Sweet President'S Love

Sweet President'S Love
Episode 27 [ Menjelaskan]



"" Karena... One night stand"" Jawab Alex, yang membuat Papa Andika membulatkan mata nya, dan langsung mengelus dada nya.


"" Kamu... Papa tinggal beberapa taun ternyata jadi Pria yang liar, gimana ceritanya bisa terjadi hah?! "" Tanya Papa Andika Cukup marah


"" Kejadian nya panjang Pa, waktu itu aku nginep di apartemen beberapa hari, dan di hari keduanya... Insiden itu terjadi, waktu itu aku lagi mabuk, dan... ""


"" Apa?! Mabuk?! ""


"" Wine habis 3 botol... "" Sambung Raider dengan wajah datar nya.


"" Apa?! 3 botol?! Alex, kamu Wine habis 1 gelas aja udah sempoyongan! Ini 3 botol...! Kamu mau bunuh diri?! "" Tanya Papa Andika marah.


"" Pa, jangan marah sama Mas Alex, kejadian itu bukan semuanya salah Mas Alex, waktu itu Chika juga salah, Chika masuk ke kamar yang salah, waktu itu Kamar Mas Alex bersebrangan sama Kamar Chika, waktu itu Chika habis pulang kuliah, karena terlalu lelah Chika jadi salah masuk kamar, dan mungkin... Pas saat Mas Alex lagi mabuk berat, dan kejadian itu pun... Tak bisa di hindari... "" Jelas Chika panjang lebar.


"" Iya, lagi pula kamu gak perlu marah, Alex udah mau tanggung jawab, waktu itu Chika masih suci, dan satu satu nya laki laki yang pernah sentuh Chika cuman Alex"" Sambung mama Jessica.


"" Aku setuju, lagi pula kakak udah mau tanggung jawab, mereka mau nikah"" Jawab Raider


"" Kalian... Saling cinta? Kalau dengan cara gini, kan gak tau cinta apa enggak nya"" Tanya Papa Andika.


Chika diam, dia menundukkan kepala nya, masih belum tau dengan perasaan nya pada Alex.


"" Aku... Mencintai Chika, pada pandangan pertama"" Jawab Alex, menyentuh pinggang Chika, dan menggeser sedikit tempat nya.


"" Lalu Chika? "" Namun Chika hanya Diam, menggigit bibir nya bawah nya kuat, memalingkan wajah nya.


Alex ikut diam, tiba tiba dia menyentuh pipi Chika dan langsung mencium nya di hadapan banyak orang, mereka semua tersentak kaget melihat adegan itu.


Beberapa detik, tautan bibir itu berlangsung, Alex pun melepaskan Chika, Chika hanya menatap Alex heran, dengan nafas yang mulai habis.


"" Bagaimana? "" Tanya Alex, Chika masih tetap diam, dengan cepat menggeser duduk nya dekat dengan sang Mama.


"" Kenapa? "" Tanya Alex.


"" Baka, dia kaget tau"" Jawab Raider


Alex hanya melihat Chika diam di belakang tubuh Mama Jessica sambil tertunduk malu menyentuh bibirnya.


"" Maaf... Reflek. "" Jawab Alex menatap Chika.


"" Jahat... Chika kaget... "" Ucap Chika pada Alex.


"" Iyah... Maaf... ""


"" Chika, kapan kamu lulus? "" Tanya Papa Andika.


"" Satu setengah Bulan lagi, waktu ketemu sama Mas Alex, Chika hampir selesai kuliah 2 bulan lagi"" Jawab Chika.


"" Sayang... Kok di sana? Kesini napa? "" Rengek Alex.


Papa Andika dan Raider hanya menatap datar Alex melihat dia merengek seperti anak kecil.


"" Gak mau! Mas jahat! "" Jawab Chika semakin menyusut di belakang Mama Jessica.


