The WereWolves Love Humans

The WereWolves Love Humans
Episode 13



Ayahandanya Pangeran Rhion : kami tidak mengizinkan untuk pergi ke dunia Manusia


Lalu dengan sedikit sedih Pangeran Rhion pun mengatakan kepada Putri Clara " Clara apakah kau tidak setuju kalau aku dan Dhion pergi ke dunia Manusia ? ".


Lalu dengan sedikit sedih bercampur bingung Putri Clara pun mengatakan " aku, aku bingung ".


Lalu Ayahandanya Pangeran Dhion pun mengatakan " Clara kenapa kau bingung ? ".


Pangeran Rhion : Clara aku ingin mengatakan kalau kau setuju !


Lalu sedikit kesal Pangeran Dhion pun mengatakan kepada Putri Clara " Clara tidak ada sulitnya mengatakan aku setuju ".


Putri Clara : aku sudah mengambil keputusan, dan keputusanku adalah aku setuju kalau Rhion dan Dhion pergi ke dunia Manusia


Lalu Pangeran Rhion pun tersenyum kepada Putri Clara dan kemudian mengucapkan " Clara terima kasih ".


Lalu Putri Clara pun tersenyum kepada Pangeran Rhion dan mengatakan " sama - sama Rhion ".


Lalu dengan senang Pangeran Dhion pun mengatakan " itu adalah keputusan yang bagus ".


Putri Clara : Dhion terima kasih atas pujiannya


Pangeran Dhion : sama - sama dan terima kasih karena sudah setuju


Putri Clara : iya sama - sama Dhion


Pangeran Rhion : aku ingin agar kalian berempat menyetujui kalau aku dan Dhion akan pergi ke dunia Manusia !


Ayahandanya Pangeran Rhion : Rhion dan Dhion apa kalian yakin dengan keputusan kalian ingin pergi ke dunia Manusia  ?


Pangeran Rhion : aku yakin


Pangeran Dhion : aku juga yakin


Ayahandanya Pangeran Rhion : baiklah kami setuju dengan keputusan kalian berdua untuk pergi ke dunia Manusia


" Terima makasih " ucap Pangeran Rhion dan Pangeran Dhion secara bersamaan yang sedang tersenyum bahagia


" Sama - sama " ucap Lalu Ayahandanya Pangeran Rhion, Ibundanya Pangeran Rhion, Ayahandanya Pangeran Dhion dan Ibundanya Pangeran Dhion secara bersamaan


Pangeran Rhion : kapan kami berdua akan berangkat ?


Ayahandanya Pangeran Rhion : terserah kalian


Putri Clara : oh ya apa aku boleh ikut ?


Pangeran Rhion : sebaiknya kau tetap di sini


Putri Clara : kenapa ?, aku bisa menjaga diriku dan lagipula aku tidak sendirian pergi ke dunia Manusia


Pangeran Rhion : sebaiknya kau tetap di sini !


Lalu dengan sedikit sedih Putri Clara pun mengatakan " baiklah ".


Beberapa hari kemudian di dunia Manusia, Pangeran Rhion dan Pangeran Dhion sedang duduk di sofa


Pangeran Dhion : Rhion apa kau tau di mana para Vampir itu sekarang ?


Pangeran Rhion : aku tidak tau


Pangeran Dhion : apa yang akan kita lakukan sekarang ?


Pangeran Rhion : aku tidak tau


Pangeran Dhion : bagaimana kalau kita kembali ?


Pangeran Rhion : apa kau lupa apa alasan kita pergi ke dunia Manusia ini ?


Pangeran Dhion : tidak


Pangeran Rhion : bagaimana kalau kita jalan - jalan ?


Pangeran Dhion : baiklah


Lalu tidak beberapa lama kemudian Pangeran Rhion dan Pangeran Dhion pun melihat ada 6 Perampok mendekati Viona lalu Pangeran Rhion dan Pangeran Dhion menghampiri beberapa Perampok yang mendekati Viona tersebut


Pangeran Rhion : jangan ganggu dia !


Lalu Bos Perampok pun mengatakan kepada bertanya kepada Pangeran Rhion dan Pangeran Dhion " siapa kalian berdua ? ".


Pangeran Dhion : kalian tidak perlu tau kami siapa !


Pangeran Rhion : tapi yang perlu kalian tau adalah kalian jangan ganggu dia


Lalu dengan kesal Bos dari Perampok itu pun mengatakan kepada anak buahnya " serang mereka berdua ! ".


