
Menyelesaikan Misi
Hiro yang mendengar penjelasan putri Aurora Hanya mengangukan kepala nya
" putri Aurora apa kau Mau Ku antar Ke Kerajaan sekalian Aku ingin mencari guild petualang" tawar Hiro kepada putri Aurora
" panggil saja Aurora, boleh juga Lagi pula di kota Kerajaan memang ada guild petualang" ucap putri Aurora dengan wajah sedikit memerah
Hiro yang melihat Rona merah di wajah putri Aurora menjadi bingung Hiro Tak ambil pusing soal itu dia menyuruh system untuk memandu dirinya Ke arah kota Kerajaan terdekat
" system pandu kami Ke kota Kerajaan terdekat"ucap Hiro dalam hati
[Ding! 50 km Ke arah utara]
Hiro yang mendengar Itu hanya diam lalu mengendong putri Aurora, putri Aurora yang melihat hiro mengendong nya membuat wajah nya memerah putri Aurora Hanya bisa menyembunyikan wajah nya di bidang dada milik hiro
Hiro yang melihat tingkah putri Aurora Hanya membiarkan nya
" pegangan yang kuat " ucap Hiro mengaktifkan skill shadow steps nya
Beberapa jam kemudian
Hiro Dan putri Aurora akhir nya sampai di gerbang kota Kerajaan snow emperor , Hiro menurunkan putri Aurora yang wajah nya masih memerah
Penjaga gerbang yang melihat Itu tidak tingal diam Penjaga gerbang Itu menodongkan senjata yang mereka bawa Ke arah Hiro
"Berani nya kau .." ucapan salah satu Penjaga gerbang terpotong saat putri Aurora berbicara
" turunkan senjata kalian pemuda ini Lah yang meyelamatkan Ku Saat Aku di culik" ucap putri Aurora tegas
Penjaga gerbang yang mendengar Itu menurunkan senjata nya Dan mempersilahkan Hiro Dan putri Aurora masuk Ke dalam kota
Saat Penjaga gerbang mempersilahkan masuk putri Aurora menarik Hiro masuk kedalam kota ,Hm Hiro yang melihat Itu Hanya bisa mengikuti kemana putri Aurora pergi
Saat memasuki kota mereka berdua di sapa dengan tatapan para Penjalan kaki dari tatapan laki laki yang terpesona dengan kecantikan putri Aurora sampai para Wanita muda maupun Sudah berumur yang menatap Hiro seperti hewan buas yang melihat mangsa nya
Hiro yang mendapat tatapan tersebut menelan saliva milik nya dengan kasar
"Gini amat punya hidup gak di kehidupan pertama, kedua sama Aja kek Gini tatapan semua orang " ucap Hiro di dalam hati nya
" heh Siapa laki laki tampan yang bersama tuan putri" ucap salah satu Penjalan kaki
" entah lah tapi dia sangat tampan andai dia suami Ku" ucap pejalan kaki lain nya
Hiro yang mendengar Itu Hanya tersenyum kecut mendengar dirinya di bicarakan sedang kan putri Aurora fokus berjalan menuju arah istana milik ayah nya
Saat di perjalanan Hiro melihat kerumunan warga
Hiro yang penasaran berhenti Dan bertanya kepada putri Aurora
" putri eh maksud Ku Aurora ada apa di sana ?" Tanya Hiro menunjuk kerumunan warga
Putri yang mendengar pertanyaan hiro ikut berhenti Dan melihat Ke arah yang di tunjuk hiro
"Oh itu tempat Busur legenda , ayah Ku membuat sayimbara Siapa pun yang berhasil mencabut Busur Itu akan di jadikan angota keluarga Kerajaan atau akan di jadikan menantu Kerajaan" ucap putri Aurora pendek lebar
Hiro yang mendengar Itu Hanya mengangukan kepala nya Dan berjalan Ke arah kerumunan warga Yang dimana tempat Busur rainbow berada
Putri Aurora yang melihat hiro berjalan Ke arah kerumunan warga Hanya mengikuti nya dari belakang
Saat Hiro sampai di kerumunan warga dia melihat seorang pemuda yang sedang Berusaha mencabut Busur rainbow tapi tidak berhasil
Saat pemuda yang tadi gagal mencabut busur rainbow turun hiro melompat ke tempat busur rainbow berada hiro mulai memgang busur rainbow dan bersiap untuk menarik nya
Saat hiro memegang busur itu dia merasakan sebuah mana yang kuat dan murni masuk ke dalam tubuh nya
Hiro mulai menarik busur rainbow itu saat hiro menarik busur rainbow dia pikir akan berat tapi pemikiran nya salah bukan nya berat dan susah tetapi ringan dan mudah hiro terjatuh dari tempat busur rainbow berada karena mencabut busur rainbow
Semua orang yang melihat kejadian itu membelalakan mata nya dengan mulut terbuka lebar tak terkecuali putri Aurora
Brukk!!
