
Pesta pertunangan dan sahabat lama
[Membuat penjaga bertampang sangar dan berlevel seratus 1%..50%..90%..100%.. pembuatan selesai ]
Seketika muncul pria berotot berlutut di depan Hiro ,pria itu memiliki wajah yang lumayan dan terdapat sebuah luka goresan di mata kirinya
" hamba siap menerima tugas yang anda berikan dan berjanji akan setia kepada tuan " ucap pria itu berlutut di depan Hiro
Anak anak kecil yang berada di samping putri Aurora menjadi takut lalu bersembunyi di belakang putri Aurora
" tenang adik adik kecil pria itu adalah bawahan kakak " ucap Hiro tersenyum lembut kepada anak anak kecil yang bersembunyi di belakang putri Aurora
Meskipun Hiro bilang begitu anak anak kecil yang bersembunyi di belakang putri Aurora masih sedikit takut
" aku memberimu tugas jagalah anak anak itu dan sekarang nama mu adalah mons mons " ucap putri Aurora menenangkan lin chen dan adik adik nya yang bersembunyi di belakang nya
" mons mons akan menjaga mereka dengan segenap nyawa saya tuan " ucap mons mons masih dengan posisi berlutut
"Oh ya irene sekalian buat kan aku pembantu untuk mengurus rumah ini dan mengerjakan tugas yang biasa di kerjakan oleh pengurus panti asuhan dan juga sifat nya harus ke ibu ibu an lalu beri nama monia " batin hiro
[ Membuat karakter yang di sebut kak kai 1%..50%..90%..100%.. pembuatan selesai]
Seketika muncul wanita muda seumuran dengan hiro berlutut di depan Hiro seperti mons mons
Lagi lagi putri Aurora terkejut begitu pula dengan anak anak kecil yang bersembunyi di belakang putri Aurora tapi kali ini mereka tidak takut seperti sebelumnya
" monia siap menerima tugas yang anda berikan dan berjanji akan setia kepada tuan " ucap monia sama persis dengan apa yang di katakan oleh mons mons
" tugas mu monia mengurus anak anak angkat ku dan rumah di belakang mu dan kalian berdiri lah jangan panggil aku tuan kita seumuran panggil saja Hiro atau kai"ucap Hiro menyuruh mons mons dan monia berdiri
Mons mons dan monia melakukan apa yang Hiro perintah kan
" sekarang anak anak kalian akan tinggal bersama paman mons mons dan bibi monia papa berjanji besok akan kembali kesini lagi" ucap Hiro tersenyum lembut kepada anak anak angkat nya
Lin chen dan ke dua puluh adik nya merasakan kehangatan dan kasih sayang saat melihat hiro tersenyum lembut kepada mereka
""" Baik papa """ ucap lin chen dan adik adik nya serentak
Putri Aurora yang mendengar ucapan Hiro menjadi bingung ' sejak kapan kai mengangkat lin chen dan adik adik nya menjadi anak nya ?' Itu lah pertanyaan yang membuat bingung putri Aurora
" irene gunakan sisa ps ku untuk membeli kebutuhan panti asuhan lalu letakkan di panti asuhan nya langsung " batin hiro
[ mengunakan sisa ps untuk membeli kebutuhan panti asuhan 1%..50%..60%..80%..100%..pembelian selesai barang di tempat kan di panti asuhan sesuai tempat nya]
Hiro merasa tugas nya selesai lalu berpamitan untuk pergi
" sekarang kalian masuk rumah kamar kalian di lantai dua ingat jangan nakal ya " ucap Hiro mengelus kepala lin chen
Lin chen dan adik adik mengangguk dan masuk ke dalam rumah
" mons mons monia aku titip mereka ya kami pergi dulu " ucap Hiro berjalan menjauh sambil melambaikan tangan nya
"" sampai jumpa kai "" ucap mons mons monia serentak
Di tengah perjalanan
" Kai sejak kapan lin chen dan adik adik nya jadi anak angkat kamu ?" Tanya putri melihat wajah Hiro sambil terus berjalan
" semenjak kau mengatakan anak anak angkat kita " ucap Hiro menyentil dahi putri Aurora
" aduh kai sakit " ucap putri Aurora mengelus dahi nya
"Wlekk!!" Ejek hiro menjulurkan lidah nya keluar
" sini kamu " ucap putri Aurora berusaha mencubit Hiro
" et gak kena " ucap Hiro melarikan diri dari cubitan putri Aurora
" jangan lari kamu kai " teriak putri Aurora mengejar kai
Akhirnya terjadi lah aksi kejar kejaran antara hiro dan putri sampai ke kerajaan
Saat penjaga gerbang melihat hiro mereka membuka jalan untuk hiro lewat
Hiro segera masuk dan bersembunyi di halaman belakang kerajaan tepat nya di atas pohon yang ada di halaman belakang kerajaan
Selang beberapa menit Hiro melihat putri Aurora sedang mengamati setiap sudut untuk menemukan Hiro
" hm kai dimana sih ah aku gunakan saja skill itu hihihi " ucap putri Aurora mengangkat tangan nya ke atas untuk mengumpulkan energi berelement ice selang beberapa detik kumpulan energi elemen ice berubah menjadi burung elang berukuran kecil terbang di atas telapak tangan putri Aurora putri Aurora menurunkan tangan sejajar dengan wajah nya
" carikan orang yang bernama hiro kai di sekitar sini ya " ucap putri Aurora kepada burung elang di depan nya
Elang itu yang mengerti akan ucapan putri Aurora terbang ke arah hiro yang bersembunyi di atas pohon
" gawat! Bagaimana ini " ucap Hiro pelan sampai sampai tak ada yang mendengar
Pyaak!!!
