Sweet President'S Love

Sweet President'S Love
Episode 20 [ Ciuman]



"" Jawab lah, aku tak akan melakukan apapun pada mu, kenapa kau takut? "" Tanya Raider lagi.


Namun Alika masih tetap diam, dan itu malah membuat Raider merasa marah dan di acuh kan, dia meminggirkan mobil nya dan berhenti.


"" Kenapa berhenti? "" Tanya Alika, saat dia akan melihat ke arah Raider tiba tiba wajah Raider sudah mendekat pada nya.


Alika langsung terkejut dan membulatkan kedua mata nya.


"" Baru mau bicara? Lalu kenapa dari tadi kau hanya diam saja? "" Tanya Raider.


"" Ma... Maaf! Aku... Aku hanya takut salah bicara"" Jawab Alika.


"" Alasan yang konyol"" Jawab Raider menjauh.


Raider kembali melajukan mobil nya.


"" Di mana? "" Tanya nya lagi.


"" Di sebuah kosan""


"" Kosan? Di mana? ""


"" Nanti... Saya arahkan.. "" Jawab Chika sedikit gugup.


_______


Setelah cukup lama, Akhirnya mereka tiba di sebuah kosan perempuan, di sana cukup ramai dengan perempuan.


"" Kosan perempuan? ""


"" Iyah""


"" Nomor berapa? ""


"" 15""


Tanpa menjawab lagi, Raider memasukan mobil nya kedalam jalan yang cukup besar, muat untuk 1 mobil dan satu lagi motor di samping nya, dia pun mencari nomor rumah Alika.


"" Kamu tinggal sama siapa? "" Tanya Raider.


"" Ibu""


"" Ayah mu? ""


"" Bapak... Dia nikah lagi sama perawan"" Jawab Alika yang sontak membuat Raider melihat nya.


"" Itu rumah saya di sebelah sana"" Ucap Alika menunjuk rumah berwarna telor asin.


Tanpa bertanya Raider langsung mengarahkan mobil nya ke arah sana, Alika langsung turun dari mobil Raider.


"" Makasih... udah mau antar saya"" Ucap Alika setelah turun.


"" Hem"" Dan hanya di jawab itu oleh Raider, dia pun pergi dari sana.


"" Dingin banget"" Gerutu Alika, dia pun berjalan dari sana.


Sebenarnya itu bukan rumah Alika, dia hanya ingin keluar dari mobil itu, auranya menyeramkan menurut nya.


______


Di sisi Chika, dia sedang sibuk menyuapi calon suaminya itu, Alex memangku tubuh Chika, tapi mata nya masih fokus pada Laptop nya.


"" Kalau dekorasi nya kayak gini gimana sayang? "" Tanya Alex menunjukan foto sebuah dekorasi pernikahan.


"" Gak terlalu mewah apa? "" Tanya Chika memasukan nasi ke dalam mulut nya.


"" Berapa? ""


"" 6 milyar"" Chika langsung tersentak kaget dan batuk.


"" Hati hati makan nya! "" Tegur Alex, dia memberikan minum pada Chika.


"" Apa?! 6 milyar kamu bilang sedikit Mas! ""


"" Iyah, ini aja yah sayang? Mas suka"" Pinta Alex.


"" Ya udah deh Mas, bukan aku juga yang biaya in, terserah kamu deh"" Jawab Chika menyuapkan nasi lagi ke dalam mulut nya.


"" Makanan Ku itu""


"" Ouh iyah lupa, maaf Mas""


Alex diam, memperhatikan gerakan bibir itu yang sedang mengunyah dengan pelan, gerakan gerakan yang begitu menggoda, membuat Alex tak tahan ingin menyantap nya, tiba tiba... hap!


Alex mencium bibir mungil Chika saat dia masih mengunyah, dengan spontan Chika menelan makanan nya, Alex langsung menggigit bibir Chika yang membuat Chika harus membuka mulut nya, Alex mulai menjelajahi mulut Chika, lama kelamaan Chika pun membalas Ciuman Alex dengan menyesap bibir bawah nya, membuat ciuman itu semakin bergairah, Tangan Alex pun tak tinggal diam, dia membuka satu persatu kancing baju Chika, dan mengarah pada dua bongkahan dada yang tak terlalu besar, meremas nya dengan lembut, Menggigit leher dan menghisap, namun tiba tiba bayangan malam itu pun terlintas dalam pikiran nya, tiba tiba tubuh Chika bergetar seperti ketakutan.


"" Mas... ini di kantor... "" Ucap Chika berusaha menghentikan Alex.


"" Lalu kenapa? "" Tanya Alex masih sibuk dengan leher jenjang dan putih itu.


"" Mas... lepas ahk, Chika mau pulang! "" Ucap Chika sedikit meninggikan suara nya.


Alex langsung menghentikan aktivitas nya, dia tau Chika masih takut pada nya.


"" Baik, aku lepas"" Ucap Alex


Chika kembali mengancingkan kancing baju nya dan turun dari pangkuan Alex.


"" Sekarang? "" Tanya Alex.


"" Iyah, Chika mau mandi Lengket""


"" Ya udah, hati hati""


"" Iyah""


"" Eh? Pergi gitu aja? ""


"" Terus? ""


"" Ini nya mana? "" Ucap nya menunjuk pipi.


Chika hanya menggeleng kepala nya dan langsung mencium Alex.


Cupppppp... satu kecupan lembut mendarat di pipi Alex


"" Makasih Istri ku sayang"" Ucap Alex kembali mencium Chika.


"" Chika berangkat sekarang""


"" Hati hati""


"" Iyah"" Chika pun pergi dari sana meninggalkan Alex, sedangkan Alex masih melihat sosok Chika sampai dia tak terlihat.


(Seperti nya... kau memang cinta ku...)


Batin Alex.


Saya harus sering up, makasih buat kaka kaka yang sudah mau mampir, jangan lupa tinggalin jejak 👣 yah, makasihhhh🥰😘