Trapped In The Love Of A Cold CEO

Trapped In The Love Of A Cold CEO
Episode 5



πŸ’™ **Jangan lupa vote and like Readers πŸ’™


Dan jangan lupa follow ig : Lisa_mutiia


Happy reading πŸ€—**


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


" Kenapa baju mu kotor Kiya, apa kau menumpahkan kopi nya" Tebak mbak Tia.


" Iya mbak, Kiya menumpahkan nya" Jawab Kiya dengan raut wajah sedih.


" Sudah lah tidak apaΒ², sebaiknya ganti baju mu sekarang Kiya"


" Iya mbak, mbak tau tidak Kiya menumpahkan kopi nya mengenai presedir" ucap Kiya menunduk


" Apaa? lalu bagaimana? apakah kau di pecat?" Tanya Mbak Tia terkejut


" aishh.. kenapa mbak Tia bertanya seperti itu, apakah mbak ingin aku di pecat?"


" bukan seperti itu Kiya, tapi presedir itu orang yang tegas dan dingin, dia tidak banyak bicara biasanya jika karyawan membuat kesalahan dia langsung memecat nya" jelas mbak Tia.


" Tidak mbak, Kiya tidak di pecat. tapi..." Jawab Kiya ragu


" Tapi apa Kiya?"


" Tapi kata presedir besok Kiya di pindahkan posisi, kiraΒ² sebagai apa ya mbak, Kiya takut"


" Sudah lah Kiya jangan terlalu di pikirkan, untung nya kau tidak di pecat. Kerjakan saja apa yang disuruh presedir selama itu masih dalam batasan wajar"


" Iya mbak"


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Sejak kejadian tadi siang Kiya terus memikirkan apa pekerjaan yang akan dia dapat nantinya, dia sangat takut pada presedir es nya itu.


Karna tadi malam terus memikirkan nya sampaiΒ² Kiya bangun terlambat.


" Bangun nak, apakah Kiya tidak bekerja hari ini" ucap ayah nya lembut sembari mengusap usap rambut Kiya.


" Iya ayah, Kiya bangun.. memang nya pukul berapa ini ayah" jawab Kiya sambil menguap


" haaa apaaa? Kiya sudah terlambat ayah" Kiya pun langsung bangun dari tempat tidur nya dan berlari menuju kamar mandi.


Haduuhh bisa makin di marahin aku sama presedir es itu, bisaΒ² makin parah pekerjaan yang di berikan nya.. batin Kiya dalam hati nya.


Setelah turun dari motor ojek online nya, dia pun berlari kencang agar sampai ke lantai 22 dengan cepat.


tok..tok..tok..


"Masuk lah" ucap Kevin dingin


Kiya langsung berdiri di depan meja Vano tanpa berkata apaΒ²


" Pukul berapa ini, apa kau memang tidak bisa bekerja dengan baik" Kata Vani dingin sambil menatap Kiya dan itu membuat Kiya semakin takut.


" Ma.. maaf pak saya terlambat"


" Pekerjaan apa yang harus saya kerjakan pak" tanya Kiya dengan suara pelan dan masih menunduk


" Kau menjadi sekretaris ku sekarang"


" Apaaaa?" teriak Kevin dan Kiya bersamaan


Kevin yang dari tadi hanya diam kini angkat bicara.


" Apa kau ingin mengganti kan ku Varo?" Tanya Kevin dengan tatapan mengerihkan nya


" Tidak, kau santai lah sedikit jangan memberikan tatapan seperti itu pada bos mu" ucap Varo agak menenangkan Kevin


" Aku ingin mengurangi sedikit pekerjaan ku, jadi aku pikir tak apa bila dia membantu mu Kevin"


" Tapi saya hanyalah lulusan SMK dan saya tidak akan bisa membantu pekerjaan anda presedir"


" Minta bimbingan pada Kevin, aku lihat kau lulusan manajemen dan nilai praktek mu selalu bagus, aku pikir kau lebih cocok bekerja seperti ini daripada menjadi OB kau selalu menabrak ku" Jelas Varo


Padahal sejak pertama bertemu dengan Kiya Varo merasa ingin selalu berada dekat dengan nya meskipun di dekatnya jantung Varo berdetak tak karuan.


πŸ’™ **Jangan lupa vote and like Readers πŸ’™


Dan jangan lupa follow ig : Lisa_mutiia**