
💙 Jangan lupa vote ya Readers 💙
Dan jangan lupa juga follow ig : lisa_mutiia
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷 🌷🌷🌷
Minggu lalu adalah kelulusan Dzakiya Talita Zahra. Dia lulus dengan nilai terbaik di sekolah nya, dan dia pun lulus tes perguruan tinggi negeri jalur SNMPTN di kampus favorit yang ada di Sumatera Utara. Tapi sayang nya kiya tidak melanjutkan pendidikan nya itu, dia lebih memilih bekerja karna sudah tidak ada lagi yang bekerja di rumah nya, ayah nya kini sakit²an dan sudah tidak dapat bekerja lagi.
Kiya tinggal di rumah sederhana bersama Ayah dan Ibu tirinya serta adk tiri yang seusia dengan nya yang bernama Dena Purnama.
" Yah hari ini kiya akan mencari pekerjaan, do'a kan Kiya agar mendapat pekerjaan ya yah"
" iya nak, akan ayah do'a kan" ucap ayah nya yang terbaring lemah di kamar nya.
" Ayah jangan lupa makan dan minum obat siang nanti, kemungkinan Kiya akan pulang petang nanti "
" iya nak"
" Ohiya dimana ibu dan Dena, kenapa pagi² sudah tidak ada yah?"
"Ayah tidak tahu nak, mereka pergi tanpa pamit"
" yasudah Kiya berangkat dulu ya yah" ucap kiya sembari menyalami ayah nya
" iya nak hati²"
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
" Akhirnya kita kenyang dengan makanan enak ini ya Bu, bukan seperti dirumah yang hanya selalu makan kangkung setiap hari nya" ucap Dena
" iya sayang, biar mereka berdua saja yang memakan makanan sampah itu setiap hari nya"
" hahaa iya Bu" ucap Dena tertawa senang
Tanpa sengaja mata Dena melihat seorang wanita berjalan dengan pakaian rapi.
" Bu, lihat itu Kiya. mau kemana dia pagi² begini pergi dengan pakaian seperti itu? apa dia mau pergi bersama temannya?"
" Enak saja anak itu mau bermain, lalu siapa yang akan mengurus lelaki tua penyakitan itu" ucap ibu Dena
" ayo bu, kita temui dia"
Dena bersama ibu nya pun segera membayar tagihan makan nya dan berlari mengejar Kiya.
" Hei kiya, mau kemana kau? apa kau mau bermain dan meninggalkan ayah mu itu? siapa yang akan mengurus nya?" kata ibu Dena
" Enak saja kau ingin pergi, aku tidak ingin mengurus ayah mu itu" kata Dena
Lalu ibu nya pun berbisik " biarkan saja dia pergi bekerja Dena, ibu sudah tidak punya uang lagi, dan masalah ayah nya biar saja dia mengurus dirinya sendiri" ucap ibu Dena
" baiklah kiya kau boleh pergi" kata Dena
" yasudah Kiya pergi ya Bu, Dena, do'a kan agar mendapat pekerjaan"
" iya" kata keduanya.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Kiya pun terus berjalan menyusuri setiap jalan ibu kota dengan berjalan kaki. Di perjalanan dia terus memikirkan pekerjaan apa yang harus dia cari, dan tampaknya sekarang ini sangat sulit mencari pekerjaan.
Karna kiya terus melamun dia tidak sadar bahwa ada mobil yang akan menabraknya.
"Nona minggir laaahh" jerit si pengendara mobil itu, dan Kiya pun tersadar dari lamunannya lalu segera lari ke trotoar jalan.
Pengendara itu pun keluar dari dalam mobil dan menghampiri Kiya.
"Apakah nona tidak apa², maafkan saya nona saya terburu² akan menjemput bos saya dan sepertinya saya lupa memastikan keadaan mobil ini, saya rasa rem nya blong"
" saya tidak apa² pak, lain kali berhati² lah dan pastikan mobil aman sebelum mengendarai nya, dan jangan panggil saya dengan sebutan itu pak, saya tidak terbiasa dan kurang nyaman, panggil saja saya Kiya".
" iya nona, eh Kiya maksud bapak" ucap pak supir sambil tersenyum dan mendapatkan balasan senyum dari Kiya.
" Nak Kiya mau kemana, mari saya antarkan mana tau kita searah".
" saya mencari kerja pak. dan sebaiknya bapak benarkan dulu mobilnya sebelum pergi ke tempat tujuan".
" ohiya saya lupa kalau mobil nya tidak dalam keadaan baik" ucap pak supir sambil menepuk keningnya.
" hehe iya pak" balas Kiya dengan senyuman.
" yasudah pak, saya harus pergi. saya pamit ya pak"
" iya nak, silahkan"...
💙**Vote, Like and Coment ya Readers💙
Jangan lupa follow ig : Lisa_mutiia** dan tunggu cerita lanjutan nya ☺️