
"kalian pergi kembali ke bos kalian katakan aku menunggu nya di sini " ucap Hiro melempar teman penagih hutang
setelah melakukan hal yang bisa membuat hati Hiro lega dia mengembalikan harta rampasan dari bandit yang menghuni goa ular perak kepada kepala desa untuk di bagikan kepada warga desa rumput biru
"pak kepala desa kami datang ke sini untuk mengembalikan harta rampasan dari bandit ular perak yang selalu menghadang para pedagang dari desa ini untuk di ambil hasil nya " ucap Hiro memberikan sebuah peti berisi harta rampasan para bandit
"nak terima kasih telah mengusir mereka dan terima kasih juga telah mengembalikan harta rampasan ini kepada kami, kami sangat kekurangan saat para bandit terus menghadang dan merampas bahkan kami harus berhutang pada orang terkaya di desa ini untuk memenuhi kebutuhan para warga di sini" ucap kepala desa berterima kasih pada Hiro
"kak makasih udah mengusir orang tadi " ucap anak kepala desa beranjak dari belakang kepala desa
"sama-sama, nah sekarang sekalian mengurus orang yang menyuruh dua orang tadi buat nagih hutang bukan nya di bantuin malah di tagih, hah memang para orang kaya tidak punya rasa kasihan "ucap Hiro menghela nafas panjang
"tunggu kak bukan nya tadi tiga orang ya?"tanya Irene sembari mengendong raja serigala tanduk emas
"bukannya udah mati jadi tinggal dua " jelas mama Alicia menunjuk mayat penagih hutang
Irene mengangguk anguk lalu bermain dengan raja serigala tanduk emas sedang kan Hiro menunggu,saat sedang asik asik nya mengobrol dengan kepala desa mereka di datangi oleh kelompok penagih hutang yang tadi menagih hutang pada kepala desa
"hey kau ,apa kau yang telah membunuh anak buah ku?" ucap bos penagih hutang sembari menunjuk Hiro
"ya itu aku kenapa? apa kau tidak terima?" ucap Hiro mengeluarkan busur rainbow
"cih!!" decih bisa penagih hutang lalu mengerakan tangan bermaksud menyuruh bawahan nya menyerang Hiro
bawahan dari bisa penagih hutang maju lalu bersiap menyerang Hiro dan mereka menggunakan semua skill mereka agar bisa mengalahkan Hiro karena mereka tau level Hiro lebih tinggi dari mereka
"tebasan api!!"
"tusukan cakar harimau angin!!!"
"tinju naga hitam!!!"
melihat skill para bawahan bos penagih hutang Hiro tak tinggal diam, dia menarik busur rainbow bersiap untuk melancarkan serangan balasan untuk menghancurkan dan membantai para penagih hutang yang tak tau membantu
"hm skill busur dewa tahap pertama: panah api beku belengu jiwa" ucap Hiro melesatkan serangan
boommm!!
pyarrr!!!
jleebb!!!
tabrakan keempat skill mengahasilkan ledakan yang cukup besar menyebabkan hembusan angin dan debu berterbangan, saat keempat skill beradu skill dari ketiga bawahan bos penagih hutang hancur sedang kan skill milik Hiro tetap utuh dan menjadi banyak lalu menusuk para bawahan bos penagih hutang
"heh, waktunya menutup mata kalian"ucap Hiro mengepalkan tangannya dan membuat tubuh para bawahan bos penagih hutang yang tertusuk panah milik Hiro meledak
"apa!!! sialan kau!!!!"ucap kesal bos penagih hutang melihat anak buahnya di bunuh Hiro hanya dengan satu serangan
"...iblis pembunuh dewa!!" ucap bos penagih hutang mengunakan skill pemanggilan milik nya
seketika tercipta lingkaran sihir di depan bos penagih hutang dan beberapa saat kemudian muncul seekor iblis raksasa keluar dari lingkaran sihir dan mulai melangkah ke arah Hiro dan yang lainnya
"cih, kau hanya melawan monster lemah sudah bangga aku yakin iblis ini bisa membunuh mu, iblis pembunuh dewa bunuh mereka jangan biarkan ada yang lolos "ucap bos penagih hutang memerintahkan iblis yang dia panggil untuk membunuh Hiro dan yang lainnya
rwarrrrrr!!!!!
teriak iblis pembunuh dewa lalu manangkap bos penagih hutang lalu memakannya hidup hidup , Hiro dan yang lainnya kebingungan kenapa iblis itu memakan orang yang telah memanggil nya
"orang itu merepotkan aku bukan lah iblis yang bisa di perintah, aku adalah raja iblis yang gagah dan kuat dan tak terkalahkan " ucap marah raja iblis
"mungkin ini akhir dari mu raja iblis " ucap Hiro hendak menyerang raja iblis
"cih kau masih lah lemah dan bukan lawan ku "decih raja iblis lalu menepis serangan Hiro dan membuat Hiro terpental menarmbrak rumah hingga roboh
brukkkk!!
"uhukkk!! uhukk!!, sialan ada pada level berapa dirinya hingga bisa sekuat ini "ucap Hiro mengeluarkan darah dari mulut nya
"hahaha!!!! belum saat kau melawan ku manusia lemah, siap atau tidak aku akan menghancurkan dunia tengah hahahaha!!!!!" tawa raja iblis menghilang dari pandangan
"kakak, kakak Gak papa?" tanya Irene membantu Hiro berdiri
"tidak apa apa "jawab Hiro meraih tangan Irene
"Hiro kamu sebaiknya menaik kan kekuatan mu agar bisa mengunakan kekuatan asli mu " ucap mama Alicia mengusulkan untuk Hiro menaikan kekuatan nya
"baik!! " sahut Hiro tegas
piyakkkk!!!
saat Hiro sedang berbicara dengan mama Alicia tiba tiba seekor elang salju milik Aurora menghampiri Hiro , Hiro mengangkat tangan tangan nya membiarkan elang mendarat di tangan nya , Hiro mengambil surat yang ada pada kaki elang lalu membaca surat nya
"cihh sial!!!! " decih Hiro marah setelah membaca surat yang dia terima
"ada apa Hiro?" tanya mama Alicia pada Hiro
"anak anak ku di racuni oleh pangeran kekaisaran empat mata angin " jawab Hiro dengan emosi yang tidak tertahan
" kak kenapa dia melakukan nya?"tanya Irene ikut marah saat mendengar itu
" dia tidak terima aku bertunangan dengan Aurora hingga dia melakukan seperti ini " jawab Hiro geram
"nak jika seperti itu sebaiknya kau lekas kembali ke rumah mu untuk melihat keadaan anak mu " usul kepala desa
"iya kepala desa kami akan berangkat sekarang , kami pamit undur diri " ucap Hiro lalu pergi bersama Mama Alicia dan Irene yang masih mengendong raja serigala tanduk emas
"terimakasih atas bantuan mu dan berhati-hati lah " teriak kepala desa berterima kasih
T>>B>>C