
keluar dugeon dan bandit bodoh
" kau siapa kenapa tidur disana" tanya irene
siliya yang di tanya irene tidak menjawab malah menyerang irene dengan bola yang terbuat dari element kegelapan , irene yang melihat itu menghindar dan mengambil sikap waspada
" cih , meleset " dcihh siliya kesal
irene yang melihat siliya sedang tidak fokus lalu menyerang nya balik mengunakan xavier zero nine milik nya
syutttt!
bommm!!
serangan irene sukses mengenai siliya hingga menyebabkan siliya terluka di bagian dalam tubuhnya
"puffff , sial apa yang dia gunakan hingga bisa membuat ku terluka dalam " batin siliya yang memuntahkan darah
" bagaimana ? apakah enak terkena serangan ku ?" tanya irene tersenyum sombong
"heh , cukup kuat " ucap siliya lalu melesat ke arah irene sembari menahan sakit
".... rasakan ini 'pukulan naga hitam ' " ucap siliya yang gemgaman tangan nya di lapisi sebuah api hitam yang sangat panas
bukkkk!!!
" aaaaaargh!!!" jerit irene yang terkena pukulan dari siliya
brukkk!!!
suara irene menabrak dinding dugeon dan langsung memuntahkan darah yang cukup banyak dan di kepala irene mengeluarkan darah
" uhukk uhukkk!! ah sakit " ucap irene yang merasakan sakit di sekujur tubuh nya terutama di dalam perut nya
Evo yang melihat itu tidak tinggal diam dia berlari ke arah irene yang terluka , sedang kan dewi agung berusaha membangun kan Hiro dengan cara menepuk nepuk pipi Hiro dengan sedikit kasar
" sialan kau berani nya melukai adik dari tuanku " ucap Evo marah saat melihat irene terluka
" heh salah dia sendiri knp menyerang ku " ucap siliya yang sakit nya sudah sembuh karena kekuatan nya
" cakaran venommous " ucap Evo melancarkan serangan
siliya yang melihat itu menghilang tanpa jejak , Evo yang melihat siliya menghilang memanfaatkan nya untuk mengobati irene
" hm mau mengobati nona kecilmu tidak boleh" ucap siliya yang muncul di belakang Evo yang sedang mengobati irene lalu menendang Evo hingga menabrak dinding dugeon
brukkk!!
tidak sampai di situ siliya juga menusuk perut Evo dengan pedang agar tubuh Evo tidak jatuh ke bawah
jlebbbb!!
"ugh!!" lenguh evo merasakan sakit di perut nya yang mengeluarkan banyak darah karena tertusuk pedang
"Evo!!!!!" teriak irene melihat Evo yang tertusuk pedang
"hahaha !!! sekarang giliran mu nona kecil " ucap siliya berjalan ke arah irene
" kau !!!!" ucap irene mencoba mengambil Xavier zero nine
bukkk!!!
" ara~ mau ambil ini " ucap siliya yang menginjak tangan irene dan mengambil Xavier zero nine
dewi agung yang melihat siliya ingin melukai irene lagi melemparkan sebuah reruntuhan dinding dugeon ke siliya
bukkk!!
" hm " ucap siliya yang merasakan sesuatu mengenai punggung nya
siliya yang melihat dewi agung yang ingin melempar batu reruntuhan lagi melesat ke arah dewi agung, sedang kan irene memanfaatkan itu untuk menyerang siliya dari belakang
" tembakan penghancur bintang " ucap irene menembakkan laser dari Xavier zero nine
syuuut!!!!!
bommm!!!
" arghh!!! " teriak siliya yang terkena serangan irene
irene yang berhasil mengenai siliya lalu jatuh pingsan karena luka dalam yang si berikan siliya
"hahaha!!!! , sekarang tidak ada lagi yang bisa membebaskan mu dewi agung" ucap siliya yang berdiri tanpa luka dan sekujur tubuh nya di selimuti element api hitam yang berkobar di tambah aura yang mencekam
dewi agung yang merasakan aura dari siliya berusaha membangun kan Hiro
" ayo lah bangun aku tidak bisa mengunakan kekuatan ku cepat bangun " ucap dewi agung yang terus menampar pipi Hiro
" aduh aduh" ucap Hiro yang pipi nya di tampar dewi agung
hiro yang baru bangun melihat Evo, irene terluka menjadi kesal dan bertanya kepada dewi agung
" dewi siapa yang berani membuat mereka seperti itu siapa ?!!!" tanya Hiro yang aura kematian nya bocor keluar dari tubuh Hiro
dewi agung yang merasakan aura kematian yang kental dari Hiro menjadi merinding dan menunjuk siliya yang terus berjalan ke arah mereka berdua
" kau wanita sialan " ucap Hiro yang mata nya berubah menjadi seperti galaksi melesat ke arah siliya
saat sampai dj depan siliya lalu mengunci gerakan siliya dan melucuti semua armor siliya lalu menusuk nusuk tubuh siliya lalu menendang siliya ke atas
" arghhh!!!" teriak siliya kesakitan
" kau telah membuat Evo dan irene terluka jangan harap bisa hidup " ucap Hiro melemparkan sebuah energi yang berwarna seperti galaksi dan berbentuk sebuah cakram yang sangat tajam
boommm!!!!
ledakan yang sangat besar terjadi akibat skill milik Hiro berbenturan dengan tubuh siliya yang membuat hujan darah yang terus menimpa wajah Hiro
" jadi tadi itu salah satu kekuatan dari benacana galaxsi sungguh mengerikan " ucap dewi agung yang melihat skill Hiro
"..... selamat datang bencana galaxsi ibu mu ini sudah menunggu mu sejak lama " sambung dewi agung yang menatap Hiro dengan mata yang mengeluarkan air mata
Hiro segera menghampiri irene dan menyalurkan kekuatan nya ke irene ,setelah beberapa menit menyalurkan kekuatan nya pada irene akhirnya sadar juga melihat irene sudah sadar Hiro menidurkan irene di lantai dugeon
" kakak e-evo " ucap irene yang baru sadar dari pingsan nya
" iya aku tau sementara kau berbaring lah di sini aku akan menyembuhkan Evo " ucap Hiro yang berjalan menuju Evo
irene yang merasakan aura kematian milik Hiro menebak bahwa hiro tadi marah melihat dirinya dan Evo terluka
kembali ke Hiro yang sedang mengobati Evo yang tertusuk pedang di bagian perut nya , Hiro melihat dewi agung yang hanya berdiri terus dan memandang i nya
T>>B>>C