The Legend System

The Legend System
mengembalikan harta rampasan dan balas dendam



"sudahlah Hiro kita sudah bertemu kembali jadi jangan menangis lagi, sekarang lebih baik kita mengembalikan harta rampasan para bandit ke desa terdekat"ucap Alicia menyudahi pelukan nya dan menyeka air mata Hiro dengan kedua jari tangan nya


"iya ma, lagi pula kita sudah bersatu kembali "ucap Hiro tersenyum


"jadi Sekarang kita kembalikan harta ini?"tanya Irene


" iya Irene kan mama udah bilang tadi "jawab Alicia mendengar pertanyaan Irene


mereka mulai berangkat ke desa terdekat dari posisi mereka sedang kan Evo kembali ke tubuh Hiro untuk hibernasi begitu juga dengan kedua naga kembar yang kembali ke dalam katana, mereka terus berjalan sampai tidak sadar jika mereka sedang di intai oleh segerombolan serigala bertanduk emas dari balik pepohonan yang ada di sekitar mereka,saat mereka hampir sampai ke jalan perbatasan masuk desa yang mereka tuju serigala yang sedari tadi mengintai mereka mengepung mereka bertiga


Rwarrr!


"cih kenapa serigala bertanduk emas muncul di sini ,ini bisa membahayakan para warga desa"dcih Hiro mengeluarkan jarum emas andalan nya


"kau benar Hiro kita harus menyingkirkan mereka agar tidak mengancam keselamatan para warga jangan lupa untuk mengambil tanduk nya itu harga nya cukup mahal bisa juga di buat senjata"ucap Alicia menyetujui kata Hiro


"hah.. harus bertarung lagi ya sebenarnya enggak masalah tapi tubuh Irene masih sedikit sakit"ucap Irene menghela nafas


" tak perlu biar kakak saja, Irene dan mama menonton saja, skill jarum kematian tahap empat : jarum peledak jiwa" sahut Hiro mulai mengeluarkan skill miliknya


Syuttt!


Jleeb!


Rwarrr !


jarum yang Hiro lempar sukses mengenai satu serigala itu membuat serigala tanduk emas meraung dan jatuh tak bernyawa di tanah , tak berhenti melempar jarum Hiro terus menerus melempar jarum ke arah serigala sehingga menyisakan satu serigala tanduk emas di sini Hiro mulai kesusahan untuk mengenai satu serigala yang tersisa , selalu saja saat Hiro hampir mengenai tubuh serigala tanduk emas serigala tanduk emas dengan sangat cekatan menghindari setiap lemparan jarum dari Hiro


"hah!.. hah!.. Serigala itu sangat gesit bahkan jarum yang aku lempar " ucap Hiro mengatur nafas nya


"itu sudah pasti karena yang tersisa adalah raja serigala tanduk emas " sahut Alicia


"memang nya berpengaruh ma?"tanya Irene dengan polosnya


"tentu raja serigala tanduk emas biasanya berada di level 900 dan hampir menuju ranah divine beast bukannya Irene system seharusnya tau hal ini?" tanya Alicia selesai menjelaskan


"kepala Irene masih sakit jadi GK mau mikir banyak-banyak hehe" tawa kecil Irene menjawab pertanyaan mama nya


" jadi begitu ya,aku punya ide bagus " ucap Hiro tersenyum mencurigakan


"... Irene kau mau punya hewan peliharaan?"tanya Hiro tersenyum aneh


"mau!!"ucap Irene dengan mata berbinar binar


Hiro berbalik menatap raja serigala tanduk emas dengan senyum aneh , raja serigala tanduk emas melihat senyum aneh Hiro hendak melarikan diri karena merasa firasat tidak enak


"mau lari kemana, skill pengubah!" ucap Hiro di barengi oleh diagram sihir yang mengejar raja serigala tanduk emas


"tidak!!!!!" teriak raja serigala tanduk emas saat diagram sihir melewati nya


" imut banget!"ucap Irene memeluk raja serigala tanduk emas


"Irene jangan kuat kuat meluk nya kasihan tuh dia sampek ke cekik " ucap mama Alicia pada Irene yang kegirangan


