Stuck Between Two Worlds

Stuck Between Two Worlds
pembuatan dungeon



pada pagi hari ini mereka bertiga mendapatkan pesan untuk segera langsung menghadap kepada tetua guild yaitu nenek sylkia.


"terimakasih atas bantuan kalian, kalian akan aku berikan hadiah 100 keping emas" ucap nenek sylkia sambil memberikan sebuah kantong berisi emas.


"terimakasih atas hadiah nya, kami akan menerimanya dengan senang hati " ucap dian sambil menerima sekantong emas itu.


"Btw, kalian katanya kembali dengan cepat dari pertarungan itu... lalu kalian jalan jalan ke mana lagi setelah itu?? " ucap nenek sylkia dengan nada penasaran.


"kami hanya pergi ke pasar untuk beli kue" ucap ria.


"apa??! maksudnya kalian pergi ke toko kue di distrik selatan yang terkenal itu?!" ucap nenek sylkia terkejut.


"yah... " ucap mereka berempat.


(btw, zhaky juga ada disitu)


"teganya kalian... uhh, kalian ga belikan aku oleh-oleh " ucap nenek sylkia berdrama.


"tunggu dulu, kenapa nenek tua ini jadi baik sama kami" ucap mereka bertiga dalam hati sambil melirik kearah zhaky, dan terlihat zhaky hanya tersenyum cengingisan.


"baiklah kalo gitu hari ini ayo kita sarapan dibawah dan lanjut berkeliling " ucap ria sambil tidak sabaran ingin pergi kebawah untuk Makan.


mereka berempat pun turun kebawah untuk sarapan.


"kali ini apa yang akan kita lakukan? " ucap vinda.


"ehm... kalo aku kepingin bikin sesuatu " ucap dian.


"mau bikin apa?? kan kekuatan kita terbatas tohh" ucap vinda.


"apa yang kalian bicarakan " ucap ria bergabung ke dalam obrolan.


"ini, katanya dian mau membuat sesuatu.. " ucap vinda.


"sesuatu?? apakah seperti jebakan?! aku dulu sering banget lihat di film-film mummy" ucap ria.


"tunggu dulu, kenapa kau nyambungnya ke jebakan sihh... " ucap vinda bingung.


"jebakan yahh.... " ucap dian sambil berpikir akan sesuatu.


"Oh, ternyata begitu.... aku ada ide, bagaimana kalau kita membuat dungeon?" ucap dian dengan percaya diri.


[setelah sarapan]


"apa!! membuat dungeon?! " ucap zhaky kaget akan keputusan yang diucapkan mereka.


"yah, kami akan mencoba membuat dungeon " ucap dian.


"jadi, siapa yang punya ide gila itu? " ucap zhaky melirik kearah mereka bertiga.


"maksudmu ide yang jenius itu? aku yang mengusulkanya " ucap ria kegirangan sambil merasa bangga.


"uhh, kalo gitu apa kalian udah berbicara kepada tetua guild tentang ini? " ucap zhaky.


[diruangan tetua guild]


"apaa?! kalian ingin pergi selama seminggu?! lagian ga ada manusia yang bisa bikin dungeon... itu mustahil, tapi... yah.. kalian memang kasus ga wajar sihh" ucap tetua guild.


"jadi apakah boleh?! " ucap dian.


"kalo gitu nanti aku kasih oleh-oleh kue dari toko di daerah selatan kerajaan" ucap ria.


"hehehe... baiklah, kalo gitu hati-hati... " ucap tetua guild.


mereka lalu keluar dari ruangan tetua guild.


"sejak kapan tetua guild jadi baik begitu? " ucap ria.


"bukankah sejak kita tahu kalo dia membela kita pada hari itu? " ucap vinda.


"yah, aku tidak menyangka kalo dia melindungi kita dari pihak kerajaan" ucap dian.


[-]


"ayo kita berangkat " ucap dian sambil menepuk bahu zhaky.


