
Lalu setelah itu Viona dan Ayahnya pun mengencangkan sabuk pengaman yang di pakai dan setelah itu Viona dan Ayahnya pun pergi ke hutan untuk mencari Pangeran Rhion.
Lalu tidak beberapa lama kemudian Viona dan Ayahnya sampai di hutan dan kemudian Viona dan Ayahnya melepas sabuk pengaman dan turun dari mobil.
Lalu tidak beberapa lama kemudian Viona dan Ayahnya mendengar suara orang minta tolong.
" Ayah, aku mendengar ada suara orang minta tolong " ucap Viona.
" iya, Ayah juga mendengar suara orang minta tolong " ucap Ayahnya Viona.
Lalu dengan sedikit takut bercampur sedikit khawatir Viona pun bertanya kepada Ayahnya " Ayah apa yang harus kita lakukan sekarang ? ".
" kau tunggu di sini, Ayah akan segera kembali ! " pinta Ayahnya Viona.
Lalu dengan sedikit khawatir Viona pun bertanya " Ayah mau ke mana ? ".
" Ayah akan mencari tau siapa yang orang yang meminta tolong, dan kalau dia dalam bahaya Ayah akan menyelamatkannya ! " jawab Ayahnya Viona.
Lalu dengan sedikit khawatir Viona pun mengatakan " Ayah tapi itu sangat berbahaya !, dan aku tidak ingin Ayah terluka ".
Lalu dengan sedikit khawatir Ayahnya Viona pun mengatakan " tapi orang itu mungkin sedang bahaya, Ayah harus menolongnya ".
" kalau Ayah pergi untuk menolongnya, aku juga akan pergi " ucap Viona.
Lalu dengan sedikit sedih Ayahnya Viona pun mengatakan " jangan, Ayah tidak ingin kau terluka ".
" tapi Ayah, Ayah tolong izinkan aku untuk ikut ! " pinta Viona.
" baiklah kalau begitu " ucap Ayahnya Viona.
Lalu Viona dan Ayahnya pun mencari orang yang berteriak meminta tolong itu dan tidak beberapa lama kemudian Viona dan Ayahnya menemukan orang yang berteriak meminta tolong dan ternyata yang meminta tolong itu adalah Pemburu 1 yang waktu itu, lalu Viona dan Ayahnya sedikit terkejut ketika melihat seseorang berpakaian seperti Vampir sedang menyerang Pemburu 1 yang tergeletak di tanah
" siapa kau ?, dan apa yang kau lakukan pada Pemburu itu ? " tanya Ayahnya Viona.
Lalu orang yang berpakaian seperti Vampir yaitu Ayahandanya Pangeran Shion berhenti menyerang Pemburu 1 dan kemudian berdiri dan kemudian Viona dan Ayahnya sedikit terkejut ketika Ayahandanya Pangeran Shion berubah menjadi beberapa kelelawar, dan Ayahandanya Pangeran Shion yang berubah menjadi beberapa Kelelawar pun kemudian pergi
Lalu setelah itu Viona dan Ayahnya dengan sedikit khawatir pun menghampiri Pemburu 1 yang sedang kesakitan, lalu dengan sedikit khawatir Ayahnya Viona pun mengatakan " apa yang terjadi ?
Lalu dengan sedikit khawatir Viona pun mengatakan kepada Pemburu 1 "Vampir itu mencakar kaki kirimu dan juga mencakar bagian di dekat dadamu ? ".
Lalu Viona dan Ayahnya Viona pun membantu Pemburu 1 itu berdiri dan juga dengan pelan membantu Pemburu 1 itu berjalan menuju mobil
Sementara itu di Kerajaan Manusia Serigala Alpha, Prajurit 1 mengatakan kepada Ayahandanya Pangeran Rhion " yang mulia, ada kabar terbaru ".
" kabar terbaru apa ?, katakan ! " tanya Ayahanda Pangeran Rhion.
" Yang mulia, tadi pagi saat kami melihat beberapa Pemburu meninggal di hutan, dan saat kami menghampiri Pemburu itu, kami melihat ada cakaran dan juga bekas gigitan, seperti bekas gigitan Vampir " ucap Prajurit 1.
Lalu dengan sedikit terkejut Pangeran Rhion mengatakan di dalam hati " Pemburu ".
" Prajurit terima kasih untuk info nya, sekarang kau bisa kembali bertugas " ucap Ayahanda Pangeran Rhion.
" baik Yang Mulia " ucap Prajurit 1.
Lalu Prajurit 1 itu pun pergi untuk melanjutkan tugasnya, lalu dengan sedikit khawatir, Pangeran Rhion pun mengatakan kepada Ayahandanya " Ayahanda, apa aku boleh pergi untuk mencari tau siapa para Pemburu itu ? ".
