
Lalu tidak beberapa lama kemudian Pangeran Dhion dan Viona pun sedikit terkejut bercampur perasaan senang ketika tangan kiri Pangeran sedikit bergerak, lalu setelah itu Pangeran Rhion pun membuka matanya
Lalu dengan senang Pangeran Dhion pun mengatakan " aku senang karena akhirnya kau sadar juga ".
Lalu Pangeran Rhion memegang kepalanya dengan sedikit kebingungan melihat ke sekeliling dan kemudian mengatakan " aku ada di mana ?, kenapa tangan dan kepalaku terasa sakit ? ".
Lalu dengan sedih Pangeran Dhion pun menceritakan kepada Pangeran Rhion semua yang terjadi tadi pagi
" Rhion terima kasih karena sudah menyelamatkan aku " ucap Viona.
" Iya, sama - sama oh ya ngomong - ngomong apakah Dhion yang memberitahu namaku ? " Ucap Pangeran Rhion " Rhion terima kasih karena sudah menyelamatkan aku " ucap Viona.
" Sama - sama, oh ya ngomong - ngomong apakah Dhion yang memberitahumu namaku ? " Tanya Pangeran Rhion.
Lalu Viona pun menjawab " iya ".
" Siapa namamu ? " Tanya Pangeran Rhion kepada Viona.
Lalu Viona memperkenalkan dirinya " namaku Viona Safitri, kau bisa memanggilku Viona ".
Lalu Pangeran Rhion pun teringat saat dulu berkenalan dengan Viona, lalu Pangeran Rhion pun dengan sedih mengatakan di dalam hati " namanya sama dengan dengan Viona dan dia juga mengingatkanku kepada Viona ".
Lalu Pangeran Dhion pun bertanya kepada Pangeran Rhion " sahabatku Rhion apa kau baik - baik saja ? ".
Lalu dengan sedikit sedih Pangeran Rhion pun mengatakan " aku baik - baik saja, aku hanya teringat temanku ".
Lalu Pangeran Dhion pun bertanya kepada Pangeran Rhion " Rhion apakah kau merindukan temanmu itu ? ".
Lalu dengan sedikit sedih Pangeran Rhion pun menjawab " iya, aku sangat merindukannya ".
" Rhion apakah kau ingin bertemu dengannya ? " tanya Pangeran Dhion kepada Pangeran Rhion.
Lalu dengan sedikit sedih Pangeran Rhion pun mengatakan " iya, aku sangat ingin bertemu dengannya ".
" orang yang kau rindukan itu ada di dekatmu sekarang " ucap Pangeran Dhion kepada Pangeran Rhion.
Lalu dengan senang bercampur rasa tidak percaya Pangeran Rhion pun mengatakan " benarkah ? ".
Lalu Pangeran Rhion pun bertanya kepada Pangeran Dhion " darimana kau yakin kalau dia adalah sahabatku Viona ? ".
" aku yakin karena nama Viona sama dengan nama temanmu itu dan aku yakin karena karena kalian sudah lama tidak bertemuteman kalian kurang lebih lima tahun " jawab Pangeran Dhion.
" Dhion terima kasih karena karena membuatku bisa bertemu dengan temanku " ucap Pangeran Rhion.
" sama - sama Rhion, Rhion aku senang karena bisa membuatmu bertemu dengan Viona " ucap Pangeran Dhion dengan senang.
Lalu Pangeran Rhion pun bangkit dari kasur dan kemudian menghampiri Viona
" Rhion seharusnya kau beristirahat " ucap Pangeran Dhion dengan sedikik khawatir.
Lalu Pangeran Rhion dan Viona pun berpelukkan dan tidak beberapa lama kemudian Pangeran Rhion dan Viona pun berhenti berpelukkan
Sementara itu di Kerajaan Manusia Serigala Beta, Ayahanda dan Ibundanya Putri Clara sedang makan siang di meja makan
" di mana Clara ? " ucap Ayahandanya Putri Clara.
" Clara bilang kepada Ibunda kalau sedang tidak enak badan " jawab Ibundanya Clara.
" tadi pagi Ayahanda melihat Clara baik - baik saja " ucap Ayahanda Putri Clara.
Lalu Ibundanya Putri Clara pun sedikit terkejut
Lalu dengan sedikit khawatir Ibundanya Putri Clara mengatakan " jangan - jangan Clara berpura - pura tidak enak badan dan kemudian pergi ke dunia Manusia ".
