
"" Ihh... Ngapain beli sih?? Gak malu apa beli pakaian dalam perempuan""
"" Emang mau pakai yang tadi? "" Tanya Alex balik.
"" Ihh... ""
"" Ya udah pakai""
"" Keluar... ""
"" Ngapain keluar? "" Tanya Alex.
"" Mau pakai baju! ""
"" Ngapain di suruh keluar? Semua udah di liat juga, di pegang juga udah""
"" Mass... "" Teriak Chika malu, namun Alex sempat tertegun dengan panggilan Mas dari Chika.
"" Kamu panggil apa barusan? ""
"" Eng... Enggak... ""
"" Bilang sekali lagi! ""
"" Enggak mau! Keluar!! "" Titah Chika dengan berteriak.
"" Iyah iyah... "" Alex pun menurut dan keluar dari sana.
"" Jadi reflek kan... Sebut Mas.. Ahhh! "" Pekik Chika di dalam kamar.
Sedangkan Alex, dia hanya berjalan pelan ke bawah tangga dengan pikiran melayang ke mana mana, perkataan Mas itu masih terngiang ngiang di pikiran nya.
"" Ini... Baru pertama kali nya aku di sebut Mas"" Ucap nya.
"" Turun? Lagi ngapain dia? "" Tanya Raider.
"" Lagi di baju""
"" Ouh, kalian... Udah lakuin itu kan? "" Tanya Raider masih fokus pada Hp nya, sedangkan Alex hanya diam sembari menatap sang adik.
"" Kenapa berfikir seperti itu? "" Tanya Alex.
"" Karena aku tau, kau tidak akan mungkin terburu buru ingin menikah dengan nya, apa lagi dia baru kau kenal 2 hari yang lalu, jika bukan tanpa alasan kau pasti tidak akan mungkin mengajak gadis itu menikah dengan cepat bukan? "" Jawab nya menatap sang kakak yang dari tadi sudah melayangkan tatapan tajam.
"" Iyah... Tapi aku tak sengaja! Aku mabuk saat melakukan itu pada nya! ""
"" Kau menyukai nya? ""
"" ... Kalau iyah... Kenapa? "" Tanya nya balik.
"" Ya bagus, di lihat lihat juga kalian cocok""
"" Raider""
"" Eum? ""
"" Kau ingat Tante Jessica? ""
"" Siapa? ""
"" Apa?! Sahabat Papa sama Mama? ""
"" Iyah, dia juga orang yang sudah membantu mendirikan perusahaan JM""
"" Aku tidak ingat, tapi... Bagaimana kau bisa tau? ""
"" Dia sendiri yang bilang, saat aku bilang kalau aku bekerja sebagai pemimpin Perusahaan itu, dia terlihat terkejut dan langsung menebak kalau aku putra papa, bahkan dia tau nama ku""
"" Apa kau tidak berpikir ini sebuah takdir? ""
"" Maksud mu? ""
"" Seperti nya... Chika benar benar gadis yang tuhan pilih untuk mu"" Ucap Raider sembari berdiri dan pergi dari sana.
"" Hei hei! Jangan pergi dulu! Jelasin! ""
"" Nanti tau sendiri""
"" Ah... "" Alex diam sejenak di sana, lalu bangun dan berjalan ke arah tangga..
"" Seperti nya dia sudah selesai"" Ucap Alex, dia pun perjalan ke arah kamar nya, membuka pintu perlahan dan melihat Chika sudah tertidur pulas di atas kasur nya, Alex berjalan pelan menghampiri Chika, dia tersenyum melihat wajah Chika saat sedang tidur.
Alex, membuka jas nya dan masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi, setelah cukup lama dia mandi, akhirnya dia keluar dengan hanya menggunakan handuk nya yang mini, dia memakai celana pendek, lalu naik ke atas tempat tidur ikut terlelap bersama Chika, dia bahkan tak memakai baju atasan.
Malam hari datang, Chika membuka mata nya perlahan, melihat sekeliling ruangan itu dengan pelan, namun saat dia ingin bangun, dia merasa tubuh nya berat.
"" Loh kok... Kenapa berat? "" Tanya nya.
Dia pun melihat ke belakang, dia langsung membulatkan kedua mata nya saat melihat Alex sedang tidur dan memeluk nya, namun yang paling membuat nya terkejut Adalah karena Alex tidak memakai baju, seketika dia langsung berteriak kencang membuat Alex terkesiap terbangun.
"" Kenapa?! "" Tanya Alex
"" Chika...? ""
"" Kenapa... Kenapa kamu bisa tidur di sini? "" Taya Chika.
"" Ini kamar ku""
"" Terus... ""
"" Terus apa nya? ""
"" Kenapa gak pakai baju?! ""
"" Kenapa? Biasa nya juga gak pernah pakai baju kalau tidur""
"" Gak mau! Pakai baju nya!! "" Pinta Chika.
"" Kenapa? ""
"" Pakai baju gak? Atau aku keluar dari sini, aku tidur di ruang tamu! "" Ancam Chika, seketika Alex menciut.
"" Iyah iyah! Pakai baju! Cariin"" Pinta nya manja.
Chika langsung mengembangkan kedua pipi nya, namun mata nya masih melotot.