The Journey Life Of The Mafia Triplets

The Journey Life Of The Mafia Triplets
makan di kantin



"Yailah mish "keluh samudra..


"Apaan?!"tanya Mishca memelototi samudra.


"Hehe peace (pis-damai)✌🏻" ucap samudra.


"Yaya"balas Mishca dengan malas nya....


"Eh udah yuk ke kantin gue laper"lanjut Mishca,yah karena dia tak tega melihat cassia begitu terlihat acak acak an.


"Huft..yang gk di sayang gueee,,kok dia ikutan sedih ya? Hadehhh memang bener kata orang,darah lebih kental dari air" ucap Mishca dalam hati sambil menggeleng dan tersenyum simpul.


Ini udah.........


_________


"Yuk gua juga laper"ucap samudra.


Setelah itu mereka bertiga duduk di bangku lesehan di kantin,karena menurut mereka lesehan(duduk di lantai) itu ter the best.


"Bukk!! Mau pesen nih"ucap samudra antusias karena mencium aroma khas dari segala jenis makanan yang terpampang.


"Iya dek pesen apa? Disini endess mar kondess lah kalo soal jajanan"ucap buk kantin membuat cassia yang tadi nya murung menjadi tertawa.


"Bakso sama jus jeruk!" ucap samudra,cassia dan Mishca dengan berbarengan tanpa jeda sedikitpun..


"Wah wah kembar ya? Hehe oke oke jadi 3 mangkuk bakso dan 3 gelas jus jeruk"ucap sang ibu kantin.


"Iya buk"ucap Mishca.


Setelah mereka menunggu beberapa menitan,akhirnya bakso dan jus yang mereka mau telah siap di meja.


"Wahhh makasih buk! Keliatan nya enak nihh!"ucap samudra.


"Hehe iya iya silahkan di makan".ucap sang ibu kantin.


Setelah itu mereka begitu menikmati sarapan dengan bakso yang menurut mereka nikmat..


Ya,bakso adalah salah satu makanan terfavorit mereka bertiga setelah rendang padang.


"Wah endess nih"ucap cassia yang sekarang ceria kembali,seakan melupakan kejadian dimana ia menangis histeris,dan membuat seisi sekolah heboh...


"Iya nih,patut di acungi jempol"ucap samudra bersemangat dan antusias..


Yah! Samudra dan cassia sudah habis 3 mangkok bakso,jangan tanya kenapa! mereka begitu karena memang genetika dari Reval,yang kalau makan tak cukup seporsi.


Sedangkan Mishca saja,barusan habis semangkuk dan itu sudah sangat kenyang menurut nya.


Sifat dan karakteristik Mishca persis sekali dengan meggan,cara makan,berfikir bahkan dari cara berjalan Yang menunjuk kan kesan kekuasaan pun ikut di turunkan...


Namun sayang sekali harus Mishca yang menjadi anak pertama, dan Mishca yang harus meneruskan geng mafia sang mami...


Karena hal itu pula Mishca di gembleng supaya fisik dan mental nya kuat...


"Udah ah gue mau bayar dulu,kalian duluan aja ke lapangan"ucap Mishca.


"Oke mish"ucap mereka berdua..


Mishca pun langsung membayar tagihan bakso yang mereka makan tadi


"Jadi berapa buk?"tanya Mishca


"Em baksonya kan 6 mangkok ya dek 1 nya 10 ribu jadi 60,terus es nya 3 gelas,1 nya 5 ribu jadi nya 15 ribu,total nya 75 ribu dek"ucap sang ibu kantin..


"Ini buk" ujar Mishca sambil memberikan 10 lembar uang ratusan ribu.


"Lah dek,ini buat apa? Perasaan cuma 75 ribu aja,100 ribu juga sisa"ucap bu kantin bingung.


"Ibu terima aja, itu tanda terimakasih saya bu,tadi adik kembar saya lagi sedih,terus gara gara ibu dan bakso ibu tadi,dia jadi ga sedih lagi..


Bagi saya keceriaan nya itu hal yang paling berharga buat saya.


Yaudah buk saya permisi,uang nya terima aja ya buk"ucap Mishca tersenyum sambil berlalu pergi.


"Semoga kamu ini di berikan berkah ya nak"bathin sang ibu kantin menitik kan air mata bahagia mendapatkan uang yang sangat amat lebih..


____________________


maaf typo nya guysss


salam rindu author


RSY


_____