Bomm!!
Elang itu menghantam tubuh Hiro menyebabkan Hiro membeku di dalam es dan akhirnya jatuh
Putri Aurora yang melihat itu tertawa pelan
"Hihihi makanya jangan ngejek ngejek aku itu lah akibat nya " ucap putri Aurora berjalan ke arah hiro jatuh
Putri Aurora menyentuh es yang menutupi tubuh hiro seketika es yang menutupi tubuh hiro mencair
" s-s-skill apa tadi " ucap Hiro menggigil kedinginan karena tadi
" elang pembeku , biasanya elang pembeku akan membekuakan jantung orang yang terkena serangan ini dan menyebabkan kematian dalam beberapa detik " ucap putri Aurora menjelaskan
" tapi kenapa tubuh ku yang membeku ?"Tanya Hiro
" aku memang sengaja membeku kan tubuh mu bukan jantung mu aku tidak mau kehilangan orang yang aku cintai " ucap putri Aurora dengan wajah memerah
Hiro hanya tersenyum kecut mendengar kata kata putri Aurora
" ya udah ayo kita ke dalam " ajak Hiro mengunakan elemen api untuk menghangatkan tubuh nya
Putri Aurora hanya mengangguk dan ikut pergi ke dalam istana
Malam hari nya
Pesta pertunangan antara Hiro dan putri Aurora sudah akan di mulai banyak tamu yang datang ke acara tersebut
" hahaha ternyata calon menantu ku sangat tampan " tawa ratu yiyi melihat penampilan Hiro
" ......Oh ya dimana aurora ?" Sambung ratu yiyi
Kaisar lin dan Hiro yang baru menyadari bahwa putri Aurora tidak ada hanya menaikan pundak mereka
" ah pasti masih di kamar aku akan ke kamar nya " ucap Hiro pergi meninggalkan ratu yiyi dan kaisar lin
Di depan kamar
Putri Aurora
"Aurora kau di dalam ?" Tanya hiro sedikit berteriak
" ya masuk saja "ucap putri Aurora dari dalam kamar
Hiro yang mendengar itu membuka pintu kamar putri Aurora alangkah terkejutnya Hiro melihat putri Aurora yang terduduk di lantai dengan mengunakan gaun yang sangat indah
" Aurora kau kenapa ?" Tanya hiro lalu menghampiri putri Aurora
" Itu pergelangan kaki ku terkilir " ucap putri Aurora
Hiro memegang pergelangan kaki putri Aurora dan memijat kaki putri seperti orang tua Hiro saat kaki Hiro terkilir dulu
"Ah ~" desah putri Aurora menahan sakit saat Hiro memijat bagian yang terkilir
"Jangan membuat suara seperti itu nanti jika ada orang yang tidak sengaja mendengar nya bisa salah paham nanti " ucap Hiro masih fokus pada kaki putri Aurora yang terkilir
" aku tidak bisa itu sakit saat salah satu bagian tubuh ku terasa sakit akan menjadi bagian yang sensitif terhadap sentuhan" ucap putri Aurora
" sekarang coba gerakan kaki mu " ucap Hiro
Putri Aurora melakukan apa yang di perintah kan Hiro saat putri Aurora mengerakan kaki nya dia merasa, tidak sakit lagi
" sudah tidak sakit lagi terima kasih kai" ucap putri Aurora tersenyum
" ya sama sama, sekarang ayo kasihan kaisar lin , ratu yiyi dan yang lain nya menunggu " ucap Hiro mengulurkan tangan nya
Putri Aurora mengangguk lalu meraih uluran tangan hiro dan berdiri
Mereka berdua keluar dengan posisi putri Aurora mengandeng lengan Hiro
Saat mereka berdua sampai di ruangan yang di buat untuk pesta mereka di tatap banyak mata yang menatap mereka berdua terkagum kagum
'Sungguh pasangan yang sempurna' itu lah kata kata dalam pikiran Mereka yang melihat hiro dan putri Aurora
Saat Hiro dan putri Aurora hampir sampai di tempat kaisar lin dan ratu yiyi Hiro melihat seorang pemuda seumuran dengan nya Hiro merasa begitu familiar meskipun tidak melihat wajah nya secara langsung
" ternyata pasangan yang Kita tunggu sudah sampai kenapa berhenti di situ kemari lah " ucap kaisar lin yang melihat hiro dan putri Aurora
Hiro melanjutkan berjalan ke arah kaisar lin
Saat sampai di samping kaisar lin Hiro terkejut melihat wajah pemuda tadi begitu juga dengan pemuda tadi
Hiro dan pemuda yang tadi berbincang bincang dengan kaisar lin maju dan saling menatap satu sama lain
Semua orang yang ada di sana menjadi tegang tak terkecuali putri Aurora dan kedua orang tua nya karena Hiro dan pemuda itu
Setelah beberapa menit bertatapan mereka berdua berpelukan
" Oh teman ku tak kusangka kita bertemu lagi " ucap Hiro
" ya aku juga tidak menyangka " ucap pemuda tadi yang ternyata adalah rendi teman semasa kecil hiro