"" Maaf sayang... Mas Reflek... ""


"" Raider, siapa punya kamu? "" Tanya Papa Andika beralih pada putra bungsu nya


"" Mau liat orang nya? "" Tanya Raider


"" Ya mau lah""


"" Ini"" Raider menunjukan foto seorang gadis cantik dari layar ponsel nya, Chika, Mama Jessica dan Alex langsung membulatkan mata nya.


"" Dia...! "" Pekik mereka bertiga.


"" Alika!! Kok dia...! "" Tanya Chika merebut ponsel Raider.


"" Kenapa? Gak boleh? ""


"" Enggak... Kamu... Suka galak galak sama dia ternyata... Suka? ""


"" Kalau iyah, kenapa? ""


"" Kamu... Diam diam suka ternyata... "" Sambung Alex dengan wajah datar nya, ikut melihat ponsel Raider.


"" Lebih baik jujur, dari pada keduluan, kalau udah di omongin di tolok juga gak apa, yang penting udah di omongin ke orang nya""


"" Bener Rai, jempol buat mu! "" Ucap Chika mengacungkan jempol mungil nya.


(Kecil banget jempol nya...)


Batin Alex dan Raider.


"" Udah, masuk kamar mau tidur"" Ucap Alex mendorong tubuh Chika.


"" Loh kok... Tidur Mas, ini masih siang loh? ""


"" Ngantuk... "" Jawab nya sambil menguap.


.


.


.


.


.


.


.


.


Otor mau rekomendasiin lagi karya Otor nihh😆


Judul: 1000 Amin Untuk SuamiKu


karena satu pertemuan di malam hari, Rainer ingin mempunyai hubungan yang lebih erat dengan gadis yang sudah menyelamatkan nya.


di saat pertemuan ke dua mereka, Rainer dengan terang terangan ingin menikahi Anisa dan meminta restu dari Abah Syarif dan Bunda Tari.


"" Iyah, jika di beri restu, saya ingin... Menikah dengan Anisa""


.


.


.


.


.


.


.


.


.


"" Ehem! Teteh... Udah punya pasangan hidup nih, mana ganteng banget lagi! "" Goda Nia pada Nisa.


"" Apaan sih? "" Tanya Nisa sambil menyenggol bahu Nia.


"" Malu nie""


"" Terimakasih, lalu bagaimana cara kami membalas nya? "" Tanya Abah pada Rainer.


"" Aku... Ingin menikahi salah satu putri Abah"" Ucap Rainer yang membuat Nisa terkejut.


"" Apa?! ""


"" Putri? Menikah? "" Tanya Bunda Tari.


"" Iyah, jika di beri restu, saya ingin... Menikah dengan Anisa""


Anisa tampak sangat kaget, dia tak percaya dengan apa yang di katakan oleh Rainer.


"" Abah... Keputusan ada di tangan Abah"" Ucap Bunda Tari.


"" Ini... Saya akan merestui kalian, karena memang Anisa sudah masuk ke dalam usia untuk berumah tangga, maaf jika boleh tau berapa usia Nak Rainer? ""


"" 28 tahun Bah""


"" Usia kalian sudah sangat pas untuk menikah, bahkan lebih, bagaimana Anisa, kamu setuju menikah? ""


Namun Anisa hanya diam, yang membuat Rainer khawatir Nisa akan menolak nya.


"" Anisa, bagaimana? "" Tanya Abah lagi.


Anisa diam sejenak, lalu dia pun mengangguk pelan.


"" Iyah... Nisa setuju... "" Jawab Nisa pelan. Dan itu membuat Senyuman terukir di jawab Rainer.


"" Aku merestui kalian berdua"" Ucap Abah.


"" Nama ku Rainer Michael Gibran, umur ku 28 tahun, aku adalah Direktur dari perusahaan Kaxsqil dan mempunyai banyak cabang di luar negeri, aku sedikit memiliki sifat yang arogan, dan juga dingin, aku tidak suka dengan yang nama nya perempuan manja dan tidak dewasa"" Ucap Rainer.


Dia tidak mau menyembunyikan apapun dari calon istri nya, tapi dia masih menyembunyikan sesuatu, yaitu diri nya yang seorang ketua dari para mafia mafia kejam di luar sana.


