
Skip pagi hari*
Hari ini keluarga alexander dan keluarga Holland sedang di pengadilan,sebenarnya tidak hanya mereka sekeluarga saja yang datang, karena Arsen dan keluarga kecil Danu pun ikut ke Pengadilan...
Mereka bilang kalau mereka hanya ingin melihat persidangan antara chelsea dan Hans...
Lagi pula Merlin adalah salah satu orang yang begitu membenci Hans,bagaimana pun juga Merlin yang melihat langsung bagaimana Chelsea berkorban agar mereka tidak tertembak kala waktu itu di mall...tapi saat chelsea sedang sekarat Hans dengan bangga dan angkuh nya malah pulang dengan membawa seorang jal*ng....
Bahkan merlin dan Danu pernah bersumpah kalau ia tidak akan mau melihat muka hans dari muka bumi ini..
Merlin dan danu juga sangat amat sering memaki maki hans kala mengingat kisah mereka di indonesia....dan untung lah chelsea lupa ingatan jadi ia tidak akan terlalu mengingat hal menyakitkan tersebut...
"Tenang lah sayang,pasti hak asuh jatuh pada kita"ujar Arsen mengusap kepala Chelsea dengan lembut dan sayang...
"Yaah..aku akan berusaha tenang"ujar Chelsea sambil tersenyum manis ke arah Arsen sambil menggenggam erat tangan nya sendiri ...
Di sisi lain Hans yang melihat Chelsea dan Arsen yang terlihat bahagia pun merasa sakit hati...entah lah dia terbakar api cemburu yang ia redam dalam hati nya..
"Cihh..kenapa hati ku sakit sekali...huhhh andai saja dulu aku tidak meninggalkan nya pasti kami sekarang menjadi keluarga bahagia...ya! Ini semua karena oliv...dia yang menggoda ku hingga jatuh ke pelukan nya!" bathin hans berteriak.
"Sayang...aku harap aku bisa membawa mu ke pelukan mu lagi nanti"ujar Hans yang menatap Chelsea dari kejauhan...
"Kenapa? Apa kah hans masih mencintai nya? Lalu aku ini apa? Hiks...kenapa ia tega sekali? Huu huu huuu" bathin Olivia.
Saat orang orang tengah asik dalam lamunan masing masing,wakil hakim serah mengumumkan kalau acara ini akan segera di mulai.
"Baiklah,setelah kami tela'ah bersama,akhirnya kami mendapatkan solusi nya...hak asuh nona gladys akan jatuh pada nyonya Chelsea (Mishca) dengan alasan utama yaitu jaminan hidup layak serta jaminan finansial yang cukup, pihak B (Hans) juga berhak melihat putri nya, tapi dengan syarat jika di izinkan oleh pihak A(chelsea) karena hak asuh jatuh Mutlak pada pihak A ...tok...tok...tok" ujar hakim yang sudah mengetuk palu tanda masalah selesai.
"Cihh akhirnya babak ini aku pun yang menang,tuan hans" ujar Chelsea dalam hati sambil menyeringai ke arah hans yang tentu tidak di sadari oleh mereka yang ada di sana kecuali Arsen,Oliv dan tentunya Hans sendiri.
"Sayang,mari kita pulang..aku yakin 'anak anak' sudah menunggu kita pulang "ujar Arsen sambil menekan kata anak anak...
Dari sini saja sudah terlihat jelas aura Aura permusuhan yang di lontar kan Arsen untuk Hanson.
begitu pula sebaliknya, hans juga melontarkan aura ketidak sukaan nya untuk Arsen,entah mengapa hati nya tidak rela jika Chelsea bersama dengan Arsen.
bukan kah ia sangat egois?
yah....mungkin memang seperti itu sifat nya.