   Lalu 6 Perampok itu pun menyerang Pangeran Rhion dan Pangeran Dhion


Lalu Pangeran Rhion dan Pangeran Dhion pun melawan 6 Perampok itu


Pangeran Rhion : Dhion kau hadapi 3 Perampok yang ada di dekatmu dan 3 Perampok lainnya biar aku yang urus


Pangeran Dhion : baikah


   Lalu Pangeran Dhion melawan 3 Perampok yang ada di dekatnya dan Pangeran Rhion melawan 3 Perampok yang ada di di dekatnya dan tidak beberapa lama kemudian ke 6 Perampok itu pun berhasil di kalahkan oleh Pangeran Rhion dan Pangeran Dhion


Sementara itu Viona ketakutan karena Bos Perampok itu menodongkan pisau ke lehernya


Lalu Pangeran Rhion dan Pangeran Dhion pun terkejut saat melihat Perampok itu menodongkan pisau ke leher Viona


Bos Perampok itu tersenyum jahat dan kemudian mengatakan " sekarang apa yang akan kalian lakukan ? ".


Lalu dengan marah Pangeran Rhion pun mengatakan kepada Bos Perampok itu " jangan lukai dia !, dan letakkan pisau itu ke tanah sekarang juga ! ".


Lalu dengan tersenyum jahat Bos Perampok itu pun mengatakan " apa yang akan kalian lakukan kalau aku melukainya ? dan tidak mau meletakkan pisau yang sedang kupegang ini ke tanah ? ".


Lalu dengan marah Pangeran Dhion pun mengatakan " cepat letakkan pisu itu ke tanah sekarang juga ! ".


Lalu Pangeran Rhion dan Pangeran Dhion pun berjalan beberapa langkah ke arah Bos Perampok itu


Lalu saat Pangeran Rhion dan Pangeran Dhion berjalan beberapa langkah ke arah Bos Perampok itu, Bos Perampok itu sedikit panik lalu mengatakan " ka kalian jangan mendekat !, kalau kalian mendekat aku akan melukainya ".


Lalu Pangeran Rhion dan Pangeran Dhion pun berhenti melangkahkan kaki dan terlihat khawatir


Lalu tidak beberapa lama kemudian dengan marah Pangeran Rhion pun mengatakan kepada Bos Perampok " lepaskan dia !, atau jika tidak aku akan menelpon para Polisi untuk datang ke sini untuk menangkapmu dan anak buahmu ".


Bos Perampok : memangnya kau membawa ponsel ?


Lalu Pangeran Rhion pun mengeluarkan ponselnya yang ada di dalam saku celananya dan kemudian mengatakan " sekarang apa kau mau aku menelpon para Polisi untuk datang ke sini untuk menangkapmu dan juga anak buahmu ? ".


Lalu dengan sedikit panik Bos Perampok itu pun meletakkan pisau yang tadi di todongkan ke leher Viona ke tanah dan mengatakan " aku sudah meletakkan pisau itu ke tanah, sekarang biarkan aku dan anak buahku pergi ! ".


Pangeran Rhion : apa kau takut kepadaku dan juga kepada temanku ?


Bos Perampok : tidak, memangnya kenapa ?


Pangeran Rhion : aku kira kau takut, karena kau mengatakan biarkan aku dan anak buahku pergi


Bos Perampok : apa kau mau membuatku malu ?


Lalu Pangeran Rhion pun tersenyum dan kemudian mengatakan " jika kau takut katakan saja, karena aku tidak ingin menantangmu jika kau takut dan ingin pergi ".


Lalu dengan marah Bos Perampok itu pun mengatakan " hei aku bilang aku tidak takut ".


Lalu Pangeran Rhion pun meletakkan ponselnya ke dalam saku celananya


   Sementara itu dengan marah Bos Perampok itu pun mengambil pisau yang tadi di letakkan di tanah dan kemudian Bos Perampok itu pun menyerang Pangeran Rhion


Pangeran Rhion pun melawan bos Perampok itu dan tidak beberapa lama kemudian Pangeran Dhion pun membantu Pangeran Rhion melawan Bos Perampok itu lalu Bos Perampok itu pun mengatakan " kalian berdua tidak adil, karena aku melawan kalian padahal aku cuma sendiri coba kalian pikirkan dua melawan satu rasanya seperti tidak adil ".


Pangeran Rhion : siapa bilang dua melawan satu itu adil, dan coba kau pikirkan kau juga tidak adil


Bos Perampok : kapan aku tidak adil ?


Pangeran Rhion : coba kau ingat lagi kau menyuruh ke enam anak buahmu untuk menyerang kami padahal kami hanya berdua