" kau tidak perlu pergi untuk mencari tau siapa para Pemburu itu, lagipula untuk apa kau mencari tau tentang para Pemburu itu ? " tanya Ayahandanya Pangeran Rhion.
Sementara itu di Rumah Sakit Viona dan Ayahnya sedang menunggu Pemburu 1 yang masih belum sadarkan diri
Lalu tidak beberapa lama kemudian, Pemburu 1 pun menyadarkan diri dan memegang kepalanya dan dengan sedikit bingung mengatakan " ada di mana aku ? ".
" sekarang kau ada dirumah sakit " ucap Ayahnya Viona.
" terima kasih karena sudah menolongku " ucap Pemburu 1.
Lalu Viona dan Ayahnya pun dengan bersama - sama mengatakan " Sama - sama ".
" mohon maaf sebelumnya, kalau boleh tau kenapa Vampir itu menyerangmu ? " tanya Ayahnya Viona.
" itu mungkin benar, apa kau sempat melihat wajahnya ? " tanya Ayahnya Viona
" tidak, tapi aku rasa aku tau siapa Vampir itu " jawab Pemburu 1.
" siapa ? " Ayahnya Viona.
" aku yakin Vampir itu adalah... " jawab Pemburu 1.
Lalu saat Pemburu 1 ingin menyambung perkataannya, beberapa Vampir pun datang dengan mengenakan pakaian Perawat dan salah satu Vampir mengenakan pakaian Dokter dan kemudian Pemburu itu mengatakan " Dokter, bagaimama kondisiku sekarang ? "
Lalu para Vampir yang berpakaian seperti perawat dan satu berpakaian seperti Dokter menghampiri Pemburu 1 dan mengatakan " kau sudah sadarkan diri ternyata ".
" bagaimana keadaanku ? " tanya Pemburu 1.
Lalu salah satu Vampir yang mengenakan pakaian Dokter itu pun mengatakan kepada Pemburu 1 " aku akan memeriksamu ! ".
Pemburu 1 : baiklah
Lalu salah satu Vampir yang menyamar menjadi dokter itu pun mengatakan kepada Ayahnya Viona " silahkan tunggu di luar ".
Lalu Ayahnya Viona pun mengatakan kepada Pemburu 1 " kami berdua akan pulang sekarang ".
Pemburu 1 : baiklah
Lalu Viona dan Ayahnya pun keluar dari ruangan
Sementara itu Vampir yang menyamar menjadi Dokter itu pun menghampiri Pemburu 1 dan mengatakan " apa kau tau kami siapa ? ".
" kau adalah Dokter kan ? " tanya Pemburu 1.
Lalu salah satu Vampir yang menyamar menjadi Dokter pun tersenyum dan mengatakan " bukan, kami bukan Dokter, kami adalah... "
Lalu para Vampir itu pun mengeluarkan gigi taring dan kukunya yang panjang
Lalu dengan ketakutan, Pemburu 1 itu pun mengatakan " apa kalian Vampir ? ".
Lalu para Vampir pun mengatakan " iya " secara bersamaan.
Sementara itu Viona dan Ayahnya bertemu Dokter yang menangani Pemburu itu saat berjalan ingin pulang, Dokter itu pun mengatakan " bagaimana dengan kondisi Pemburu itu ? ".
" anda siapa ? " tanya Ayahnya Viona.
Dokter : aku adalah Dokter yang menangani Pemburu itu
Lalu Viona dan Ayahnya sedikit terkejut dan Ayahnya Viona pun mengatakan dengan sedikit khawatir " berarti Dokter yang ada di ruangan itu adalah... ".
Lalu dengan sedikit khawatir Ayahnya Viona mengatakan " kalian berdua cepat pergi cari bantuan dan ambil bawang putih sebanyak - banyaknya ".
" untuk apa ? " tanya Dokter.
Lalu dengan sedikit khawatir Ayahnya Viona pun menjawab " terjadi hal buruk kepada Pemburu itu ".
Lalu Viona dan Dokter itu pun pergi mencari bantuan
Sementara itu Ayahnya Viona pun pergi dan berlari untuk menyelamatkan Pemburu 1 itu
Lalu tidak beberapa lama kemudian Ayahnya Viona pun sampai di depan pintu ruangan Pemburu 1
Lalu Ayahnya Viona mencoba membuka pintunya, namun pintunya tidak bisa di buka lalu Ayahnya Viona pun beberapa kali mencoba mendobrak pintunya namun gagal.
Lalu dengan sedikit khawatir, Ayahnya Viona pun mengatakan " bertahanlah !, bertahanlah !, aku akan segera menyelamatkanmu ! ".
Lalu tidak beberapa lama kemudian Viona dan Dokter itu datang dengan beberapa Dokter lainnya dan juga membawa bawang putih di tangan
" tolong bantu aku mendobrak pintu ini " pinta Ayahnya Viona.