
Di kosan, Alika baru saja keluar dari kamar mandi nya, tiba tiba dia mendengar suara pintu kamar nya yang di ketuk dengan kencang.
"" Alika! bukan pintu nya kamu! cepet! "" Teriak seorang Perempuan dari luar.
"" Iyah, bentar bu"" Jawab Alika membuka pintu kamar nya.
"" Apa bu? "" Tanya Alika pada Ibu Maya.
"" Kamu punya uang gak? "" Tanya nya.
"" Uang? Buat apa lagi bu? ""
"" Bayar utang""
"" Ibu ngutang lagi sama Bu Kiki? Kenapa ngutang lagi bu? Kan Alika udah bilang jangan ngutang lagi, gimana kita bisa bayar? Alika udah gak punya uang""
"" Kok gak punya? Tabungan kamu? Di mana? ""
"" Itu buat biaya kuliah Alika bu! Gak boleh! ""
"" Kok gak boleh? Terus ibu bayar utang gimana? ""
"" Itu salah ibu kenapa ngutang lagi? Ck! "" Alika mengusap wajah nya kasar.
"" Iyah, nanti Alika bayarin, udah ibu jangan ngutang lagi"" Sambung nya.
"" Terus kita makan gimana? Gimana sih kamu? Kamu mau kita kelaparan atau gimana?! ""
"" Itu lebih baik dari pada kita harus ngutang bu! Alika malu ibu terus ngutang! ""
Plakkk... Satu tamparan melayang pada wajah Alika.
"" Kamu malu punya orang tua kayak ibu?! Harusnya kamu malu punya Ayah kayak bapak kamu yang gak bertanggung jawab! Bikin kita hidup susah! Sedangkan dia lagi enak enakan sama perempuan lain! "" Ucap Ibu Maya penuh emosi, dia pun pergi dari sana
Alika hanya diam sembari menyentuh pipi nya yang perih dan panas karena tamparan sang ibu.
"" Alika tau Bu... Ibu sakit hati di tinggal nikah lagi sama Bapak... Tapi Alika janji, Alika pasti bakal bikin Ibu bahagia dan hidup senang""
(Maaf Bu, Alika belum bisa bahagiain Ibu)
Batin Alika, dia pun masuk ke dalam kamar dan menutup pintu nya.
Saat umur Alika menginjak 16 tahun, kedua orang tua nya sudah berpisah karena keinginan sang Bapak untuk menikahi perawan, dan di saat itulah Alika harus bekerja, di saat usia nya 18 tahun, dia mencoba membuka usaha online, itu memang mendapat banyak uang, tapi ada orang yang meniru usaha nya dan membuat nya bangkrut, kayak perusahaan lah, dan di saat dia berusia 20 tahun, dia bekerja sebagai karyawan hotel.
_____
Setelah mengantar Alika, Raider kembali ke perusahaan, dia langsung menuju ke ruangan Alex.
"" Kemana Chika? "" Tanya Raider
"" Dia sudah pergi, kau dari mana? "" Tanya Alex.
"" Aku... Baru saja mengantar seseorang""
"" Siapa? ""
"" Kau tidak perlu tau""
"" Perempuan? ""
"" Iyah! ""
"" Alika? "" Raider diam mendengar nama Alika.
"" Benar yah? ""
"" Cih! Chika yang menyuruh ku, jika bukan karena dia mengancam ku mana mau aku""
"" Aku takut dia mengadu yang tidak tidak pada mu""
"" Hah?! Kau pikir istri ku pembohong?! ""
"" Seseorang bisa melakukan apapun untuk sahabat nya! ""
"" Jangan bawa bawa istri ku! ""
Sekertaris dan juga pegawai yang mendengar perdebatan kedua Bos besar itu, hanya bisa menghela nafas dan menggelengkan kepala, kadang kadang terlalu tegas, kadang kadang kocak, kadang kadang seperti anak kecil, seperti nya hanya pasangan hidup mereka yang akan membuat mereka berpikir seperti seorang pria sejati.
"" Kau pulang duluan saja"" Ucap Alex pada Raider.
"" Kenapa? ""
"" Ada sesuatu yang harus aku lakukan""
"" Pernikahan yah? "" Tanya Raider dengan senyum datar nya
"" Bukan urusan mu! Udah keluar! ""
"" Iyah iyah! Bawel! "" Jawab Raider sembari pergi dari sana
"" Heh! Turun jabatan kau! "" Pekik Alex
"" Bercanda napa! ""
"" Dasar bocah itu... ""
______
Di rumah Alex, Chika sedang asyik sendiri menonton sebuah Kartun, kadang kadang dia tertawa dan kadang kadang menangis, membuat PRT di sana kebingungan.
"" Kamu siapa? "" Tanya seorang perempuan dari belakang.
Dengan spontan Chika menoleh.
"" Ah? Saya... ""
"" Kenapa bisa ada perempuan di rumah ini? Kamu bukan Nathalie kan? "" Tanya Perempuan yang usia nya mungkin seumuran atau mungkin lebih muda dari Mama Jessica.
"" Kamu siapa? ""
"" Saya... Saya Chika""
"" Kenapa kamu bisa ada di sini? Siapa yang izinin kamu ada di sini hah? "" Tanya perempuan itu.
"" Saya... Mas Alex yang izinin""
"" Mas? Mas Alex? Kamu panggil Alex Mas?! Berani banget yah kamu! ""
"" Kenapa tidak berani? Dia calon istri nya"" Jawab seorang wanita lain dari belakang, Mama Jessica.
"" Clara, kamu gak pernah berubah ternyata""
Tante Clara langsung melihat ke belakang, dia langsung membulatkan mata nya saat melihat Jessica.
"" Kak... Kakak Jessica ""
Cerita kepedihan dan kesedihan Alika di mulai dari sini, kasihan loh Alikaa😭
like, komen dan vote,
makasih🥰😘