Hiro hanya bisa tersenyum lalu mengajak mereka melanjutkan perjalanan ke desa yang sudah tidak jauh lagi tidak lupa juga Hiro mengambil tanduk emas yang ada pada kepala para serigala yang sudah mati setelah itu Hiro mengubur mayat serigala tanduk emas di sekitar pohon besar di samping nya


beberapa menit kemudian Hiro, Irene,dan mama Alicia sampai di desa tujuan mereka desa itu bernama desa rumput biru Konon di desa rumput biru dulu ada satu jenis rumput yang bisa membuat orang yang memakan rumput itu bisa membuat nya sekuat dewa perang tapi sayang nya rumput itu sudah menghilang seribu tahun lalu dan sekarang hanya tersisa namanya yang sekarang menjadi nama desa ini ,mereka memasuki desa lalu menuju ke rumah kepala desa tapi Hiro ingat dia tidak tau rumah kepala desa di desa itu untung nya ada seorang penghuni desa yang lewat jadi Hiro menghentikan orang itu untuk bertanya dimana rumah kepala desa mereka


" anu maaf pak boleh saya bertanya?" tanya Hiro menghentikan orang yang lewat


"ah boleh, mau tanya apa anak muda" ucap orang itu berhenti lalu menatap Hiro


" kalo boleh tau rumah kepala desa dimana ya?" tanya Hiro setelah di perbolehkan bertanya


" oh rumah kepala desa ada di sana rumah nya ciri nya ada Cristal yang melayang di atas nya " jawab orang itu menunjuk rumah kepala desa


Hiro berterimakasih kepada orang yang sempat dia hentikan dan melanjutkan berjalan menuju rumah kepala desa , saat hampir sampai Hiro melihat ada tiga orang pria muda yang sedang berdebat dengan pria paruh baya yang seperti sedang mempertahankan gadis di belakang nya hal itu tentu membuat Irene geram saat melihat hal itu


Irene maju menuju pria paruh itu dengan raja serigala tanduk emas di pelukannya terlihat raja serigala tanduk emas sangat nyaman di pelukan Irene , Hiro dan mama Alicia juga tidak tinggal diam mereka berdua mengikuti langkah Irene


"sebaik kau melunasi hutang mu atau kami akan mengacaukan rumah mu dan membawa putri mu untuk di nikmati bos kami " bentak pria di tengah


"j-jangan saya akan melunasi hutang ku tapi saya mohon berikan saya waktu untuk mencari uang nya" ucap pria paruh baya itu


" tidak bisa hutangmu harus di bayar sekarang jika memang dirimu tidak mampu maka minggir lah dan serahkan putri mu pada kami " bentak pria di tengah ingin memukul pria paruh baya yang melindungi anak nya


pria paruh baya hanya bisa diam di tempat karena tidak ingin putri nya di bawa pergi oleh ketiga pria yang menagih hutang nya , saat tangan penagih hutang hampir mengenai pria paruh baya itu Irene dengan cekatan menangkap tangan penagih hutang lalu mendorong nya hingga jatuh


"hey kalian tidak boleh kasar kepada kepala desa dia sudah tua apa kalian tidak punya rasa hormat " marah Irene kepada ketiga pria penagih hutang


"siapa kau berani nya ..." ucapan penagih hutang terhenti saat melihat Irene di depan mereka


"hey gadis cantik kenapa kasar begitu , kami hanya melakukan tugas kami jadi jangan ikut campur" ucap penagih hutang lembut kepada Irene dan ingin menyentuh wajah Irene


" singkirkan tangan kotor mu dari anak ku " ucap mama Alicia memotong tangan penagih hutang dengan katana milik Hiro yang terdapat di pinggang bagian belakang Hiro


"ahkkk... tangan ku dasar j****g sialan " teriak kesakitan penagih hutang


Hiro yang tadi kebingungan sejak kapan mama Alicia mengambil katananya merubah tatapan nya menjadi marah dan tidak terima mama Alicia di sebut dengan sebutan j****g sialan mulai mengeluarkan aura kematian milik nya dan mencekik leher penagih hutang yang memanggil mama Alicia dengan sebutan j****g sialan


" beraninya kau memanggil ibu ku dengan sebutan j****g kau akan menyesal mengatakan nya" marah Hiro dengan aura kematian milik nya yang bocor


kedua teman penagih hutang merasa tubuh nya tidak mampu menahan aura kematian Hiro jatuh ke tanah karena tubuh mereka tertekan oleh aura kematian Hiro begitu juga dengan kepala desa dan anak nya tapi tidak bagi mama Alicia, Irene dan raja serigala tanduk emas sedang penagih hutang yang di cekik Hiro mulai kehabisan nafas dan lama kelamaan kepalanya mulai mengembang dan akhir nya meledak membuat darah dan potongan kecil otak bertebaran dimana-mana hal itu membuat pria penagih hutang mati di tangan Hiro


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


T>>>B>>>C