
Malam hari nya,Chelsea sudah siap dengan pakaian indah nya,Gaun hitam dengan panjang semata kaki tapi dengan belahan di atas lutut itu membuat nya terlihat sangat cantik dan anggun...
Rambut yang ia gelung asal tapi tetap terlihat rapi dengan sebuah bando bertabur berlian membuat nya terlihat Glamor,lagi pula kalau pun ia tidak memakai pakaian nya malam ini, dan memakai pakaian lain pun ia akan tetap terlihat glamor...
Bagaimana tidak? Bahkan ia memiliki 3 cincin kecil di tangan nya,2 cincin polos berhias sebuah berlian yang indah dan elegan di jari tengah, dan 1 cincin di jari manisnya...itu adalah cincin nikah nya...
Ia juga memiliki gelang dengan variasi yang berbeda,tapi favorit nya adalah sebuah gelang permata yang selalu ia pakai ketika ia memakai sebuah Jam berwarna Soft Pink berhias berlian dan Permata Ruby, jam itu adalah hasil dari Kolaborasi pribadi nya dengan salah satu merk jam ternama di dunia..
Beralih ke kalung yang menjadi favorit nya,kalung bertuliskan 'Chelsea VLR'...singkatan dari Vandue Larry Rosenborg.
Back to story.
Chelsea sudah menunggu jemputan dari Pria yang sangat menyebalkan itu menurut nya.yah,ia sedang menunggu seorang Arsen Dwiguna,orang yang sudah membuat waktu makan siang nya menjadi waktu yang buruk.
"Tak tau kah? Aku sudah menunggumu dari lama,bahkan rasanya sekarang aku sudah tidak mood lagi untuk jalan jalan keluar...kau tahu sekarang sudah jam berapa ha?!" ujar Chelsea kesal,yah..akhirnya orang yang ia tunggu sejak 2 jam lalu itu tiba juga di depan Rumah nya yang sangat besar itu.
Dan jangan salah,Chelsea sudah siap sejak jam 7 malam tadi,namun ia harus menunggu 2 jam dan sekarang susah jam 9 malam!! Huh sungguh membosankan bukan? Menunggu yang tidak pasti?!
"Ehh..sorry Mrs.Sinclair, tadi ada sedikit pekerjaan mendadak yang benar benar tidak bisa di tinggalkan,saya dan boss tadi ada meeting juga dengan dewan direksi"ujar Anthony yang berusaha membela Arsen.
"Lalu? Apa peduli ku?! Terserah kalian mau datang jam berapa juga yang penting sekarang aku sudah pusing dengan alasan kalian itu...lebih baik kalian pergi saja dari Sini" ketus Chelsea pada Arsen dan Anthony.
" babeee(beb) tenang lah,jangan marah marah..bagaimana kalau nanti ada sebuah guratan di matamu?(keriput)" kekeh Arsen membuat Chelsea murka dan niat menutup pintu dengan kencang...
Tapi belum sampai pintu itu tertutup dengan rapat,Arsen memeluk pinggang Chelsea dengan erat hingga wajah kedua nya sangat dekat..
Bahkan entah siapa yang memulai duluan,kini bibir mereka saling bertautan...melihat 2 orang yang tengah di mabuk asmara ini, Anthon serta para asisten rumah tangga Chelsea yang ada di sana pun langsung pindah dari tempat masing masing.
Cium*n mereka berlanjut begitu panas,Chelsea juga merasa aneh,mengapa dirinya tidak memberontak dan menampar laki laki bre**sek ini saja? Dan malah sekarang ia menikmati cium*n nya.
"Huft huft...kau gilaa!"umpat Chelsea sembari pergi berbalik karena wajah nya kini susah semerah tomat.
"Tunggu" ujar Arsen memeluk dan mendekap tubuh kecil Chelsea sembari meletak kan dagu nya di pundak Chelsea...
"Sebentar saja, tetap seperti ini" ujar Arsen sambil menghembuskan nafas hangat nya pelan,dan itu membuat Chelsea menutup mata nya.
Tapi suasana itu hanya bertahan selama 10 menit karena kedua nya di kaget kan dengan suara 3 anak kecil yang memanggil Chelsea dengan sebutan...
"MOMMY" teriak anak anak itu sambil menangis..
Jangan kaget ya,memang pertumbuhan mereka agak lambat,tapi kini anak anak 2 tahunan itu sudah bisa berlari dengan kencang walau belum bisa berbicara dengan jelas...
Chelsea jarang memantau anak nya karena perusahaan nya sangat besar,tapi sebenar nya ini bisa ia serahkan dengan Wakil Presdir saja sih..namun yang nama nya Chelsea Ini sangat tidak ingin di ganggu tentang masalah pekerjaan nya,jadi ia akan menyerahkan tanggung jawab Ini ketika benar benar mendesak saja..
"Oh heii Sonn"teriak Chelsea sambil memeluk ketiga nya,yah saat ini ia sedang buka hati untuk menerima Gabrie..
"Ekhem..."dehem pria tampan yang sedang melihat kedekatan mereka.
"Eh,,kamu pulang saja sana"usir Chelsea pada Arsen..
"Haha,baik aku akan pulang...tapi jangan lupa aku hosa sewaktu waktu datang, bye bye Honny..son,papi akan kembali dalam waktu dekat Byeee"ujar Arsen sambil berlalu pergi...
"What?! Papi?!" teriak Chelsea dalam hati...