
Pagi ini Mishca dan Hans menjalani rutinitas seperti biasanya,yaitu sarapan dan pergi bekerja...
Dan setelah 2 bulan mereka tinggal di indonesia nyatanya mereka merasakan yang nama nya krisis ke uang an..
Yah..Mishca sudah bekerja sebagai dokter di klinik terdekat,bukan Mishca tidak di terima di RS besar..namun terkadang klinik kecil tidak menyediakan dokter yang profesional,dari dia memutuskan untuk melamar menjadi dokter di klinik MUTIARA NEGERI...
Sedangkan hans sendiri bekerja di Cafe kecil yang terletak beberapa meter dari rumah nya..
Gaji yang di terima mereka pun benar benar pas pas an..
Bahkan hanya untuk pergi membeli
Baju baru atau sekedar membeli kendaraan saja rasanya sangat berat..
Karena memang gaji Mishca perbulan nya hanya 1 juta 5 ratus ribu..
Sedangkan hans hanya di gaji perbulan nya 1 juta rupiah..
Sedangkan kebutuhan mereka juga sangat banyak,mulai dari kebutuhan pribadi,kebutuhan dapur sampai kebutuhan rumah.
Walau begitu mereka tetap tidak mengeluh,toh uang mereka juga sebenar nya masih mengalir deras di dalam Rekening khusus nya..
Tapi mereka tidak akan pernah memakai uang itu karena memang ingin belajar mandiri.
"Kak,Mishca nanti agak telat pulang, kakak kalau pulang duluan jangan lupa kunci pintu nya,jangan kaya kemarin pintu lupa di kunci terus ada kucing nyelonong masuk"kekeh Mishca
"Haha..kesalahan teknis itu mah"kata hans yang sudah tertawa.
"Yaudah kak, berangkat yuk"ujar Mishca yang sedang memakai sepatu pantofel hitam nya.
"Iya yuk"ujar hans..
Lalu mereka keluar rumah dan mengunci pintu nya..
Lalu mereka pergi dengan menaiki sebuah motor matic..karena jarak tempat kerja hans dan Mishca searah mereka jadi selalu bersama sama.
Dan hans biasa pulang berjalan kaki karena rumah nya dekat dengan cafe.
Singkat cerita,Mishca sudah sampai di sebuah klinik kesehatan tempat nya bekerja..
Mishca berjalan mendekati rekan nya dengan suka cita dan ceria..
"Haii"ujar Mishca pada 2 sahabat nya,Aleana pratiwi dan Dewisha Fathiana yang menjabat sebagai bidan.
"Hai Mish,tumben batu berangkat"ujar dewi,yang umur nya di atas Mishca,sekitaran 3 tahun lebih tua.
"Tadi kak hans agak telat bangun,jadi aku telat deh"kata Mishca pada hans...
"Emmmm gituuu kirain tadi kamu ga berangkat"ujar alea
"Berangkat dong,kan aku di gaji dari sini kalo ga berangkat yaa gimana .. Emm btw dokter Alma kok belum dateng ya?"tanya Mishca yang celingukan mencari dokter Almaeraa noviana,dokter kandungan sekaligus dijter yang menangani pasien melahirkan,yang juga bertugas di situ.
Padahal menurut Mishca dokter alma orang yang baik dan ramah,mungkin ada ke salah pahaman saja di antara mereka.
"Kan aku juga bisa tuh nanganin orang lahiran"ujar Mishca yang memang bisa mengatasi orang melahirkan,bahkan di prancis dia sudah banyak menangani para ibu ibu yang ingin melahirkan..
"Haha iya juga ya? Kita ini ada dokter multi talenta"ujar dewi yang menggoda Mishca..
"Apaan sih wi"kata Mishca menggeleng kan kepalanya.
Saat ini memang hari senin,di mana klinik buka sampai jam 12 malam.. biasanya hanya buka sampai jam 9 malam saja..
Kali ini Mishca pulang jam 6 sore karena memang mishca biasa pulang jam segitu karena ada anton yang menggantikan nya..Mishca memang berangkat pagi,sampai jam 7 malam,kalau anton berangkat jam 12 siang hingga malam..(anton juga dokter umum).
Sedangkan Para bidan pulang sampai malam,namun memang mereka kadang ganti gantian untuk berjaga..
Saat ini Mishca tengah melajukan motor nya melewati jalanan yang tidak ramai karena mengingat hari senin biasanya orang sibuk bekerja..
Namun Mishca mengerem mendadak karena ada kerumunan orang yang ada di tengah jalan..
"Wah kirain sepi karena orang lembur,tau nya ada di sini semua"bathin Mishca.
Namun saat Mishca ingin meninggalkan lokasi tersebut,motor nya di hadang oleh beberapa orang yang tengah kelihatan panik..
"Mbak, tolong berhenti mbak "ujar salah satu dari mereka..
"Aduh...maaf ya ini kenapa saya di hadang?"tanya Mishca yang 2 kali mengerem mendadak.
"Ada orang mau melahirkan mbak,tapi mobil nya mogok ga bisa ke rumah sakit...mbak kan dokter..bisa kami minta tolong? Kasihan orang nya mbak"ujar si bapak bapak setengah baya,yah..memang Mishca masih memakai baju dinas nya.
"Astaga...mana orang nya"tanya Mishca sembari memarkirkan motor nya.
"Ayo mbak"ujar si bapak.
Mishca setengah berlari untuk menghampiri ibu melahirkan itu..
Dan benar saja,ada wanita yang mungkin berumur 27-28 tahun an di dalam mobil yang tengah menangis karena kesakitan,Mishca langsung mengecek ke dalam mobil dan melihat sudah buka an berapa.
"Arghhh....sakiit"teriak nya..
"Ya tuhan, bukaan nya sudah ke 6 sisa 4 bukaan lagi ...pak,cepat bawa kerumah saya,tinggal beberapa meter lagi..kalau ke klinik tidak akan sampai"uajr Mishca
"Mbak,tap- "belum selesai pria itu menjawab tapi Mishca sudah langsung mengecek mobil itu,ternyata mobil yang mogok itu hanya ada sedikit masalah dengan aki nya dan Mishca bisa mengatasi nya dengan cepat...
Setelah di rasa cukup,Mishca meminta orang untuk mengendarai motor nya ke alamat rumah nya,dengan memberikan kartu nama..kenapa? Karena Mishca akan menjadi seorang Mishca yang dulu,si Queen Racing!
"Kalian berdua pegangi ibu ini"ujar mishca pada sopir dan Suaminya wanita melahirkan.
"Baiklah"ujar mereka...