
Alex membuka mata nya, dia bangun dari tidur nya saat siang hari, dia melihat kondisi kamar nya yang berantakan.
"" Apa yang terjadi? "" Tanya nya
Tiba tiba pandangan nya tertuju pada sebuah topi hitam yang di pakai Chika kemarin, dia pun mencoba mengingat semua nya, dia pun baru sadar kalau dia sudah menghancurkan hidup seorang gadis.
"" Astaga! Apa yang aku lakukan?! "" Ucap nya meremas rambut nya
Dia bangun dari tempat tidur, lalu masuk ke dalam kamar mandi, setelah selesai mandi dia langsung pergi dengan buru buru ke arah kamar Chika, namun saat dia akan membuka pintu, pintu itu sudah terkunci.
"" Apa dia sudah pergi kuliah? "" Tanya Alex
Dia pun pergi ke ruang Resepsionis.
"" Maaf, apa kau melihat penghuni kamar 114? "" Tanya Alex pada Resepsionis.
"" Ouh, tadi pagi pagi dia sudah pergi dari sini, dia juga sudah pindah dari sini"" Jawab Resepsionis
"" Apa?! Pergi? ""
(Gawat! Bagaimana ini?!)
Batin Alex semakin khawatir.
"" Apa kau tau di mana rumah nya? ""
"" Maaf Tuan, kami tidak bisa mengatakan nya""
"" Katakan atau aku akan menghancurkan apartemen ini! "" Ucap Alex sembari menunjukkan kartu nama nya yang ada foto diri nya dan tertulis Presdir JM Group.
Tentu, sang Resepsionis langsung gemetar dan takut, siapa yang tak mengenal Perusahaan JM Group ini? Bahkan produk mereka begitu laris di luar negeri.
"" Ba... Baik Tuan! Tolong jangan hancurkan apartemen ini! "" Pinta sang resepsionis.
"" Kalau begitu katakan! "".
"" Dia tinggal di sebuah pedesaan katanya, dia datang ke Jakarta karena ingin kuliah, dia tinggal di Desa wangun Asri""
"" Wangun Asti? Kau tak bohong! ""
"" Sungguh Tuan! Itu yang dia katakan! ""
"" Baiklah, terimakasih"" Alex dengan buru buru berlari dari gedung apartemen dan langsung masuk ke dalam mobil nya.
"" Ada hubungan apa gadis tadi dengan Presdir JM? "" Tanya sang resepsionis.
Alex langsung menyuruh bawahan nya untuk mencari di mana Desa itu, setelah ketemu dia langsung meluncur ke sana, karena Desa itu cukup jauh dari perkotaan, Alex membutuhkan waktu 4 jam untuk sampai ke sana.
_____
"" Chika, kamu izin dulu Kuliah? "" Tanya Ibu Ana.
"" Iyah Bu, Chika gak enak badan soal nya, jadi Chika mau izin dulu beberapa Hari"" Jawab Chika di kamar.
"" Ya udah kalau gitu""
Chika masih meringkuk di kamar, kejadian itu terus terbayang bayang oleh nya.
"" Kenapa? Kenapa itu harus terjadi pada ku? "" Tanya nya menahan tangis.
"" Chika, bisa beliin ibu Gula merah gak? Gula merah kita udah habis"" Pinta Ibu Ana.
"" Kamu lemah banget, kalau gitu kamu gak usah beliin ibu gula merah biar ibu aja yang beli""
"" Gak apa kok Bu, biar Chika aja""
"" Yakin? ""
"" Yakin Bu, mana uang nya? ""
"" Ya udah, ini"" Ibu Ana menyerahkan uang 5000 rupiah, dengan pelan Chika berjalan ke arah raung yang cukup dekat dengan Rumah mereka.
"" Assalamu'alaikum... "" Ucap Chika ramah pada Pemilik warung.
"" Waalaikumsalam "" Jawab pemilik warung dan ibu ibu yang lain.
"" Eh? Chika kapan pulang dari kota? "" Tanya Bu Sofi.
"" Baru tadi Bu... "" Jawab Chika.
"" Ouh, mau beli apa Chika? "" Tanya Pemilik warung.
"" Saya mau beli gula marah 2 gandu"" Jawab Chika.
"" Bentar""
"" Chika, kamu udah punya pacar belum? "" Tanya lagi Bu Sofi.
"" Belum bu""
"" Wah, sayang banget padahal kan kamu cantik, bodi mulus sama pinter, kenapa gak punya pacar? Kamu tolok semua? ""
"" Iyah... Bisa di bilang begitu Bu""
"" Ouh, sayang banget... ""
Setelah menempuh jarak yang sangat lama, Alex akhirnya sampai di Desa Chika.
"" Masih sangat Asri... "" Gumam Alex.
Dia pun melajukan mobil nya semakin masuk ke dalam, banyak warga yang heran dan terkagum. Kagum dengan ada nya mobil mewah masuk ke dalam sebuah Desa.
Saat sedang asyik melihat pemandangan, Tak sengaja dia langsung melihat Chika di sebuah warung.
"" Chika... "" Dia langsung turun dari mobil.
"" Wah, siapa tuh? Ganteng banget"" Ucap Bu Sofi.
"" Eum? "" Penasaran, Chika ikut melihat orang yang di maksud, Chika langsung membulatkan kedua mata nya saat melihat Orang yang di maksud adalah Alex.
"" Chika Nih, gula nya"" Ucap pemilik warung
"" Ah, iyah ini uang nya... Makasih... "" Chika langsung berlari dari warung.
"" Chika! "" Alex pun ikut berlari mengejar Chika, terjadilah aksi kejar kejaran.
"" Eh?! Ada apa ini?! "" Tanya Bu Sofi saat Chika dan pria tampan itu kejar kejaran.
"" Chika! Berhenti! "" Teriak Alex pada Chika, tapi Chika terus berlari