
Lalu Ayahandanya Pangeran Rhion pun memanggil para Prajurit lalu para Prajurit pun datang
" kenapa Ayahanda memanggil para Prajurit ? " tanya Pangeran Rhion.
" Ayahanda ingin agar mereka menjaga Dhion saat di perjalanan menuju Kerajaan Manusia Serigala Gamma " jawab Ayahandanya Pangeran Rhion.
" terima kasih Yang Mulia " ucap Pangran Dhion.
" sama - sama Dhion " ucap Ayahanda Pangeran Rhion.
" para Perajurit, aku perintahkan kalian untuk mengantar dan juga menjaga Dhion selama dalam perjalanan ke Kerajaannya Dhion " perintah Ayahandanya Pangeran Rhion.
Lalu para Prajurit itu pun bersama - sama mengatakan " baik Yang Mulia ".
" Dhion hati - hati di jalan ! " Pangeran Rhion.
" sampai jumpa " ucap Pangeran Dhion.
Lalu Pangeran Dhion kembali ke Kerajaannya dengan di iringi para Prajurit
Sementara itu Viona sedang duduk di di bangku taman bersama teman seumurannya yaitu Citra
" Viona apa yang sedang kau pikirkan ? " tanya Citra.
" aku sedang memikirkan seseorang " jawab Viona.
" siapa ? " tanya Citra.
" aku sedang memikirkan Rhion " jawab Viona.
" apa kau memikirkan Rhion si Serigala kecil itu ? " tanya Citra.
" tidak, aku sedang memikirkan Rhion, Rhion orang yang menyelamatkanku waktu kakiku terkilir " jawab Viona.
" aku kira saat ini kau sedang memikirkan Rhion si Serigala kecil itu, karena nama Rhion dan Serigala itu sama, oh ya bagaimana kabar Rhion si Serigala kecil itu " ucap Citra.
dengan sedikit sedih Viona pun mengatakan
" aku tidak tau kabarnya " ucap Viona dengan sedikit sedih.
" kenapa kau tidak tau ?, bukankah Rhion si Serigala kecil itu tinggal di rumahmu ? " tanya Citra.
" aku sudah mengembalikan Rhion si Serigala kecil itu ke tempat asalnya " ucap Viona dengan sedikit sedih.
Citra tersenyum dan kemudian mengatakan " aku kira saat ini kau sedang memikirkan Rhion si Serigala kecil itu, karena nama Rhion dan Serigala itu sama, oh ya bagaimana kabar Rhion si Serigala kecil itu ".
Lalu dengan sedikit sedih Viona pun mengatakan " aku tidak tau bagaimana kabarnya sekarang ".
Citra tersenyum dan kemudian mengatakan " aku kira saat ini kau sedang memikirkan Rhion si Serigala kecil itu, karena nama Rhion dan Serigala itu sama, oh ya bagaimana kabar Rhion si Serigala kecil itu ".
Lalu dengan sedikit sedih Viona pun mengatakan " aku tidak tau bagaimana kabarnya sekarang ".
" kenapa kau tidak tau ?, bukankah Rhion si Serigala kecil itu tinggal di rumahmu ? " tanya Citra.
" aku sudah mengembalikan Rhion si Serigala kecil itu ke tempat asalnya " jawab Viona dengan sedikit sedih.
" kau menyayanginya kan ? " tanya Citra.
" iya " jawab Viona.
" lalu kenapa kau mengembalikan Rhion si Serigala kecil itu ke tempat asalnya ? " tanya Citra.
" karena aku yakin Rhion si Serigala kecil itu ingin kembali ke tempat asalnya dan juga karena Rhion si Serigala kecil itu merindukan keluarganya " jawab Viona.
" kau benar " ucap Citra.
Sementara itu Pangeran Dhion yang di iringi oleh para Prajurit sudah sampai di Kerajaannya dan kemudian Pangeran Dhion sedikit terkejut karena melihat banyak kekacauan di Kerajaannya dan para Pengawal dan Prajurit dari Kerajaannya terluka dan juga meninggal, lalu dengan sedih Pangeran Dhion mengatakan
" kenapa para Vampir itu tega sekali membuat kekacauan di Kerajaanku ? " tanya Pangeran Dhion.
"aku yakin para Vampir itu akan mendapatkan balasan yang setimpal dengan apa yang mereka lakukan " ucap Pangeran Dhion dengan kesal.
" Putraku Dhion bagaimana keadaanmu ? " tanya Ayahandanya Pangeran Dhion.
" aku baik - baik saja Ayahanda " jawab Pangeran Dhion.
" bagaimana dengan Ayahanda ?, apa Ayahanda terluka parah ? " tanya Pangwmeran Dhion dengan sedikit khawatir.
" Ayahanda tidak terluka parah karena hanya bahu di sebelah kiri kanan Ayahanda yang terluka akibat cakaran dari Vampir " jawab Ayahanda Pangeran Dhion.
" lalu bagaimana dengan keadaan Ibunda ? " tanya Pangeran Dhion.
" Ibundamu baik - baik saja " Ayahanda Pangeran Dhion.