"" Baiklah, kami merestui kalian, Nak Rainer. Tolong jaga putri kami"" Pinta Bunda Tari.


"" Tentu Bunda, aku pasti akan menjaga nya""


"" Teteh, bentar lagi mau Nikah, Nia di tinggalin"" Pekik Nia sambil memeluk Nisa.


"" Sesekali kami akan datang ke sini, lagi pula Nisa masih punya pekerjaan sebagai guru ngaji""


"" Serius, makasih Kaka Ipar"" Ucap Nia dengan senyuman imut nya.


(Imut... Cocok dengan Bastian)


Batin Rainer.


"" Iyah, tapi kami minta Izin dulu""


"" Iyah? ""


"" Boleh bawa Nisa menemui Papa dan Mama saya? ""


"" Tentu, kalian juga harus punya Restu dari orang tua Nak Rainer""


"" Anisa... ""


"" Bunda"" Nisa langsung memeluk Bunda Tari.


"" Terimakasih atas restu nya, Abah Bunda"" Ucap Rainer


"" Iyah, Tolong jaga putri kedua kami""


"" Kedua? Bukan kah yang kedua...? ""


"" Aku anak yang paling bungsu, Teh Nisa anak kedua, putri sulung keluarga kami sudah menikah dan ikut bersama suami nya ke madinah""


"" Subhanallah... "" Satu kata suci keluar dari mulut Rainer yang membuat Nisa merasa senang.


"" Pergilah kalian""


"" Abah... ""


"" Jadilah Istri yang baik dan berbakti ke pada suamimu""


"" InsyaAllah Bah""


"" Teteh, Nanti Nia gak bakal ada yang ajarin ngaji lagi"" Ucap Nia dengan mata berkaca kaca


"" Kan ada Abah""


"" Teteh, semoga teteh bahagia""


"" Amin ya rob""


"" Kami berangkat sekarang, assalamu'alaikum""


"" Assalamu'alaikum ""


"" Wa'alaikumsalam "" Anisa dan Rainer pun masuk ke dalam mobil yang di bawa oleh Rainer.


Mobil pun berjalan.


"" Bah, Abah yakin Nak Rainer bisa bahagiain Nisa? ""


"" InsyaAllah, Abah liat Nak Rainer orang nya baik, Nisa pasti bahagia""


"" Amin Bah, Amin""


Di dalam Mobil, Rainer dan Anisa hanya saling diam, tak ada yang bersuara di sana.


"" Kenapa... Anda mau menikah dengan saya? "" Tanya Nisa memulai pembicaraan.


"" Karena Alloh... "" Jawab nya yang langsung membuat Nisa menoleh ke arah nya.


"" Kau bertanya kenapa aku mencintai mu kan? Dan jawaban nya karena Alloh... Aku mencintai mu karena Alloh, dan aku yakin... Kau adalah jodoh ku dan pendamping hidup yang sudah Alloh siap kan untuk ku""


"" Ridho Alloh akan membawa seseorang ke jalan yang Lurus. Ketika mencintai seseorang karena Alloh, dia akan mengutamakan Ridho nya terlebih dahulu. Ridho itu bisa didapatkan dengan menjalankan perintah Alloh dan menjauhi larangan nya"" Jawab Nisa.


"" Itu lah yang aku lakukan sekarang"" Tiba tiba Rainer menggenggam tangan Nisa yang membuat Anisa terkejut, namun dia tidak ingin menyingkirkan tangan Rainer.


"" Aku mencintai mu, dan menginginkan mu""


Dia mengangkat tangan Nisa lalu mencium nya dengan lembut. Nisa hanya diam walaupun sebenarnya dia sangat kaget dengan perilaku Rainer pada nya.


"" Dalam diam, aku memperjuangkan Cintamu dalam Doa ku"" Ucap Rainer lagi yang membuat wajah Nisa memerah.


Banyak ajaran islam nya bagi seorang muslim wanita dan seorang istri, semoga kalian berkenan membaca nya, makasih semuaa🥰🥰