The WereWolves Love Humans

The WereWolves Love Humans
Episode 11



Lalu Para penjaga pintu gerbang pun memohon agar tidak di pecat


Penjaga pintu gerbang 1: ja jangan Pangeran jangan pecat kami !


Penjaga gerbang 3 : iya Pangeran


Penjaga pintu gerbang 2 : jangan pecat kami Pangeran !


Penjaga pintu gerbang 4 : tolong jangan pecat kami !


Pangeran Rhion : baiklah aku tidak akan memecat kalian


   Lalu para penjaga pintu gerbang pun menarik napas dan kemudian mengeluarkan napas dengan perlahan dan kemudian para Penjaga pintu gerbang pun  berterima kasih kepada Pangeran Rhion


Pangeran Rhion : aku tidak akan memecat kalian tapi dengan satu syarat


Penjaga pintu gerbang 1 : apa syaratnya Pangeran ?


Pangeran Rhion : syaratnya adalah buka pintu gerbang ini sekarang


   Lalu para Penjaga pintu gerbang itu pun sedikit terkejut mendengar syarat yang di ajukan Pangeran Rhion


Pangeran Rhion : jadi bagaimana ?


Penjaga pintu gerbang 1 : tapi Pangeran


Pangeran Rhion : apa kalian lebih memilih untuk ku pecat daripada membuka pintu gerbang ini ?


Lalu para Penjaga pintu gerbang itu pun membuka pintu gerbang lalu tidak beberapa lama kemudian setelah pintu gerbang itu terbuka, saat Pangeran Rhion baru melangkahkan kaki beberapa langkah, seseorang memerintahkannya untuk berhenti " Rhion berhenti ! ".


Lalu Pangeran Rhion pun berhenti dan mengatakan di dalam hati " siapa yang menyuruhku berhenti ?, apa Ayahanda yang menyuruhku berhenti ? ".


Lalu Pangeran Rhion berbalik ke arah suara tersebut dan kemudian terkejut karena yang memerintahkannya berhenti adalah Ayahandanya


Lalu Ayahanda Pangeran Rhion pun menghampiri Pangeran Rhion dan kemudian mengatakan " kau mau ke mana ? ".


Lalu dengan sedikit bingung Pangeran Rhion pun mengatakan di dalam hati " apa yang harus aku lakukan sekarang ? ".


Lalu dengan dengan sedikit gugup Reno pun mengatakan " aku, aku ingin pergi ke luar sebentar ".


Ayahandanya Pangeran Rhion : apa kau ingin pergi ke dunia Manusia ?


Lalu dengan sedikit gugup Pangeran Rhion pun mengatakan " aku, aku ingin pergi menemui Dhion ".


Ayahanda Pangeran Rhion : tapi kenapa wajahmu terlihat gugup ?


Sementara itu di rumah Viona, Viona dan Ayahnya Viona pun sedang duduk di sova


Viona : menurut Ayah apa yang akan terjadi selanjutnya kepada Pemburu itu ?


Ayahnya Viona : Ayah tidak tau, tapi yang Ayah yakin adalah mungkin dia akan baik - baik saja


Viona : menurut Ayah siapa Vampir yang memakai topeng itu ?


Ayahnya Viona : menurut Ayah yang memakai topeng itu adalah Raja Vampir kalau menurutmu ?


Viona : kalau menurutku itu Pangeran Vampir


Sementara itu di Kerajaan Vampir, Ayahandanya Pangeran Shion sang Raja Vampir yang masih memakai topeng duduk di singgasananya


Lalu dengan sedikit bingung Ayahandanya Pangeran Shion mengatakan di dalam hati " siapa sebenarnya orang yang menolong Pemburu itu ? ".


Sementara itu Pangeran Rhion sedang duduk di kursi di dekat jendela kamarnya


Lalu dengan sedikit bingung Pangeran Rhion pun mengatakan " apa yang harus aku lakukan sekarang ? ".


tidak beberapa lama kemudian dengan sedikit sedih Pangeran Rhion mengatakan " aku harap suatu hari nanti aku bisa bertemu dengan Viona ".


Sementara itu di rumah Viona, Viona dan Ayahnya masih duduk di sova


Viona : munurut Ayah apa Vampir yang memakai topeng itu akan mengincar kita ?


Ayahnya Viona : Ayah tidak tau, tapi kalau Vampir bertopeng itu mengincar kita kau tenang saja karena Ayah akan melindungimu


Lalu dengan sedikit sedih Viona pun mengatakan " tapi Vampir yang memakai topeng itu mungkin sangat kuat ".