Lalu Ibunda Pangeran Dhion pun datang dan menghampiri Pangeran Dhion, lalu Pangeran Dhion dan Ibundanya pun berpelukkan
Dan tidak beberapa lama kemudian Pangeran Dhion dan Ibundanya pun berhenti berpelukkan
" aku senang karena Ibunda baik - baik saja " ucap Pangeran Dhion.
" aku baik - baik saja Ibunda " jawab Pangeran Dhion.
Lalu dengan sedih Pangeran Dhion pun mengatakan " hari ini aku sedih karena melihat kekacauan dan kematian ".
Sementara itu Viona, Ayahnya dan Ibunya sedang makan malam
" apa Ayah bertemu Rhion si Serigala kecil itu saat pada saat berburu di hutan pagi tadi ? " tanya Viona.
" tidak " jawab Ayahnya Viona dengannsedikit sedih.
Sementara itu di Kerajaan Manusia Serigala Alpha Pangeran Rhion juga sedang makan malam bersama Ayahanda dan Ibundanya
" Ayahanda, Ibunda, apa aku boleh pergi ke dunia Manusia besok ? " yanya Pangeran Rhion.
" Ibunda tidak memperbolehkanmu " Ibundanya Pangeran Rhion.
Lalu dengan sedikit sedih Pangeran Rhion pun mengatakan
" kenapa Ibunda tidak memperbolehkanku pergi ke dunia Manusia ? " tanya Pangeran Rhion.
Lalu dengan sedikit sedih Ibundanya Pangeran Rhion pun menjawab " karena Ibunda tidak ingin kau terluka ".
" aku mengerti kalau Ibunda menghawatirkanku " ucap Pangeran Rhion dengan sedikit sedih.
" memangnya ada hal penting apa yang ingin kau lakukan di dunia Manusia ? "Ayahandanya Pangeran Rhion.
" yang membuatku ingin pergi ke dunia manusia adalah karena aku ingin bertemu seseorang " jawab Pangeran Rhion.
" siapa seseorang yang kau maksud itu ? " tanya Ibundanya Pangeran Rhion.
" Viona " jawab Pangeran Rhion.
" kenapa kau ingin menemuinya ? " tanya Ayahandanya Pangeran Rhion.
" karena aku merindukannya " jawab Pangeran Rhion dengan sedikit sedih.
" kau tau kan kalau sekarang tidak aman untuk bepergian ? " tanya Ayahandanya Pangeran Rhion.
Lalu Ibundanya Pangeran Rhion pun mengatakan " Ayahandamu benar ".
Lalu dengan sedikit sedih Pangeran Rhion pun mengatakan " baiklah kalau begitu ".
Lalu tidak beberapa lama kemudian Pangeran Rhion pun selesai makan
" aku sudah selesai, dan sekarang aku akan pergi ke kamarku untuk tidur " ucap Pangeran Rhion.
Lalu Ayahandanya Pangeran Rhion pun mengatakan " baiklah ".
" selamat malam " ucap Pangeran Rhion.
Lalu Ayahanda dan Ibundanya Pangeran Rhion pun mengatakan bersamaan " selamat malam ".
Lalu Pangeran Rhion pun pergi ke kamarnya dan berbaring di tempat tidurnya dan tidak beberapa lama kemudian Pangeran pun tertidur
Keesokkan harinya Pangeran Rhion sedang berada di taman bersama dengan Pangeran Dhion
" Rhion aku mengerti perasaanmu kalau kau merindukan Viona, tapi untuk saat ini kau tidak boleh pergi karena situasi masih belum aman untuk pergi ke dunia Manusia " ucap Pangeran Dhion.
" kau benar " jawab Pangeran Rhion.
" oh ya Rhion, apa kau sudah mengatakan kepadanya kalau kau menyukainya ? " tanya Pangeran Dhion.
" belum " jawab Pangeran Rhion dengan sedikit sedih.
" kenapa ? " tanya Pangeran Dhion.
" karena saat itu aku masih bingung tentang perasaanku apakah aku menyukainya atau tidak " jawab Pangeran Rhion.
" oh ya Rhion, sekarang kau menyukai Viona atau tidak ? " tanya Pangeran Dhion.
" aku rasa sekarang aku mulai menyukai Viona " jawab Pangeran Rhion.
Sementara itu Viona sedang duduk di sofa dan tidak beberapa lama kemudian Ayahnya Viona pun pulang dari berburu dan mengatakan " Ayah pulang ".
" selamat datang Ayah " sambut Viona dengan gembira.
Lalu tidak beberapa lama kemudian Viona pun mengatakan di dalam hatinya " kenapa wajah Ayah kelihatan sedih, dan kenapa Ayah pulang lebih cepat dari biasanya ? apa terjadi sesuatu kepada Ayah ? ".
" Viona, ada hal yang Ayah ingin bicarakan denganmu " ucap Ayahnya Viona.
" Ayah ingin membicarakan tentang apa ? " tanya Viona.
" tentang Rhion si Serigala kecil itu " jawab Ayahnya Viona dengan sedih.
Lalu dengan sedikit khawatir Viona pun mengatakan " apa Ayah tau apa yang terjadi kepada Rhion si Serigala kecil itu ? dan Rhion si Serigala kecil baik - baik saja kan Ayah ? "