
"Permisi sa-..." si dokter yang tidak melanjutkan bicaranya karena mendapat tatapan horor masing Masing orang,so! Itu suasana yang sangat akward! ...
"Huh! Terus saja potong perkataan ku!!"bathin mereka yang ada di sana..
***
"Emm..kondisi bayinya sangat amat berubah ubah dan sepertinya mereka akan terlahir dengan bobot yang agak kecil, karena dilihat dengan kasap mata pun perut nona Mishca sangat kecil tidak tampak seperti hamil kembar...tapi tenang saja ya pak,bu..mereka berdua sehat,dan kemungkinan besar nya pasti akan di masukan inkubator.."ujar si dokter yang agak akward setelah memeriksa kandungan Mishca..
"Em..terimakasih dok"ujar hans.
"Baik lah pak,bu..saya permisi ya"ujar si dokter yang ingin cepat cepat pergi dari sana..
"Hmm" dehem mereka yg ada di sana.
Lalu setelah dokternya pergi tiba tiba keluarga kecil Merlinda datang untuk menjenguk Mishca lagi..tentu mereka membawa Baby Yego karena memang di rumah mereka tak ada baby sitter demi keamanan baby yego..
yah,Merlinda sangat anti dengan baby sitter,pasti dia selalu berkata"siapa tahu mereka gadungan " ..
"Eh..ada keluarga nya Mishca? "Tanya Merlinda yang kaget karena ternyata di sana sangat ramai bak pasar tanah abang..
"Emm..iya saya mami nya,Meggan"ujar meggan yang sudah pasti tidak di ketahui identitas nya..
~Percayalah pada makeup guys,make up bisa merubah segalanya!~by author maness RasyaSelinda:v..
"Eh..saya Merlinda,yah bisa dibilang teman Mishca tante"ujar merlin sambil tersenyum,sebenarnya dia sangat kaget melihat ibu Mishca yang ternyata masih sangat muda.
"Saya Ibu mertua Mishca,Sezha"ujar Sezha menyalami tangan Merlinda dan danuarta.
"Ah iya,maaf ya kalau kami mengganggu kalian,kalau kalian ingin quality time dengan hans dan Mishca kami bisa pergi dulu"ujar Danu yang tidak enak dengan keluarga besar itu.
"Kalian bisa berkumpul dengan kami saja kok...lagi pula anak mu pasti sangat lelah dalam perjalanan,ah iya panggil aku Dad dan istriku kalian panggil mom..meggan dan Reval kalian panggil mami papi saja supaya akrab"ujar Eddie
"Ah..iya dad..."ujar merlin canggung..lalu mereka mengobrol ria hingga berjam jam..dan akhirnya mereka semua menginap di hotel karena memang sudah malam..sekarang hanya tersisa hans dan Mishca saja diruangan inap ini...
"Yah,mereka anak anak yang kuat..mereka di perut aku bagi-bagi tempat supaya cukup untuk berkembang"kekeh Mishca yang juga mengusap perut nya sendiri
"Sayang, sekali lagi makasih ya udah menghadirkan mereka ke dunia ini,semoga aja mereka jadi anak yang berguna"ujar hans mengecup kening Mishca
"Iya..tapi aku khawatir,ukuran mereka bahkan jauh dari normal"ujar Mishca tampak sedih.
"Sayang,kamu denger kan dokter bilang apa? Mereka di pastikan bakal kuat kok "ujar hans menenangkan istri nya tersebut.
"Huft..iya deh,masih 5 bulan lagi menuju bulan kelahiran mereka,semoga mereka berkembang dengan baik setelah ini"ujar Mishca
"Iya sayang,emm..kira kira nya mereka berdua ini laki laki atau perempuan? Atau malah couple?"tanya hans yang sedang mengelus perut Mishca
"Entah...mungkin bisa jadi kedua nya...tapi aku ga sabar pengen ngerasain yang mba mer rasain waktu itu.."ujar Mishca membayangkan kejadian beberapa bulan lalu
"Ngerasain apa sih sayang?"tanya hans bingung.
"rasa sakit,katanya kalau jadi ibu itu perjuangan nya besar banget.. waktu melahirkan bayi, itu rasanya seperti tulang rusuk yang di patah dan di hancurkan..."ujar Mishca yang senantiasa mengusap perut nya.
"Yah,perjuangan seorang ibu itu memang gak ada duanya "ujar hans
"Iya,makanya waktu dulu aku masih tinggal di kawasan pondk indh(mansion yang besar epsd awal) itu kan mami sering banget ajak aku latih tanding..aku cuma bisa menghormati mami karena tau seberapa besar pengorbanan mami,dan sebenarnya aku juga tau kok mami sengaja buat jadi se Savage(kejam) itu untuk bikin aku menjadi hebat... Aku tau semua sandiwara mami,cuma aku hanya diam dan ikutin alur nya....
Sampai titik di mana aku udah ga kuat dengan sandiwara itu..terlalu keterlaluan,tapi tuhan adil...dia malah mempertemukan kita,,lagi" ujar Mishca panjang lebar..
Yah,banyak yang berfikir Mishca terlalu bodoh memandang meggan sebelah mata,namun sebenarnya Mishca juga tahu ibu nya ini bersandiwara saja...namun seperti hal nya hati dan perasaan pada umum nya,Mishca lama lama juga tidak tahan dan memilih untuk kabur,namun malah dari situ lah takdir cinta nya di mulai...
memang di dunia tidak ada yang tidak adil..hanya saja harus bersabar dan tinggal menunggu kapan keadilan itu datang...
ⓠⓤⓞⓣⓔⓢ by author maness: ⓡⓐⓢⓨⓐ ⓢⓔⓛⓘⓝⓓⓐ 😂🤣