan dalam latihannya melawan Shizu yang dapat membelah dimensi dan melukai Shizu dari dalam tanpa memberikan luka di luar tubuh Shizu. Dan serangan itu berhasil mengenai orang itu.


Guritchi : "Heh. Kau rasakan sendiri kematian itu"


???: "Hehehehe! Kalian memang tidak mengerti ya. Kalian tidak akan bisa memberikanku luka padaku sedikitpun asal kalian tahu itu. *diikat oleh sebuah rantai* Hei, ada apa ini?! Kenapa aku bisa terikat oleh rantai?!"


Gai: "Portal: Remove from the Battlefield!"


Dan kemudian Gai menggunakan kekuatan portalnya untuk membawa orang itu pergi jauh dari tempat Guritchi, Shin & Tagaki.


Tagaki: "Gai?! Itukah kau di sana? *terkena sebuah serangan* kya... Apa-apaan itu?! Siapa yang menyerangku?!"


???: "Heh! Kau pikir aku sudah dibawa pergi keluar dari tempat ini, Hah?! Sayang sekali, tapi kau salah. Dan memalukannya lagi, aku dapat menyerangmu yang mana kecepatan reaksimu itu sudah di atas waktu itu sendiri atau bisa kubilang bahwa kecepatanmu itu sudah melewati linear waktu itu sendiri. Dan soal yang tadi itu, itu hanyalah ilusi yang kubuat untuk mengecohmu, Tagaki. Hehehehe"


Tagaki: "Sialan kau! Tunggu dulu, kenapa tubuhku perlahan-lahan menghilang?! Tidak..... *menghilang*!"


Shin: "Tagaki! Dia menghilang?! Apa yang kau lakukan padanya, hah?! Dasar penjahat tidak tau diri!"


???: "Memangnya kenapa kalau aku menghapus informasi tentang dirinya itu ada dan itu membuatnya menghilang karena dia dari ada menjadi tidak ada, karena aku sudah menghapus informasi bahwa Tagaki ada di dunia ini"


Guritchi : "Menghapus, informasi?"


???: "Ya. Dan aku juga menghapus data bahwa Hakudan adalah salah satu penduduk di alam semesta ini yang masih hidup sampai sekarang, dan itulah sebabnya dia mati. Dan informasi di dunia ini itu sendiri sudah mencapai aspek fundamental, jadi jika kalian menghapus satu informasi dan itu berpengaruh kepada hal dari informasi yang dihapus itu, itu karena informasi di dunia ini sudah mencapai aspek fundamental itu sendiri"


Shin: "Dasar! Emotion Petrification!"


???: "Kau pikir kau akan bisa mengubahku menjadi patung yang terbuat dari batu?!"


Shin: "Heh! Kalau begitu, rasakanlah ini! Emotional Breakdown Punch!"


Lalu Shin mengeluarkan serangannya yang bernama "Emotional Breakdown Punch" (memukul musuhnya untuk membuat mental mereka rusak/stres) itu ke arah orang tersebut.


???: "Heh! Kau tidak akan bisa membuat mental ku rusak. Sekarang, matilah kau!"


Guritchi: "Glitch: Corrupted Mode!"


Shin: "Jika aku tidak bisa membunuhmu, maka Guritchi-lah yang akan membunuhmu, penjahat!"


???: "Begitu ya. Hanya karena dia mengaktifkan mode itu, kau mendapat sebuah energi Glitch yang melindungimu ya?"


Guritchi : "Glitch: Corrupt Data and Fundamental Aspect Information!"


Dan Guritchi mengeluarkan serangannya yang bernama "Glitch: Corrupt Data and Fundamental Aspect Information" (mengkorupsi data dan informasi) dan itu membuat Hakudan dan Tagaki hidup kembali.


???: "Heh! Serangan yang mengkorupsi data dan informasi yang telah kuubah dan mengembalikan seperti semula ya? Hebat juga"


Hakudan: "Hah?! Ada apa ini? Dan apa yang terjadi?"


Tagaki: "Aku kembali?! Bagaimana bisa?"


???: "Tapi meski begitu, kalian tetap saja kalah. Erasure Danmaku!"


Dan orang itu mengeluarkan serangannya yang bernama "Erasure Danmaku" (serangan yang mengeluarkan 20 hingga 25 laser ke arah musuhnya) dan serangan itu tidak bisa dihindari oleh Guritchi dan kawan-kawan karena serangan itu juga menghentikan pergerakan mereka dan laser mengenai mereka semua secara beruntun dan juga serangan itu berhasil menghancurkan energi Glitch yang melindungi Shin.


