
π Jangan lupa vote and like ya Readers π
**Dan jangan lupa follow ig : Lisa_mutiia
Happy reading π€
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·**
Setelah makan siang di rumah Oma Varo dan Kevin pun kembali ke kantor nya, sesampai di kantor mereka melihat Kiya sedang berdiri menatap jalanan dari balik jendela lantai 22 itu.
" Hei Kiya apa yang sedang kau pikirkan disana" kata Kevin mengagetkan
" Ti..tidak, aku tidak memikirkan apapun pak" jawab Kiya gugup karena kaget melihat presedir dan sekretaris nya sudah kembali
"Mengapa kau malah berdiri, bukan kah banyak pekerjaan disini" ucap Varo dengan tatapan dingin nya seperti biasa
" Maaf presedir, saya tidak tahu apa yang harus saya kerjakan"
Saat Kiya hendak berjalan ke arah meja nya tibaΒ² dia menabrak presedir nya lagi yang entah sejak kapan berada di dekat lemari yang ada di belakang nya. Seketika dengan cepat Varo menangkap Kiya sehingga posisi mereka saat ini seperti berpelukan.
Entah perasaan apa itu tapi entah kenapa jantung mereka samaΒ² berdetak sangat cepat dan mata mereka saling beradu pandang. Varo sungguh terbuai dengan tatapan dari mata indah berwarna keabu-abuan itu, meskipun Kiya memakai kacamata tetapi Varo masih bisa melihat dengan jelas indahnya mata itu.
Kevin yang melihat pun hanya terbengong diam, dirasanya cukup lama mereka berada di posisi seperti itu lalu Kevin pun angkat bicara
" Apakah kalian betah berlama-lama dengan posisi seperti itu, sudah lah hentikan aku seperti melihat adegan drama Korea saat ini"
Seketika Varo dan Kiya pun tersadar dari tatapan mata mereka, dan Varo pun segera melepaskan tangannya dari tubuh Kiya.
" Apa kau tidak bisa sehari saja tidak menabrak ku" kata Varo dingin dengan tatapan elang nya.
" Maaf presedir aku tidak melihat anda" ucap Kiya sambil tertunduk takut melihat presedir nya itu.
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
Tak terasa hari pun telah berlalu kini Kiya sudah berada di rumah sederhana nya itu dan sedang makan malam dengan keluarga nya.
" Ayah, Kiya di pindahkan posisi kerja nya sekarang" ucap Kiya sedikit ragu
" ohya nak, apa pekerjaan mu sekarang?" tanya ayah nya
Dena dan ibu nya hanya diam dan mendengarkan dengan baik apa yang mereka bicarakan.
" Kiya sekarang menjadi wakil sekretaris Presdir"
" Haa yang benar saja kau Kiya, tidak mungkin hanya lulusan SMK seperti mu menjadi wakil sekretaris Presdir, apakah kau sedang bermimpi?" ucap Dena dengan senyum mengejek nya.
" Iya Kiya, apa kau sedang membohongi keluarga mu ini?" tanya ibu nya ikut bicara
" Tidak ibu Kiya tidak sedang berbohong" jawab Kiya jujur
" Cuma jadi cleaning service aja kok ngakuΒ² nya begitu" kata Dena
" Yasudah lah jika kalian tidak percaya"
" Ayah percaya pada mu nak" ucap ayah nya dengan senyuman tulus
Setelah selesai makan malam Kiya masuk kedalam kamar nya dan memikirkan baju apa yang harus dia kenakan untuk bekerja, dengan posisi nya sebagai wakil sekretaris tidak mungkin dia berpakaian yang kurang rapi seperti biasanya saat jabatan nya masih menjadi cleaning service.
π **Jangan lupa vote and like Readers π
Dan jangan lupa follow ig : Lisa_mutiia ya guysπ€**