The Legend System

The Legend System
mendapat murid



mendapat murid


Sore hari nya


Semua orang yang ada di panti asuhan sedang ada depan rumah panti asuhan untuk mengantar Hiro dan irene


" kami pergi dulu sampai jumpa lagi "ucap Hiro melambaikan tangan nya


Semua orang yang ada di sana membalas lambaian tangan hiro dan irene dengan senyuman


Di sisi Hiro


" irene kenapa tidak ada notifikasi sama sekali saat aku membunuh ketua bandit tadi pagi ?" Tanya hiro heran


"Oh itu notifikasi nya belum di aktif kan " ucap irene


" aktifkan saja " ucap Hiro lagi


[ selamat anda mendapat poin 100 dari membunuh ketua bandit level 50


Selamat anda mendapat julukan ' BELATI KEMATIAN'


Selamat anda naik level ]


Hiro yang mendengar notifikasi itu memiringkan kepala nya


"Pfft... Belati kematian julukan yang bagus" ucap irene menahan tawa karena melihat julukan yang Hiro dapat


" sama sekali tidak bagus" ucap Hiro memegang kepala nya


[ Quest pemula


Ambil ciuman pertama orang di dekat anda


Misi tidak dapat di tolak


Hadiah: all job , 2000 ps ,10000 pm


Hukuman: -


Waktu: -]


"Eh apa apaan Quest ini!!" Ucap hiro histeris


Sedangkan irene hanya memegangi pipi nya dan membayangkan kakak nya mencium nya


"Orang di dekat kakak cuman aku jadi kakak akan mencium ku " ucap irene di dalam hati sembari membayangkan Hiro mencium dirinya


"Irene " panggil Hiro sambil melambaikan tangan nya di depan wajah irene


"Baiklah aku akan membantu kak kai menyelesaikan Quest nya " ucap irene di dalam hati


" k-kakak k-kau boleh mengambil ciuman pertama ku " ucap irene tergagap sambil menatap wajah Hiro dengan wajah memerah


"E-eh " ucap Hiro kaget tak tertolong


Irene mulai mendekatkan wajah nya ke wajah Hiro ,saat sudah dekat irene mencium bibir Hiro


[ Quest selesai


Selamat anda mendapat all job, 2000 ps, 10000 pm ]


" wah indah nya pemandangan ini " ucap seorang gadis memakai pakaian seorang ninja dengan belati paha dan dua buah cakram di perut bagian belakang


Gadis itu memiliki rambut panjang berwarna biru laut yang di ikat mengunakan ikat rambut


"""E-eeeh""" teriak Hiro dan irene saat melihat gadis tadi


" tidak perlu kaget seperti itu" ucap gadis tadi turun dari pohon


Hiro dan irene bersikap waspada saat gadis tadi turun dari pohon


Sedangkan gadis tadi hanya tersenyum dan melesat ke arah hiro dan irene sambil menebaskan kedua cakram ke arah hiro dan irene


Hiro , irene menghindar dengan mudah dari serangan gadis tadi


"Siapa kau ?" tanya hiro masih dalam sikap waspada


" perkenalkan aku zhi zhi mei pembunuh bayaran yang di tugaskan pangeran kekaisaran empat mata angin benua timur " ucap zhi zhi mei memperkenalkan diri nya


" aku tidak pernah menyinggung pangeran mu kenapa dia menyuruh mu membunuh ku "ucap Hiro menyiapkan enam jarum emas di kedua tangan


"Kalah kan aku dulu jika ingin tau " ucap zhi zhi mei kembali melesat ke arah hiro


"Baiklah " ucap Hiro melesat enam jarum emas ke arah zhi zhi mei


Zhi zhi mei menhindari serangan jarum milik Hiro dengan mudah dan terus melesat ke arah hiro


" serangan seperti itu tidak dapat mengenaiku " ucap zhi zhi mei meremehkan Hiro


Hiro hanya tersenyum dan mengerak kan tangan nya ke belakang , seketika jarum emas yang berhasil di hindari zhi zhi mei kembali melesat ke arah zhi zhi mei


Saat zhi zhi mei Di dekat Hiro dan menebaskan cakram nya ke Hiro tiba tiba gerakan nya terhenti


Saat zhi zhi mei melihat ke bawah dia melihat jarum emas yang di lempar kan hiro tadi sudah membentuk diagram enam titik


" skill jarum kematian tahap dua pengunci gerakan lawan " jelas Hiro menjauh dari zhi zhi mei


"...Irene sekarang " teriak hiro memberi kode ke irene


Irene yang dari tadi bersembunyi di belakang pohon keluar dan menyerang mengunakan belati yang di berikan Hiro


" shield phantom" ucap zhi zhi mei


Trankk!!!