Ayahnya Viona : Putriku kau tidak perlu takut ataupun sedih karena Ayah akan melindungimu dengan sekuat tenaga Ayah meskipun jika melindungimu dari para Vampir itu membuat Ayah tiada, Ayah siap


Lalu dengan sedih Viona pun mengatakan " Ayah tolong jangan katakan hal seperti itu lagi !, aku tidak ingin kehilangan Ayah ".


Lalu dengan sedih Ayahnya Viona pun mengatakan " Putri Ayah apa kau tau apa yang membuat Ayah sedih dan bahagia ? ".


Viona : aku rasa aku tidak tau jawabannya


Lalu dengan sedih Ayahnya Viona pun mengatakan " kebahagiaan Ayah adalah saat Ayah melihatmu bahagia dan kesedihan Ayah adalah saat melihatmu sedih dan terluka ".


Pangeran Dhion : Rhion apa yang membuatmu sedih ?


Dengan sedih Pangeran Rhion pun mengatakan " aku sedih karena aku tidak di perbolehkan ke dunia Manusia ".


Pangeran Dhion : jadi ternyata itu yang membuatmu sedih


Beberapa tahun kemudian


Pangeran Rhion sedang makan siang bersama Ayahanda dan Ibundanya


Lalu tidak beberapa lama kemudian setelah Pangeran Rhion pun selesai makan Ayahandanya Pangeran Rhion pun mengatakan kepada Pangeran Rhion " Rhion ada sesuatu yang ingin Ayahanda katakan ".


Pangeran Rhion : apa yang ingin Ayahanda katakan ?


Ayahandanya Pangeran Rhion : Ayahanda dan Ibundamu ingin agar kau segera menikahi Clara


Lalu dengan sedikit terkejut Pangeran Rhion mengatakan " apa ?, Ayahanda dan Ibunda ingin agar aku menikahi Clara secepatnya ? ".


Ayahandanya Pangeran Rhion : iya


Pangeran Rhion : kenapa ?


Ayahandanya Pangeran Rhion : karena Ayahanda dan Ibundamu sudah menjodohkanmu dengan Clara


Pangeran Rhion : tapi aku tidak ingin menikah sekarang !


Ayahanda Pangeran Rhion : baiklah kalau kau tidak ingin menikah sekarang, tapi nanti kau tetap akan menikahi Clara


Pangeran Rhion : kalau suatu hari nanti aku menyukai seseorang dan ingin menikahinya, apa yang akan Ayahanda dan Ibunda lakukan ?, apa aku boleh menikahinya ?


Ibundanya Pangeran Rhion : kau kan tau kalau Clara itu baik dan juga cantik


Pangeran Rhion : iya aku tau


Lalu tidak beberapa lama kemudian Putri Clara pun datang dan kemudian menghampiri Pangeran Rhion dan mengatakan " Rhion bagaimana kabarmu hari ini ? ".


Pangeran Rhion : kabarku baik, bagaimana dengan kabarmu ?


Putri Clara : kabarku juga baik


Ibundanya Pangeran Rhion : Clara ayo makan siang bersama


Putri Clara : baiklah


Lalu Putri Clara pun duduk di kursi yang ada di dekat Pangeran Rhion dan kemudian ikut makan bersama


Sementara itu di rumah Viona, Viona, Ayahnya dan Ibunya makan siang bersama


Ayahnya Viona : Viona menurutmu Zhion itu orangnya seperti apa ?


Viona : menurutku Zhion itu orang yang baik


Ibunya Viona : apa kau menyukainya ?


Viona : aku masih tidak tau, sekarang aku menganggapnya sebagai temanku


Ibunya Viona : Ibu dan Ayah ingin mengatakan sesuatu


Viona : Ibu dan Ayah ingin mengatakan apa ?


Ayahnya Viona : Ibu dan Ayah sudah menjodohkanmu dengan Zhion


Lalu dengan sedikit terkejut viona mengatakan " apa ".


Lalu dengan sedikit sedih Viona pun mengatakan " kenapa Ayah dan Ibu baru bilang kepadaku setelah aku dijodohkan ? ".


Ayahnya Viona : Ayah dan Ibu minta maaf karena tidak bertanya terlebih dulu kepadamu ".


Viona : baiklah aku memaafkan kalian, tapi aku punya satu syarat


Ibunya Viona : apa syaratnya ?


Sementara itu Pangeran Rhion sudah selesai makan siang dan


Pangeran Rhion : aku sudah selesai makan, Ayahanda dan Ibunda aku ingin pergi keluar


Ayahandanya Pangeran Rhion : kau mau ke mana ?


Pangeran Rhion : Ayahanda dan Ibunda bolehkankalau ingin pergi ke dunia Manusia ?


Ayahandanya Pangeran Rhion : Ayahanda tidak mengizinkanmu pergi ke dunia Manusia