
Satu minggu setelah kejadian itu, Alex kembali melanjutkan aktifitasnya seperti biasa, dia kembali ke kantor nya bersama dengan Raider, semua karyawan dan kolega Alex sangat senang setelah tau jika Alex sudah sembuh.
"" Untunglah, kau sembuh dengan cepat"" Ucap Raider.
"" Iyah... "" Mereka sedang ada di ruangan Alex.
"" Aku... Ingin menginap di sebuah hotel... "" Ucap Alex tiba tiba
"" Apa?! Kau ingin pergi?! "" Tanya Raider kaget.
"" Iyah... Di dalam rumah itu, terlalu banyak bayangan Nathalie... Terutama... Bayangan Mama... ""
Raider menatap sendu wajah Alex.
"" Pergilah kak, aku tau kondisi mu saat ini... ""
"" Iyah, aku akan pergi setelah pulang dari sini... Jaga rumah dengan baik, itu harta Mama dan Papa""
"" Aku tau""
Kini saat nya Alex pulang dari kantor nya, dia pulang dari rumah mewah dan besar itu
"" Ini rumah yang Papa dan Mama bangun dengan susah payah... "" Ucap Alex.
"" Aku pasti akan menjaga nya "" Ucap Raider.
Alex tersenyum, lalu dia pergi dari sana menuju kamar, dia langsung membereskan baju baju nya.
"" Kembalilah jika kau sudah lebih tenang, dan aku berharap kau datang kemari dengan menggandeng seorang perempuan cantik dan baik""
"" Iyah, semoga... "" Alex langsung mendorong koper nya.
"" Hati hati... ""
Alex pun pergi dari sana meninggalkan rumah mewah yang sudah dia tempati sejak kecil.
Dia pergi dan tinggal di sebuah hotel yang cukup nyaman dan besar, dia langsung mendekati Resepsionis hotel.
"" Permisi ""
"" Iyah, ada yang bisa saya bantu? Tunggu! Anda adalah....! ""
"" Saya mau pesan kamar"" Jawab Alex
"" Baik... Baik Pak... Kamar Tuan Nomer 115"" Sambil memberikan sebuah kartu
"" Terimakasih"" Alex pun pergi dari sana berjalan menuju ke arah kamar nya.
Namun saat di perjalanan menuju kamar, tiba tiba.
Brukkk... Seseorang menabrak nya. Banyak selembaran yang berjatuhan ke bawah.
"" Maaf! Maaf Tuan! Saya... Saya tak sengaja! "" Ucap seorang gadis
"" Tidak... Tidak papa... "" Jawab Alex.
Gadis itu jongkok dan mengambil semua selembaran yang jatuh.
"" Biar saya bantu... "" Ucap Alex.
"" Terimakasih Tuan"" Jawab Gadis itu.
"" Iyah, ini dia""
"" Terimakasih Tuan, sekali lagi maaf! ""
"" Iyah, tidak papa dan lain kali hati hatilah""
"" Dia tinggal di samping kamar ku? ""
(Gadis itu... Lumayan...)
Batin Alex.
Dia kembali mendorong koper nya dan masuk ke dalam.
Sedangkan di kamar gadis itu.
"" Aduh, mana banyak lagi skripsi nya! Sebentar lagi bakal lulus S4, dan mulai bekerja, aku harus bisa menafkahi ibu"" Ucap Gadis cantik itu
Chika Andara Messy, atau bisa di sebut Chika, gadis berusia 23 tahun, akan lulus Kuliah S4 sebentar lagi, setelah lulus dia ingin bekerja di sebuah perkantoran.
Dia membuka Laptop nya dan dengan fokus mengetik di sana, dan sama hal nya Alex yang sedang mengetik di Laptop nya.
Namun tiba tiba pikiran nya meleset pada gadis yang tak sengaja bertabrakan dengan nya.
"" Ah! Kenapa aku malah memikirkan gadis tadi? Ayo fokus! "" Ucap Alex
Pagi hari pun menjelang, Alex sudah siap dengan Jas nya yang rapih, dia pun keluar ingin pergi ke kantor nya, namun saat dia keluar ada seorang gadis yang ikut keluar, ouh dia gadis kemarin.
"" Tuan? "" Tanya Chika.
"" Ouh, kau tinggal di sebelah ku? ""
"" Seperti nya, kita bertemu lagi selamat pagi"" Sapa Chika dengan sopan dan ramah memperlihatkan senyuman anak kecil nya yang imut.
"" Selamat pagi "" Jawab Alex dengan senyuman Tipis.
Manis, itu yang dia pikirkan.
"" Anda kerja di kantor yah? "" Tanya Chika.
"" Iyah""
"" Di perusahaan mana?! Saya mau tau, biar nanti saya juga bisa kerja dan ketemu sama Tuan di sana"" Tanya Chika dengan lugu.
"" Tapi seperti nya... Akan sulit jika mau bertemu dengan ku""
"" Kenapa? ""
"" Aku Presdir nya"" Jawab Alex dengan sombong dan bangga.
"" Apa?! "" Chika langsung membulatkan mata nya.
"" Pres... Presdir nya? "" Tanya Chika lagi.
"" Iyah, dan kau bilang ingin kerja? Baik, kau bisa kerja di sana jika kau mau""
"" Nama... Perusahaan anda? ""
"" JM Group""
"" Jhon... Jhon Michael?! Apa?! Nama Tuan Alexander Jhon Michael?! "" Tanya Chika Heboh.
"" Iyah... Kau bisa panggil saya Alex""
"" Ahh... ""
(Ini sama dengan mempermalukan diri sendiri di hadapan orang besar)
Batin Chika begitu malu pada Alex