
π**Jangan lupa vote Readers π
Dan jangan lupa follow ig : Lisa_mutiia
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·**
" Hallo mbak Tia" goda Kevin pada seorang wanita yang Kiya yakin pasti sudah berumah tangga dan memiliki anak.
" Hallo pak Kevin, kau selalu saja menggoda ku" ucap mbak Tia sambil tertawa kecil.
" Ini namanya Kiya mbak, dia cleaning service baru disini"
" Hai mbak, perkenalkan aku Kiya"
" hai juga Kiya, panggil aku Tia aku kepala OB disini.. kau cantik, mbak rasa kurang cocok bila menjadi OB ya kan pak Kevin" ucap mbak Kiya sembari melirik Kevin.
" Aku rasa begitu mbak" ucap Kevin sembari menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
" Yasudah aku kembali ke ruangan ku, selamat bekerja Kiya"
" Iya pak" jawab Kiya
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 17.00, sudah waktunya Kiya pulang. Dia pulang menggunakan ojek online karena memang dia tidak memiliki kendaraan.
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
Sesampainya di rumah Kiya pun menyalami ibu dan ayah nya yang sedang duduk di ruang tv.
" Apa pekerjaan mu Kiya?" tanya ibu nya
" Kiya bekerja sebagai OB di perusahaan V Development Tbk Bu"
" oh hanya OB" kata ibu nya sambil tersenyum mengejek
" Iya Bu hanya OB, tapi mungkin gaji Kiya cukup untuk kebutuhan kita sehariΒ² jika kita berhemat"
" Sebaiknya kau cari pekerjaan sampingan lain jika menginginkan ayah mu sembuh, karna semakin lama semakin parah saja ayah mu itu"
" Tidak perlu nak, tidak perlu bekerja terlalu keras.. cukup kerja sesuai dengan yang kau mampu saja, jangan memaksakan dirimu"
" iya ayah"
" Sudah pergi sana kau siapkan makan malam"
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
Sebelum tidur Kiya selalu memikirkan bagaimana caranya mendapatkan uang dalam waktu yang singkat untuk biaya perobatan ayah nya, karna makin hari keadaan ayah nya tampak semakin buruk.
Dan tibaΒ² saja Kiya kepikiran dengan presedir nya itu, dari segi fisik dan materi dia memang idaman kaum wanita, tapi sikap nya yang dingin membuat siapa saja ngerih melihatnya , itu lah yang ada di dalam fikiran Kiya saat ini.
" Sudah lah kenapa juga aku memikirkan presedir es itu, dia saja tidak pernah menatap ku. sebaiknya aku tidur karna besok harus mulai bekerja".
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
Pagi hari ini Kiya berangkat kerja berjalan kaki, dia sudah tidak memiliki uang untuk naik ojek, harus menunggu bulan depan agar mendapat gaji nya.
Sesampainya di kantor dia pun melakukan rutinitas nya sebagai OB.
Ketika dia hendak mengantar kopi untuk Kevin sesampai di depan pintu Varo menabraknya.
" Awww " terdengar suara Varo kepanasan karna tumpahan kopi
" Ma.. maaf pak, maafkan saya, saya tidak melihat bapak" kata Kiya ketakutan
" Dasar kau ini, dari awal berjumpa dengan mu kau selalu menabrak ku, apakah mata mu benarΒ² seminus itu sampaiΒ² ketika kau memakai kacamata pun tetap tidak bisa melihat ku"
" Maafkan saya pak" ucap Kiya sambil tertunduk ketakutan
" Apa kau ingin ku pecat" marah Varo
" ti.. tidak pak, jangan pecat saya, saya sangat membutuhkan pekerjaan ini"
" Hei ada apa ini ributΒ²" kata Kevin mendekati mereka
Varo tak mempedulikan pertanyaan Kevin, dan Kiya pun tak berani menjawab pertanyaan Kevin karna dia merasa dirinya dalam bahaya.
"Mulai besok ku pindahkan posisi kerja mu, pergilah sana bersihkan baju mu" kata Varo dingin tetapi agak peduli.
" Baik presedir" Kiya pun langsung berlari ketakutan.
π **Jangan lupa vote and like Readers π
Dan jangan lupa follow ig : Lisa_mutiia**