" aduh.. kenapa ringan sekali tadi aku liat sangat berat?" Ucap hiro kebingungan
[Ding! Misi selesai
Notifikasi dari system hanya di hirau kan oleh hiro ,hiro kembali berdiri dan berjalan ke arah putri Aurora yang masih terdiam dengan mulut terbuka lebar
Hiro yang melihat nya menutup mulut putri Aurora dan menyadar kan semua orang yang ada di sana dari keterkejutan mereka
" ehkem!" Hiro berdehem dengan cukup keras
Deheman hiro sukses membuat semua orang sadar dari keterkejutan mereka setelah semua sadar orang orang memulai aktivitas seperti biasa dan melupakan apa yang terjadi
" b-bagaimana bisa jelas jelas busur nya sangat berat tapi kamu" ucap putri Aurora yang masih terkejut melihat kejadian tadi
" entah lah aku juga tidak tahu" ucap hiro mengangkat pundak nya
" ya sudah lah kalau begitu aku akan membawa mu ke kerajaan agar bisa bertemu dengan ayah ku" ucap putri Aurora menarik tangan hiro
Hiro hanya bisa mengikuti putri Aurora , di dalam perjalanan menuju kerajaan banyak orang membicarakan Hiro yang berhasil mencabut busur rainbow yang selama bertahun tahun tidak ada yang bisa mencabut nya
" sepertinya rumor tentang kamu yang berhasil mencabut busur legenda sudah menyebar luas pasti sudah menyebar sampai kerajaan " ucap putri Aurora sambil menarik tangan hiro
Hiro hanya tersenyum kecut dan terus mengikuti putri Aurora yang menarik tangan nya
Beberapa jam kemudian
Mereka berdua sampai di depan gerbang kerajaan para penjaga yang melihat putri Aurora segera membuka gerbang agar putri Aurora bisa masuk
" salam tuan putri" ucap kedua penjaga sambil menundukkan kepala mereka
Putri Aurora hanya diam dan terus berjalan di ikuti hiro yang sedari tadi tangan hiro di tarik oleh putri Aurora
Penjaga yang melihat itu bertanya tanya siapa pemuda yang bersama tuan putri itu lah pertanyaan yang ada di benak para penjaga
Saat di dalam istana putri Aurora mengajak hiro untuk masuk ke ruang tahta untuk bertemu dengan ayah putri Aurora hiro hanya mengikuti putri Aurora masuk ke dalam ruang tahta
Di ruang tahta
Hiro dan putri Aurora memasuki ruang tahta saat mereka berdua masuk mereka di sapa dengan tatapan mata yang mengarah ke arah hiro
Putri Aurora berlari menuju ke arah raja dan ratu yang duduk di sebuah kursi singahsana
" ayah ibu aku pulang" ucap putri Aurora berlari menuju ke arah kedua orang tua nya
" putri ku" ucap kedua orangtua putri Aurora
" maaf kan ayah Aurora ayah tidak sempat mengirim pasukan untuk menyelamatkan mu" ucap ayah putri Aurora sambil memeluk putri Aurora
Putri Aurora hanya membalas pelukan kedua orang tua nya
" oh jadi pemuda itu yang berhasil mencabut busur legenda dan menyelamatkan mu" ucap ayah putri Aurora melepaskan pelukan dan menatap hiro
Hiro hanya diam di tempat karna tidak tahu harus bicara apa
" iya ayah dia orang nya " ucap putri Aurora menunjuk hiro dengan telunjuk nya
Ayah putri Aurora hanya mengangguk an kepala dan menghentak kan kaki nya seketika sebuah golem yang terbuat dari besi baja muncul dan bertekuk lutut di hadapan ayah putri Aurora
Ayah putri Aurora mengarah kan tatapan nya ke arah hiro golem yang tau akan maksud tatapan tersebut berdiri dan berjalan ke arah hiro lalu menyerang nya
Hiro yang sudah tau maksud golem yang berjalan ke arah hiro dia mengeluarkan busur rainbow
" itu busur legenda" ucap salah satu bangsawan di dalam ruang tahta
Semua orang yang ada di sana hanya diam dan menonton apa yang ada di hadapan mereka
Hiro mulai menarik tali busur rainbow seketika sebuah anak panah yang tercipta dari elemen api muncul , hiro melesat kan anak panah ke arah golem yang hampir sampai di depan nya
Saat anak panah di lesatkan anak panah itu berubah menjadi se ekor naga yang terbang ke atas golem dan melesat ke bawah menghantam golem
Golem yang terkena hantaman naga api milik hiro tetap berdiri tegak
"Hahaha golem itu tidak akan bisa hancur dengan jurus seperti tadi" ucap ayah putri Aurora sambil tertawa
Hiro hanya tersenyum dan kembali melesat kan anak panah lagi kali ini hiro mengunakan elemen es untuk membeli kan golem
Anak panah yang dilesatkan hiro mengenai golem dan membekuakan golem hiro berjalan ke arah golem yang dia bekukan saat berada di depan golem hiro meninju golem yang sudah membeku dengan kepalan tangan yang sudah dia lapisi dengan mana milik nya alhasil golem tersebut hancur semua orang yang ada di sana terkejut kecuali ayah putri Aurora yang tersenyum