Hakudan: "*terkena laser itu* Kragh! Aku baru saja bangun dan ini yang kudapatkan?! Serius?!"


Tagaki: "*terkena laser itu* Ow..."


Shin: "*terkena laser itu* K.. Dia berhasil menghancurkan energi Glitch yang melindungiku? Untungnya aku masih dapat hidup selagi ada emosi-emosi positif "


Guritchi: "*terkena laser itu* Kkk.., sakit juga"


???: "Heh! Dan sekarang, kalian gagal dalam ujian ini"


Guritchi: "Tunggu apa?! Ujian?! Jangan berpura-pura seperti kami mengenalmu, penjahat!"


???: "Tidak percaya ya? Baiklah, Erase the Costume"


Dan orang itu menghapus pakaian penyamarannya itu dan ternyata orang itu adalah Kairi.


Shin: "K-Kairi-san?!"


Guritchi : "Senior Kairi?! Jadi benar itu adalah kau?!"


Kairi: "Kalian ini ya, tidak mengenal diriku dengan baik. Mungkin kekuatan dan kecepatan dan ketahanan kalian sudah bagus. Tetapi, ada satu hal yang membuat kalian gagal dalam ujian ini"


Kairi: "Emosi kalian yang terlalu mudah terpancing. Jika dalam ujian ini kalian marah hanya akan kematian seseorang, apalagi nantinya ketika kalian melanjutkan perjalanan kalian di alam semesta yang lain"


Guritchi: "Memangnya kenapa dengan emosi?"


Kairi: "Kadang, seorang Dewa ataupun Dewi harus bisa merelakan seseorang yang sudah mati. Oleh sebab itu, kalian gagal"


True Fallen Creator : "Hehehehe, tenanglah, mungkin lain kali kalian akan berhasil dalam ujian ini"


Guritchi : "True Fallen Creator? Kau tahu tentang ini semua?!"


True Fallen Creator : "Kairi sempat melakukan telepati denganku. Dan sebelum kau tanya bagaimana bisa aku mengenalnya, itu karena aku pernah bertemu dengan Kairi"


Kairi: "Baiklah, untuk kali ini kalian gagal. Tapi mungkin, suatu saat nanti kalian akan berhasil. Percayalah itu, Guritchi, Shin. Aku kembali ke tempatku dulu ya, Adios"


****Lalu**** Kairi pergi ke tempat para Dewa dan Dewi dengan cara teleportasi.


...----------------...


Sementara itu di sisi Raphtfumi dan kawan-kawan,


Imu: "Hei Raphtfumi. Apa kau tidak merasa lelah berjalan terus?"


Raphtfumi : "Hehehehe, iya juga. Aku juga lelah asal kau tau"


Yuro: "Hei teman-teman, bukankah itu keliatan seperti Guritchi dan Shin?"


Shizu: "Kau benar juga, Yuro. Ayo kita ke sana"


Lalu, merekapun menghampiri tempat di mana mereka melihat Guritchi dan Shin.


Imu: "Hei, Guritchi, Shin!"


Shin: "Imu? Bagaimana kalian bisa berada di sini?"


Gai: "Tentu aku yang membawa mereka ke sini dengan portalku"


Guritchi : "Hah? Shizu, siapa dua orang baru itu?"


Shizu: "Aku baru juga mau menanyakan hal itu padamu"


Hakudan: "Maksudmu aku? Kalau begitu, perkenalkan, namaku Hakudan, sang ahli bom"


Tagaki: "Aku Tagaki, seorang dengan kekuatan penghapusan. Dan teman-teman, yang menggunakan portal itu tadi juga adalah temanku, namanya Gai, sang pengguna kekuatan portal"


Sasori: "Dan sepertinya aku harus berkenalan lagi ya? Baiklah, namaku Sasori, seorang ras Scorpios, pengguna kekuatan kegelapan, dan juga satu-satunya orang yang dapat menggunakan 4 kekuatan karena adanya Form"


Raphtfumi: "Bukan bermaksud untuk memotong pembicaraan kalian. Tapi, apakah kalian punya persediaan makanan?"


Hakudan: "Makanan ya? Aku punya banyak dalam tas bom-ku ini"


Raphtfumi : "Baguslah. Untuk saat ini, kita akan berada di sini terlebih dahulu. Ayo semuanya, kita cari kayu yang bisa digunakan untuk membuat api unggun!"


