
Akhirnya dia menceritakan semuanya dengan detail,dari awal mula hingga akhir .
Hans terduduk lemas,dia kembali melihat Mishca yang berjuang antara hidup dan mati.
•••
Setelah 3 jam lebih,akhirnya operasi itu selesai juga..hans langsung menyerbu sang dokter dengan berbagai pertanyaan..
"Dok,gimana keadaan istri saya?"tanya hans panik..
"Istri anda sudah berhasil di selamatkan pak,pelurunya tidak menyebabkan nyonya Mishca kehilangan banyak darah,dan pelurunya juga tidak terlalu masuk ke dalam dada...tapi ada kabar buruk yang terjadi"ujar dokter
"Kabar apa dok?! Cepat katakan"teriak hans yang sudah tidak sabaran.
"Kandungan istri anda sangat amat lemah,bahkan untuk keselamatan nya saja mungkin hanya 10% dan hampir tidak mungkin bisa selamat..untung nya kandungan nyonya Mishca sudah memasuki usia 4 bulan ,tapi kalau bayi anda yang di selamatkan..bisa jadi kondisi kesehatan nyonya Mishca akan drop walau tidak mengancam nyawa..tapi saran saya anda menyelamatkan bayi nya juga pak,karena dia berkat tuhan"ujar dokter perempuan tersebut
Hans kaget...selama 5 bulan pernikahan nya memang 1 bulan terakhir Mishca mengeluh kalau dia agak gendut dan timbangan nya bertambah,lalu sudah beberapa bulan ini Mishca tidk menstruasi karena memang sirkulasi menstruasi nya tidak teratur,..namun mereka tidak berfikir kalau Mishca sedang hamil..
"Istri saya hamil dok?!tapi..perutnya tidak ada ciri ciri hamil,bahkan dia tidak muntah atau ngidam"ujar hans masih kaget
"Orang mengandung itu berbeda beda pak,ada yang terlihat sangat berisi,ada juga yang perutnya tidak begitu besar..contohnya seperti nyonya Mishca."ujar dokter
"La-lalu apa yang harus kami lakukan dok? Apa bayi nya masih bisa selamat?"tanya merlin
"Bayi nya sangat kuat,terlihat sekali kalau bayi nya terkena bentrokan keras.. Namun dia tetap bertahan walaupun hanya 10% kemungkinan..tapi kami jamin pasti mereka berdua akan selamat..pasti orang tuanya juga sangat hebat"ujar dokter itu tersenyum..
"Terimakasih ya dok"ujar hans
"Baik pak,saya permisi dulu..nyonya Mishca akan di pindah ke ruang rawat karena memang kondisi nya tidak terlalu parah"ujar sang dokter
"Baik dok"ujar mereka bertiga
"Selamat hans,kamu bakal jadi Daddy"ujar Danu.
"Tapi maaf in mba juga ya hans..karena mba ngajak Mishca keluar jadi gini masalah nya"ujar merlin masih menangis
"Ga papa mba,Mishca kuat dan anak kami juga kuat,mba jangan ngerasa bersalah ya mba"ujar hans
*"*"*
Di sisi lain,Eeuwige vrede,amsterdam,Belanda.
"Em...mom merasa ada sesuatu yang sedang menimpa kakak dan adik kalian,hans dan Mishca..."ujar sezhana
"Hah? Sudah lah mom..kakak dan Mishca pasti akan mengabari kita kalau ada sesuatu"ujar Radrick
"Iya mom..pasti nya kakak akan baik baik saja"ujar Hansen
"Lagi pula apa yang perlu di khawatirkan? Bukan kan mereka berbekal ilmu beladiri?"tanya Jansen
"Ah...iya kalian benar"ujar sezhana
"Sekarang lebih baik mommy dan daddy tidur,ini sudah malam"ujar Evone
"Benar yang di katakan anak anak..lebih baik Kita istirahat saja"ujar Eddie
"Baiklah"ujar Sezha mengangguki perintah nya..
Yah,walau pun dia masih gelisah sih....
*"*"*
Beberapa jam kemudian, Rumah Sakit Sekar Wangi, Jakarta, Indonesia.
Saat ini Mishca sudah membuka matanya, yang pertama ia rasakan adalah rasa sakit di dada dan rasa sedikit pusing..
"Emm.."gumam Mishca dan itu tak luput dari pandangan seorang Hans.
"Sayang..kamu udah bangun? Apa yang sakit? Yang kamu rasain apa? Dadanya sakit? Perutnya Sakit?"tanya hans yang tiada jeda malah membuat Mishca tambah pusing tujuh keliling.
"Aku ga papa kak...kamu gausah khawatir,ah iya..dimana mba mer dan mas danu? "Tanya Mishca dengan suara yang parau..
"Mereka masih pulang sayang,soalnya rumah sakit ga baik buat baby Yego"ujar hans