
π ******Jangan lupa vote and like Readers π
Dan follow ig : lisa_mutiia
Jangan lupa juga ya buat ajak temenΒ² kalian baca novel author. Happy reading Readers* π€***
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
Hari ini adalah akad pernikahan Kiya dan Varo, dia terus menangis dari malam tadi sampai hari ini. Rasanya dia ingin kabur tapi kemana pun dia pergi Varo akan bisa menangkap nya.
Tok..tok..tok
" Iya masuk" kata Kiya sembari menyapu air mata di pipi nya dengan tangan nya.
" Kiya ayo kita sarapan setalah itu bersiaplah, penghulu akan segera datang"
" I..iya Oma"
Kiya hanya mengaduk aduk makanan nya,.dia sangat tidak berselera mengingat sebentar lagi dia akan menikah karna kemauan seorang yang memiliki kekuasaan besar.
Oma yang menyadari nya pun bertanya " Kenapa Kiya, apa kau tidak suka masakan Ela hari ini?"
" Tidak begitu Oma, Kiya menyukai nya" ucap Kiya sambil memaksakan senyum nya
" Ela apa kau sudah menghubungi Santi untuk merias Kiya, kenapa jam segini dia belum juga datang"
"Sudah Oma dia sedang di perjalanan"
Tak lama ada seseorang masuk dari luar
" Helllooo nyonya besar" ucap Santi
" Kau membuat kami menunggu"
" Maafkan aku nyonya besar, jalanan macet"
" Yasudah segera rias Kiya"
" Dimana tuan Varo? Apa dia tidak ingin di rias"
" Dia masih di perjalanan"
" Baiklah ayo nyonya muda" ajak Santi pada Kiya
Oma dan Ela tengah sibuk memperhatikan dan memberi masukan pada pendekor acara akad nikah cucu nya itu dan satu persatu tamuΒ² pun berdatangan.
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
" kau tampak cantik nyonya bahkan sebelum di rias, kau memiliki kecantikan yang natural
" ah kau berlebihan Santi"
Tut..Tut..tut..
" Hallo Oma ada apa"
" Dimana kau cucu tengik, para tamu dan penghulu sudah menunggu mu, bahkan Kiya juga sudah selesai"
" Aku akan segera sampai Oma, aku sedang di jln bersama Tio. 10 menit lagi aku akan sampai"
Mendengar jawaban dari Varo Oma langsung memutuskan panggilan nya.
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
" Oma bagaimana ini, aku sangat cemas. Jantung ku berdetak sangat kencang"
" Hei sejak kapan cucu ku menjadi pria selemah ini, bukankah kau tidak pernah seperti ini sebelumnya"
" Iya Oma tapi rasa ini berbeda, aku merasa sangat gugup untuk pertama kalinya dalam hidup ku"
" Tenangkan dirimu Varo, tarik dalam nafas mu lalu buang lah kau akan merasa jauh lebih tenang"
" Baiklah Oma"
" Bisa kita mulai pak Varo" ucap penghulu
" Iya" jawab Varo dingin
" Baiklah langsung saja.... "
" SAYA NIKAH DAN KAWIN KAN ENGKAU SAUDARA VARO WIRATAMA DENGAN SAUDARI DZAKIYA TALITA ZAHRA BINTI ZULKIFLI DENGAN MAS KAWIN EMAS MURNI SEBESAR 70 GRAM DI BAYAR TUNAI"
" SAYA TERIMA NIKAH DAN KAWIN NYA DZAKIYA TALITA ZAHRA BINTI ZULKIFLI DENGAN MAS KAWIN EMAS MURNI SEBESAR 70 GRAM DI BAYAR TUNAI" ucap Varo dengan keras dan lantang.
" Bagaimana para saksi? Sah?"
" SAH" jawab para tamu dengan bersamaan.
Setelah itu Kiya di bawa turun oleh Oma dan Ela untuk menghampiri Varo dan penghulu.
Varo benarΒ² terkagum di buat nya, penampilan Kiya sungguh menarik hati nya, belum pernah di lihatnya Kiya secantik ini. Dengan balutan kebaya putih nya dan rambut sanggul nya serta sedikit make up dan tanpa menggunakan kacamata di terlihat benarΒ² anggun sampai sampai tanpa Varo sadari kini Kiya sudah duduk di sebelahnya.
" Cium lah tangan nya, sekarang dia sudah resmi menjadi suami mu" ucap penghulu kepada Kiya
Kiya dengan ragu mengambil tangan Varo dan meletakan punggung tangan Varo di bibir nya.
Lalu Oma menyenggol tangan Varo memberikan isyarat untuk membalas istri nya. Setelah itu Varo mencium kening Kiya.
Entah perasaan apa yang menyelimuti keduanya, perasaan berbeda yang berhasil membuat jantung keduanya berdetak sangat cepat bila saling menyentuh.
π Jangan lupa vote and like nya Readers biar author makin semangat buat ngelanjuti cerita nya π