Belati yang di gunakan irene tidak dapat melukai zhi zhi mei karena penghalang yang zhi zhi mei buat


" hahaha kau pikir dengan formasi jarum emas kecil bisa menahan gerakan ku " ucap zhi zhi mei yang tiba tiba mengeluarkan elemen angin nya untuk menghembuskan jarum emas milik Hiro tapi tetap tidak bisa


Krikk...krikk...krikk


" kau hanya membual ya " ucap Hiro dengan wajah datar begitu juga dengan irene


" Kenapa bisa begini padahal tadi sudah mengeluarkan angin yang kuat " ucap zhi zhi mei di dalam hati


" saat nya mengakhiri ini " ucap Hiro melesat kan satu jarum emas lagi


Syuuttt!!!


Pyarr!!!


Jlebbb!!!


" uhk!! kenapa rasanya seperti ada yang menghisap darah ku uhk!!" Ucap zhi zhi mei mulai berlutut dan memegangi dada nya


"Skill jarum kematian tahap tiga jarum parasit penghisap darah" jelas irene berjalan ke samping Hiro


" kau kalah katakan untuk apa pangeran kekaisaran empat mata angin benua timur menyuruh mu untuk membunuh ku ?" Tanya hiro mendongak kan zhi zhi mei


" aku akan katakan jika kau mengeluarkan parasit di dalam tubuh ku " ucap zhi zhi mei menahan rasa sakit di dalam tubuh nya


" baiklah tapi jika kau berbohong maka aku tidak akan segan untuk membunuh mu " ucap Hiro mengeluarkan aura membunuh ke arah zhi zhi mei


zhi zhi mei mengangguk dan merasa takut kepada hiro


Hiro menyentuh tubuh zhi zhi mei yang tertusuk jarum emas nya , saat menyentuh tubuh zhi zhi mei yang tertusuk jarum emas nya muncul di telapak tangan hiro


" sekarang katakan" ucap Hiro


" baiklah, pangeran menyuruh ku untuk membunuh mu karena kau mengambil putri Aurora dari nya pangeran sudah mencintai putri Aurora sejak dulu tapi saat dia melamar putri Aurora, putri Aurora menolak nya terus menerus dan saat dia mendapat undangan pertunangan kalian dia sangat marah dan membenci mu jadi dia tidak datang ke acara pesta pertunangan mu dengan putri Aurora melainkan datang ke padaku dan menyuruh ku untuk membunuh mu " jelas Zhi zhi pendek lebar


" huh.. jadi seperti itu " ucap Hiro menghela nafas nya dan menarik kembali jarum emas yang dia gunakan untuk menahan gerakan zhi zhi mei


Saat sudah menarik kembali jarum emas yang menahan gerakan zhi zhi mei Hiro dan irene pergi melanjutkan perjalanan mereka


" tunggu !" Teriak zhi zhi mei


"Ada apa , apa masih ingin melawan ku " ucap Hiro menyiapkan jarum emas nya


"Tidak , itu tolong terima aku menjadi murid mu aku akan melakukan apa saja jika kau menerima ku menjadi murid mu " ucap zhi zhi mei bersujud kepada Hiro


"Tid.." ucapan hiro terpotong oleh irene


" terima saja kak dia seperti nya benar benar ingin menjadi murid mu " ucap irene memotong ucapan hiro


" baiklah tapi ada satu hal yang perlu kau lakukan untuk ku " ucap Hiro kepada zhi zhi mei


" Apa sensei apa pun itu akan aku lakukan " ucap zhi zhi mei menunjuk dirinya sendiri


" kau berada di level berapa " ucap Hiro serius


" lima ratus" ucap zhi zhi mei juga ikut serius


" bagus aku ingin kau membunuh pangeran kekaisaran empat mata angin karena dia pantas menerimanya sebagai balasan karena ingin membunuh ku " ucap Hiro dengan wajah polos


Irene dan zhi zhi mei memasang muka datar saat hiro mengatakan ucapan nya dengan wajah polos


"Eh kenapa apa aku salah bicara ?" Tanya hiro terheran heran


"" kau bisa mengatakan itu dengan wajah polos apa ada seorang yang pembunuh tapi bersifat polos ""teriak kedua gadis di dekat hiro


" Ada "ucap Hiro


""Siapa "" ucap irene dan zhi zhi mei bersamaan


"Aku " ucap Hiro menunjukkan wajah polos nya kepada irene dan zhi zhi mei


zhi zhi mei dan irene hanya bisa tersenyum kecut melihat wajah polos Hiro


"Baiklah setelah aku menyelesaikan tujuan ku kita bertemu di kota snow emperor" ucap Hiro melanjutkan perjalanan nya dengan irene


"Baik sensei Hiro"ucap zhi zhi mei sebelum menghilang