
Chika mengarah pada sebuah gantungan setelah baju.
"" Baiklah, tunggu di sini dan pakailah aku akan kebelakang untuk menemui Bos Toko ini""
"" Baik"" Alex pun pergi meninggalkan Chika, sedangkan Chika sedang asyik asyik nya memilih baju.
"" Hei! Jika tak mau di beli jangan di pegang! "" Ucap salah satu pegawai.
"" Ah, maaf tapi saya cuman lihat lihat"" Jawab Chika.
"" Kalau tak mau beli keluar dari sini, memang nya kau bisa membeli baju yang mahal dan elegan seperti ini? "" Cibir nya.
"" Anda pegawai? "" Tanya Chika datar
"" Iyah, aku pegawai "" Jawab nya sombong.
"" Hanya pegawai, aku pikir Bos nya, Ck ck ck pegawai saja se sombong ini, apa lagi Bos nya? "" Tanya Chika membalas mencibir.
"" Apa katamu?! Tapi setidak nya aku lebih baik dari mu! Aku elegan tidak seperti dirimu yang begitu kucel! "" Ejek sang pegawai.
"" Bisa tolong lihat yang ini, saya suka motif nya"" Pinta Chika pada pegawai itu.
"" Lihat bandrol harga nya, memang nya kau sanggup membelinya? ""
"" Aku ingin ini, nanti ada seseorang yang akan membayar nya""
"" Siapa? Kakek tua? Kau simpanan yah? "" Cibir nya lagi
"" Aku bilang tolong bungkus kan! ""
"" Jangan menyuruh ku! "" Ucap pegawai itu dengan Nada tinggi dan membanting baju yang ada di tangan Chika sampai mengenai tangan nya dan memerah.
"" Aww"" Pekik Chika.
"" Kau orang rendahan berani menyuruh ku hah?! ""
"" Siapa yang kau bilang rendahan? "" Tanya seorang pria yang sudah dari tadi menyaksikan adegan itu.
Chika langsung menoleh ke arah belakang, dan pegawai itu langsung kaget melihat Bos Besar mereka.
Alex berjalan mendekat ke arah Chika, memeluk pinggang nya dan mencium rambut nya.
Sedangkan sang pegawai terlihat pucat melihat Alex, terutama saat melihat gadis yang dari tadi dia ejek ternyata punya hubungan dengan Alex, bahkan Alex terlihat sangat menyayangi Chika.
"" Sudah... Tapi baju nya... "" Chika melihat baju yang sudah ada di lantai dan kotor.
"" Ouh? Kenapa bisa jatuh? Kau tak hati hati? "" Tanya Alex pada Chika namun tatapan tajam melayang pada sang pegawai, dia langsung tunduk.
"" Itu... ""
"" Aku ingin duduk"" Ucap Alex,
"" Ba... Baik Tuan! "" Ucap Bos dari Toko itu, dia langsung membawa kursi dan Alex pun duduk, dia pun menyuruh Chika duduk di pangkuan nya.
"" Dia mengejek dan mencibir mu? Aku harus apakan dia? "" Tanya Alex, pegawai itu langsung gemetar hebat.
"" Aku tidak mau kau lakukan apapun pada nya, hanya saja baju yang aku mau sudah kotor, padahal motif nya bagus, sayang sekali... "" Jawab Chika mengeluarkan Wajah sedih.
"" Ouh, kenapa kau melakukan itu? Apa kau tidak tau? Kalau dia... Adalah calon istriku?! "" Tanya Alex mengeluarkan nada tertinggi nya, membuat semua orang tunduk, terutama sang pegawai yang mulai tak bisa berdiri.
Brukkkk... Tubuh pegawai itu jatuh dan menunduk.
"" Maaf! Maaf Tuan! Saya... Saya tidak tau! Saya mohon maaf! Nona saya minta maaf! Saya... Saya tak tau! "" Ucap sang pegawai sujud.
Chika hanya menggeleng.
"" Mau aku, tau siapapun yang datang kemari, kau tetap tak boleh memperlakukan pelanggan mu dengan seperti itu hanya karena penampilan nya yang kucel, atau lusuh, kau harus ingat pada bunga mawar, dari luar terlihat berduri dan berbahaya, tapi dia punya aroma yang lebih wangi dari bunga lain, penampilan boleh sesuai selera, bahkan bisa menutup siapa kita sebenarnya, ingat jangan perlakukan orang lain semena mena lagi hanya karena penampilan nya, bisa saja orang yang kau Hina, kau ejek dan kau Cibir lebih berkuasa dari mu, jadikan ini sebagai pelajaran mu untuk nanti, ini bisa merugikan mu dan juga orang lain, mungkin saja sekarang kau bisa di pecat, lalu Toko ini tak akan berjalan lagi karena berfikir ada banyak pelayan toko yang tak sopan, itu juga bisa merugikan orang lain, ingat! Penampilan bisa menipu mu! "" Ucap Chika panjang lebar
Alex dan semua orang yang ada di sana hanya diam mendengar ucapan Chika yang seperti orang tua yang menasehati anak nya.
"" Kenapa? "" Tanya Chika bingung dan polos.
"" Ahahaha, kau lucu sekali! Menggemaskan "" Ucap Alex sambil tertawa, semua yang ada di sana langsung membulatkan kedua mata nya, ini pertama kali nya Alex tertawa.
"" Ayo, cari yang lain saja baju nya ""
"" Baiklah... ""
"" Dan kau, ku maaf kan kali ini! Tapi jika terjadi lagi aku akan memecat mu dan membuat mu tak bisa bekerja di mana mana! "" Ucap Alex menatap tajam