The Journey Life Of The Mafia Triplets

The Journey Life Of The Mafia Triplets
kemalangan



"Pikirkan bayi mu nak,mereka mengincar penerus dunia gelap! calon anak mu itu "teriak sezha dengan wajah yang di buat setenang mungkin Dan merlin hanya bingung campur cemas sekaligus gelisah..


"Baiklah..jaga diri kalian"ujar Mishca dengan berat hati ....dan berjalan dengan terseok seok...


Mishca meratapi nasib ibu dan ibu mertuanya yang sedang dalam bahaya tersebut..


namun apa dayanya? dia tidak mungkin kan melawan orang orang itu dengan keadaan hamil besar?


......


Meggan terus saja menghalangi aliansi itu,dan sezha terus saja membantu meggan untuk membunuh para mafia itu..


Sezha dan meggan sangat kewalahan..mungkin karena faktor usia sekaligus faktor tidak enk badan yang menimpah mereka,akibatnya adalah mereka kewalahan menghadapi musuh yang sangat banyak itu..


Di saat saat sezha tumbang dengan begitu banyak peluh di dahi nya,sezha sempat menembak 2 orang terakhir dari 3 orang yang tersisa...


Sedangkan meggan sudah ingin menolong sezha untuk berdiri,namun takdir berkata lain..orang yang di tembak oleh Meggan nyatanya belum sepenuh nya meninggal..


Drngan brutal nya,orang ini menembak kan beberapa butir timah panas(peluru) yang di tujukan pada meggan dan Sezha...


Namun sebelum timah itu mengenai tubuh meggan dan Sezha,seseorang terlebih dulu menghalangi luncurkan timah panas itu dengan membut dirinya sebagai tameng....


"Awaaaaas" teriak nya....dan sekarang sudah bersarang 5 peluru yang bersarang di tubuh nya...


"MISHCAAAA" teriak sezha dan meggan


Tanpa basa basi lagi meggan menghujani begitu banyak peluru hingga orang tersebut meninggal...


"Sayang bangun nak"teriak meggan histeris...


"Mishcaaaaa"teriak merlin dari kejauhan...


"Cepat telfon ambulans cepattt" teriak sezha dan meggan tentu saja hanya menangisi putri nya itu...dirinya sudah sangat lunglai karena pertarungan tidak seimbang tadi..walau mereka kuat tetap saja mereka itu manusia biasa bukan? Bisa merasakan lelah,sakit dan tidak enak badan...


Setelah beberapa menit akhirnya ambulans datang dengan lampu yang menyala menandakan keadaan darurat(kalau tidak salah ya)...


Sezha sudah tidak kuat lagi,dia pingsan dengan tangan yang masih memeluk Mishca..sedangkan meggan masih menangisi Mishca,jangan ditanya dimana Merlinda...dia masih sangat terkejut dengan keadaan di depan nya..lama kelamaan merlin turut menangis memandangi Mishca yang berlumur darah.


#dirumahsakit


Keadaan yang membuat Mishca keritis ini sontak menjadi bahan tangisan keluarga besar yang ada di sana..terutama hans.


Yah,,,mereka sekarang sudah berkumpul di rumah sakit sejak 1 jam lalu sebelum Mishca menjalankan operasi Caesar dan operasi pengambilan peluru.


"Sayang bertahan lah sayang"isak hans..yahh kisah hans dan Mishca memang tergolong kisah cinta yang tiada halangan bahkan tiada pertengkaran sedikit pun karena mereka selalu menjaga ego masing masing....dan sekarang kalian bayangkan saja bagaimana perasaan seorang Hans melihat seorang wanita yang sangat ia cintai bersama 2 malaikat yang sangat ia tunggu malah berada dalam zona merah?..


"Mishca,anak mami..jangan bikin mami khawatir lagi nak"ujar meggan di dalam hati sambil meratapi pintu tuang operasi yang tak kunjung terbuka jua...


"Anak ku..papi harap kamu kuat,jangan bikin papi nangis nak"bathin Reval


______


makasih buat kalian yang udah dukung author! btw bantuin promo yah ni novel hehe soalnya udh kontrak


salam rindu author


RSY


____