Semuanya (Kecuali Shizu dan Sasori): "Ayo!"


Shizu: "Baiklah"


Sasori: "Memangnya ada apa?"


Raphtfumi: "Ada deh. Nanti kau lihat saja"


Sasori: "Baiklah"


Dan merekapun mencari kayu. Dan setelah ketemu, mereka membuat api unggun dan Raphtfumi mulai memasak persediaan makanan yang disiapkan Hakudan.


Raphtfumi: "Ayo semuanya ke sini! Makanannya hampir siap"


Dan merekapun makan masakan Raphtfumi sambil bercerita-cerita tentang diri mereka.


Yuro: "Aku tidak tau masakanmu seenak ini, Raphtfumi"


Raphtfumi : "Hehehehehe, itu bukan apa-apa kok. Oh iya, sekarang jam berapa ya?"


Gai: "30 menit mendekati tahun baru pastinya"


Hakudan: "30 menit lagi? Baiklah, akan kusiapkan bom kembang apiku dulu ya"


Dan Hakudan mempersiapkan bom kembang apinya itu untuk diledakkan nantinya.


Hakudan: "Baiklah, apakah sudah waktunya?"


Gai: "Sedikit lagi, tapi tidak apa. Lemparkan saja bom kembang apimu itu"


Hakudan: "Baiklah. Firework Explosion!"


Gai: "Portal: Replace!"


Dan dengan kombinasi kedua serangan itu, bom kembang api itupun meledak di langit.


Gai: "Selamat tahun baru semua!"


Imu: "Selamat tahun baru!"


Guritchi : "Hehe, selamat tahun baru!"


Shin: "Selamat tahun baru juga!"


Tagaki: "Selamat tahun baru, temanku!"


Hakudan: "Selamat tahun baru!"


Yuro: "Heh! Selamat tahun baru"


Raphtfumi : "Selamat tahun baru semuanya!"


Dan di sisi lain, Sasori menghampiri Shizu yang sedang menyendiri sambil menyantap makanannya.


Sasori: "Hei, Shizu"


Shizu: "Ya, Sasori. Ada apa?"


Sasori: "Sepertinya kita perlu membuat rencana untuk ke depannya nanti"


Shizu: "Ah sudahlah. Untuk sekarang, jangan dulu. Dan juga, selamat tahun baru ya, Sasori! Dan selamat tahun baru juga, semuanya!"


Sasori: "Selamat tahun baru juga, Shizu"


Dan mereka semua merayakan tahun baru ini.


...----------------...


Sementara itu, di dunia para Dewa dan Dewi,


Ender King: "Hei, Rai. Bagaimana bakarannya? Apakah sudah jadi?"


Rai: "Tenanglah, sudah ada yang untukmu Ender King. Ini!"


Dan Rai memberikan bakaran itu untuk Ender King.


Ender King: "Enak juga masakanmu, Rai"


Rai: "Tentu saja. Dan tepat pada tengah malam"


Ender King: "Iyakah? Selamat tahun baru ya, Rai, Kairi!"


Kairi: "Selamat tahun baru juga, Ender King, Rai!"


Rai: "Selamat tahun baru! Jadi, kapan kita akan menguji Guritchi dan Shin lagi?"


Bersambung


Volume 2 Chapter 20 selesai


Selanjutnya di Chapter 21:


Gai: "Hmmmmmm, di mana dia? Dia bilang ingin mengajarkan aku beberapa teknik-teknik dasar dari sihir dan luas alam semesta ini. Tapi dia sendiri terlambat"


Gai: "Hutan?! Heh! Ayolah, Sasori! Jangan bersembunyi kau. *melihat hewan-hewan di hutan ini* Tunggu dulu, kenapa semua hewan di sini melihat ke arahku? Dan kenapa mereka mulai bergerak ke arah di mana aku berada?"


Sasori: "Heh! Mengendalikan hewan-hewan yang kubawa ke hutan ini dan mengubah racun pembuat tidur alamiku menjadi granat gas. Itu baru beberapa teknik yang kumiliki dari form "Predator Type" ini. Aku bisa lebih dari itu, Gai. Dan juga, mimpi indah ya"


Gai: "Akulah pembuat dunia mimpi ini Sasori. Itu sebabnya aku masih dapat membuat rantai yang menyeretmu ke portal yang juga kubuat"


Sasori: "Kau mungkin kalah melawanku, Gai. Tapi ingat, kekuatan yang sebenarnya adalah keberanian mereka sendiri"