" Pengawal, Pengawal cepat ke sini ! " perintah Ayahandanya Putri Clara kepada Pengawalnya.
Lalu beberapa Pengawal pun menghadap Ayahandanya Putri Clara
" cari Putriku di kamarnya, jika Putriku tidak ada di kamarnya kalian cari di taman ! ".
Lalu beberapa Pengawal itu pun dengan kompak mengatakan " baik Yang Mulia ".
Lalu beberapa Pengawal itu pun mulai mencari Putri Clara
Sementara itu di rumah sakit, Pangeran Rhion sedang duduk di kasur, lalu Bos Perampok itu pun mengambil uang satu juta di saku celana dan kemudian mengatakan " uang yang kupegang ini adalah uang yang kau berikan kepaku sebelum kau tidak sadarkan diri dan sekarang aku ingin ingin mengembalikan uang yang kupegang ini kepadamu ".
" kenapa kau ingin mengembalikan uang yang sudah aku berikan kepadamu ? " tanya Pangeran Rhion dengan sedikit bingung.
" alasan kenapa aku ingin mengembalikan uang ini kepadamu adalah karena kau membutuhkan uang ini untuk biaya operasi tanganmu itu " ucap Bos Perampok itu
" kau simpan saja uang itu, karena aku yakin kau juga membutuhkan uang itu " ucap Pangeran Rhion
" tapi bagaimana dengan biaya operasi tanganmu ? " tanya Bos Perampok itu.
" tentang uang yang akan aku gunakan untuk biaya operasi tanganku kau tenang saja " ucap Pangeran Rhion.
" tapi... " ucap Bos Perampok itu
" kau tenang saja " ucap Pangeran Rhion.
" baiklah, terima kasih karena memberiku uang dan terima kasih karena sudah memaafkanku " ucap Bos Perampok itu.
Lalu Pangeran Rhion pun menjawab " sama - sama ".
Lalu Bos Perampok itu memasukkan uang satu juta itu ke dalam saku celananya
Pangeran Rhion bangkit dari kasur lalu setelah itu Pangeran Rhion sedikit terkejut ketika melihat seorang Bos Perampok bertekuk lutut di hadapannya
Bos Perampok itu meletakkan tangan kanannya ke dada kirinya dan kemudian mengatakan " mulai hari aku akan berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik ".
Lalu setelah itu ke enam anak buah Bos Perampok itu pun meletakkan tangan kanannya ke dada kirinya dan kemudian mengatakan dengan kompak " kami juga akan berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik mulai hari ini ".
" baiklah, aku sangat senang mendengarnya " ucap Pangeran Rhion dengan senang.
Sementara itu di di kerajaan Manusia Serigala Alpha, Ayahanda dan Ibundanya pangeran Rhion sedang berada di meja makan
" kenapa Ibunda tidak makan ?, apa Ibunda sedang tidak enak badan ? " tanya Ayahandanya pangeran Rhion dengan sedikiy khawatir.
" aku baik - baik saja, aku hanya terlalu menghawatirkan Rhion " ucap Ibundanya Pangeran Rhion dengan sedikit sedih.
" Ibunda harus makan !, jika Ibunda tidak makan Ibunda bisa sakit " ucap Ayahandanya Pangeran Rhion dengan sedikit sedih.
" untuk sekarang Ibunda tidak ingin makan, yang Ibunda inginkan sekarang adalah kabar mengenai Rhion " ucap Ibundanya Pangeran Rhion dengan sedikit sedih.
" Ayahanda juga ingin kabar mengenai Rhion " Ucap Ayahandanya Pangeran Rhion dengan sedikit sedih.
Lalu tidak beberapa lama kemudian satu penjaga yang diperintahkan oleh Pangeran Rhion dan Pangeran Dhion pun menghadap Ayahandanya Pangeran Rhion
Lalu Ibundanya Pangeran Rhion bangkit dari tempat duduknya dan kemudian bertanya " kabar tentang siapa yang kau bawa ? ".
Lalu Penjaga itu pun menjawab " jabar tentang Pangeran Rhion ".
Lalu Ayahandanya Pangeran Rhion pun bangkit dari tempat duduknya dan kemudian " cepat katakan ! " perintah Ayahandanya pangeran Rhion.
Pangeran Rhion sudah sadarkan diri dan kondisi Pangeran Rhion sudah mulai membaik dan Pangeran Rhion ingin agar Yang Mulia tidak usah repot - repot pergi ke dunia Manusia untuk menjenguknya " ucap Penjaga itu.