Sweet President'S Love

Sweet President'S Love
Episode 22 [ Papa]



"" Kak... Kakak Jessica? ""


"" Kamu masih ingat sama kakak yah? ""


"" Mama? Kenapa mama ada di sini? "" Tanya Chika.


"" Mama cuman mau nemenin kamu, pasti gak ada temen kan? Alex nya juga masih kerja "" Jawab Mama Jessica.


"" Kak Jessica, dia... Dia putri mu? "" Tanya Clara


"" Iyah, dia putri ku""


"" Kaka, kaka selama ini kemana aja? Aku selama ini cari kaka tapi gak pernah ketemu"" Ucap Clara pada Jessica.


"" Kamu gak perlu cari kaka, kaka udah tau semua yang terjadi di keluarga ini""


"" Kaka, dia... Masih ada di RSJ, tadi aku ketemu sama kaka, dia gak ingat sama aku kak"" Jawab Tante Clara dengan lemah.


"" Ma, duduk dulu nanti Chika bikinin teh hangat buat mama sama tante"" Ucap Chika lalu pergi ke dapur.


"" Gimana? Tapi dia udah mendingan kan? "" Tanya Mama Jessica.


"" Dia udah mending, cuman pas aku ke sana, terus liat dia, dia tanya aku siapa, dan saat aku bilang aku adik nya, dia jawab aku tak punya adik, aku sedang menunggu istriku datang menjengukku ke sini, itu yang dia jawab, aku langsung menangis mendengar itu, tadi nya aku ke sini karena ingin memberi tahu Alex soal ini""


"" Andika, dia memang sangat mencintai Karin, apapun pasti akan dia lakukan demi nya""


"" Aku takut, kaka tak bisa sembuh""


"" Jangan bicara seperti itu, aku yakin dia bisa sembuh! "" Jawab mama Jessica meyakinkan.


"" Aku takut, ini akan menambah trauma yang lebih dalam lagi untuk Alex, setelah kehilangan Mama nya, lalu di di khianati oleh perempuan brengsek itu! Terus kaka juga tak bisa sembuh, aku takut dia semakin trauma dan akan menambah penyakit bagi nya""


Chika yang baru saja selesai menyeduh teh dan akan mengantarkan teh itu pada mereka tiba tiba berhenti saat mendengar hal itu.


(Apa? Mas Alex punya penyakit? Trauma?)


Batin Chika.


"" Penyakit? Alex punya penyakit apa? ""


"" Dia... ""


"" Biar aku yang ceritain Tan"" Ucap seorang pria dari arah pintu masuk.


Dengan kompak semua melihat ke arah Raider.


"" Biar aku yang jelasin""


"" Raider? ""


"" Kok kamu udah pulang? Mas Alex nya mana? "" Tanya Chika


"" Gimana? "" Tanya Mama Jessica.


"" Waktu mama Karin meninggal, Kakak sangat terpukul atas kepergian mama, dan itu membuat nya trauma, kehilangan orang yang sangat dia sayangi dan cintai lagi, kaka mengidam penyakit CPTSD""


"" Penyakit apa itu? "" Tanya Mama Jessica


"" Complex post traumatic stress disorder"" Yang di jawab oleh Chika.


"" Benar""


"" Penyakit ini merupakan penyakit psikologis seseorang, dia mengalami sebuah kenangan pahit dari masa kecil yang terulang lagi saat dia dewasa, siapa... Orang kedua yang meninggalkan Mas Alex? "" Tanya Chika.


"" Dia... ""


"" Mantan calon istriku"" Jawab Alex dari belakang, dengan kompak semua melihat nya.


"" Alex""


"" Dia adalah mantan calon istriku, tapi karena dia aku gagal menikah, dia pengkhianat pertama dalam hidup ku, namun aku tak menyangka aku dulu begitu menyayangi, mencintai dan juga takut kehilangan dia, sampai sampai karena dia pergi dari ku aku jadi menderita penyakit"" Sambung nya sembari duduk di sebelah Chika.


Chika yang mendengar itu hanya menatap Alex dengan sinis dan mendengus kesal, dia pun beranjak dari sofa dan naik ke atas.


"" Chika? Kenapa pergi? "" Tanya Alex.


"" Baka, ngapain ngomongin masa lalu mu di hadapan calon istrimu? Terus terang banget lagi, ngambek kan? "" Tanya Raider dengan senyum mengejek nya.


"" Apa salah ku? Sayang? Chika! Tunggu! "" Alex ikut bangun dan mengejar Chika.


"" Mereka... Kapan akan menikah? ""


"" Nanti, setelah Chika lulus kuliah"" Jawab Mama Jessica.


"" Tante, gimana keadaan Papa? "" Tanya Raider.


"" Papa mu... Bisa di bilang cukup baik, tapi... Juga buruk""


"" Hem, aku akan memberitahu kaka tentang hal ini dan mengajak nya untuk menjenguk papa""


"" Aku juga ikut, sudah lama aku tak bertemu dengan Andika""


"" Entah dia masih ingat atau tidak""


"" Dia harus ingat""


"" Akan sulit membuat Papa ingat lagi"" Jawab Raider.


"" Aku dengar rumah sakit jiwa itu selalu memberikan layanan buruk terhadap pasien"" Imbuh Tante Clara.


"" Aku tau, tapi apa mereka berani melakukan itu pada Papa? Mereka tau siapa Papa sebenarnya, lagi pula saat aku dan kakak menjenguk Papa, dia baik baik saja"" Jawab Raider.