Sweet President'S Love

Sweet President'S Love
Episode 24 [ Jodoh]



Pagi hari pun tiba, sang surya sudah terbit dengan sinar nya yang menghangatkan kulit, Chika bangun dari tidur nya dan masuk ke dalam kamar mandi, setelah selesai mandi dan memakai pakaian, Chika pun membangunkan Alex.


"" Mas, bangun udah pagi"" Ucap Chika menggoyang goyang tubuh Alex.


"" Iyah, Bangun"" Jawab Alex dengan mata masih tertutup.


Dia pun bangun dari tidur nya, duduk dengan keadaan setengah sadar.


"" Hari ini jadi jenguk Papa? "" Tanya Chika.


"" Jenguk kemana? "" Tanya Alex masih tak sadar.


"" Di RSJ Mas! Bangun dong Mas! "" Teriak Chika.


Dengan sigap Alex bangun dari duduk nya dan melangkah ke arah kamar mandi.


"" Ish! Nyebelin""


Chika pergi dari kamar itu, setelah menyiapkan baju untuk Alex, info setelah Chika ada di sana Alex ngasih tugas buat Chika untuk terus menyiapkan baju buat dia.


Chika turun ke bawah, dia sudah melihat Raider duduk di sofa dengan sebuah koran di tangan nya, dan juga secangkir teh hangat di samping nya.


"" Wah, udah kayak yang punya istri sama anak aja"" Ledek Chika.


Raider langsung melayangkan lirikan tajam pada nya.


"" Apaan sih? Punya calon nya juga belum"" Jawab Raider.


"" Masa sih? Bohong nya keliatan banget""


"" Terserah mau percaya apa enggak"" Jawab Raider dengan wajah kecut nya.


"" Cuman bercanda, gak perlu marah""


"" Gak berani marah""


"" Kenapa? ""


"" Nanti singa nya ngamuk"" Chika mengerutkan dahi nya, bertanya tanya siapa singa yang Raider maksud.


Dia pun langsung mengingat sosok calon suaminya yang memang suka galak pada Raider.


"" Ouh, maksud mu Mas Alex Toh, emang dia suka marahin kamu? ""


"" Sering, banget malah""


"" Hah? ""


"" Udah beres belum ngomongin orang nya? Ayo sarapan? "" Tanya Alex dari belakang, dia langsung menggiring tubuh Chika ke arah meja makan.


"" Eh? Mama belum pulang ternyata? "" Tanya Chika saat melihat Mama Jessica masih ada di sana.


"" Iyah sayang, nanti kan mama juga mau ikut jengukin Mas Andika""


"" Ya udah, kita sarapan sekarang""


Di saat perjalanan Raider menuju ke perusahaan, dia tak sengaja melihat Alika berada di pinggir jalan menunggu angkutan umum.


"" Dia... Tunggu angkutan umum kah? "" Tanya Raider, dia pun melajukan mobil nya menghampiri Alika.


Alika menatap bingung pada mobil yang berhenti tepat di depan nya.


"" Mobil siapa? Kok kayak pernah liat? "" Tanya Alika.


Tak berselang lama, kaca jendela mobil pun turun dengan perlahan, Alika langsung membulatkan mata nya saat melihat pengendara mobil itu ternyata Raider.


(Apa?! Kenapa dia...?!)


Batin Alika membulatkan kedua mata nya.


"" Nunggu angkutan umum? "" Tanya Raider.


"" Iyah... "" Jawab Alika pelan.


"" Masuk mobil ku, aku akan mengantar mu sampai ke kampus"" Ucap Raider.


"" Apa?! Tidak... Tidak perlu! Saya... Saya akan menunggu angkutan umum saja"" Jawab Alika spontan.


"" Memang nya ada masalah jika kau ikut dengan ku? Menunggu angkutan umum lewat akan sangat lama, kau mau terlambat dan tak bisa masuk kampus? Lagi pula aku tak akan melakukan apapun pada mu! Aku tak akan memakan mu! "" Jawab Raider marah.


Alika hanya berdecit mendengar kemarahan Raider.


"" Masuk mobil! "" Titah Raider memasang wajah galak nya.


"" Baik Pak! "" Alika langsung masuk ke dalam mobil Raider.


Setelah Alika masuk, Raider langsung melajukan kembali mobil nya.


"" Huhh... "" Alika membuang nafas lega setelah mobil melaju.


(Serem... )


Batin Alika.


"" Ngapain coba harus ketemu sama Tuan Muda galak ini... "" Gumam Alika


"" Kau bilang apa? "" Tanya Raider sedikit mendengar gumaman Alika.


"" Tidak! Saya... Tidak bilang apa apa! "" Jawab Alika Spontan.


"" Awas ngomong macam macam! "" Ancam Raider.


Dan Alika hanya mengangguk, Raider kembali melihat ke arah depan jalan, sampai akhirnya mereka pun sampai di kampus Alika, dengan buru buru Alika keluar dari dalam mobil Raider.


"" Terimakasih Tuan sudah mau mengantar saya! Permisi! "" Ucap Alika, dia pun berlari dari sana menjauh dari Raider.


"" Perlu lari secepat itu? Lagi pula aku tak akan melakukan apapun pada mu"" Ucap Raider menatap punggung Alika.