"hoo... hubungan mereka sudah lumayan baikan yahh" ucap vinda dalam hati sambil melirik kearah mereka.


"yah, mungkin karena dian yang terlalu semangat membuat dungeon " ucap ria.


"argh!! " teriak vinda terkejut seakan isi kepalanya terbaca oleh ria.


mereka akhirnya pergi menggunakan kereta kuda ke arah gurun barat, perjalanan mereka pun berlangsung selama 3 hari 3 malam dan akhirnya sampai pada hutan suci barat (ciptaan ria).


"Wahh... akhirnya kita sampai juga di hutan ini" ucap ria.


"Oo... tempat ini seperti hutan another world di game mmorpg yang aku buat dulu" ucap vinda.


"kau benar, ini begitu mirip... Btw, kita sampai di tengah lokasinya kapan?? " tanya ria.


"ehm... menurutku kita akan sampai pada hari senja" ucap vinda.


mereka pun sampai pada saat hari mulai senja di kedalaman hutan yang mulai menggelap.


"itu adalah pohon besarnya, kalo gitu kita menginap disini saja hari ini" ucap zhaky.


[keesokan pagi]


"jadi, untuk proyek kali ini aku akan membuat dungeon dengan kesulitan yang sangat sulit. tapi taruhan dari nyawa tersebut adalah item yang sangat bagus, apakah kalian siap?? " ucap dian.


"okee" ucap ria, vinda, dan zhaky.


"untuk vinda, kau membuat item... untuk ria, kau membuat monster dan mengisi kekuatan item... dan untuk zhaky, kau boleh mencoba ujicoba menggunakan item yang akan aku berikan... kalau tugasnya hanya akan mendesain tantangan dan struktur labirin dalam dungeon " ucap dian panjang lebar.


mereka pun mulai berbagi peran dan mulai menciptakan dungeon, mereka menggunakan 500 poin untuk mengambil kekuatan mereka. dian menghampiri zhaky dan meminjamkan item kalung silver kepadanya, itu adalah item rank S yang dapat membuat statistik pengguna nya meningkat hingga 10x lipat dan dapat berteleportasi ke titik yang ditentukan disaat HP tinggal sisa 0,5% hingga 1‰.


dian menciptakan pintu masuk ke dalam dungeon dengan altar dan di atas altar ada 6 cincin kristal emas dengan warna yang berbeda sebagai kunci masuknya.


di ruangan lantai pertama hingga ke-10 terdapat labirin dan di setiap lantai terdapat kunci emas untuk membuka hadiah item dari peti secara acak dengan rank D hingga C (atau tier 6 hingga 7).


di ruangan lantai ke-11 hingga ke-20 terdapat banyak monster dan bos monster yang harus dibunuh untuk mendapatkan hadiah peti acak dengan rank C hingga B (atau tier 7 hingga 8)


di ruangan lantai ke-21 hingga ke-30 terdapat labirin dan banyak monster di setiap lantai juga bos monster di lantai 30, hadiahnya adalah item acak rank B hingga A (atau tier 8 hingga 9)


lantai bonus ke-31 berisi guardian yang harus dibunuh dan mendapatkan hadiah acak rank A (atau tier 9)


di ruangan lantai lanjutan ke-32 hingga ke-40 terdapat iblis dan komandan iblis yang harus dibunuh untuk mendapatkan peti hadiah acak rank A hingga S (atau tier 9 hingga 10)


di ruangan lantai ke-41 hingga ke-48 adalah gabungan iblis dan monster yang harus dibunuh, dan lantai ke-49 adalah ujian terakhir yaitu gabungan serangan dari labirin, jebakan, moneter, iblis, dan raja iblis. hadiahnya adalah item acak rank S (atau tier 10)


dan terakhir ruangan lantai ke-50 yaitu bos terakhir 'seorang malaikat jatuh' hadiah penaklukannya yaitu item rank SS+ (atau item tier 15) berupa lingkaran cahaya malaikat yang aktif jika digunakan.


di sisi lain, vinda menciptakan Banyak item berupa gelang, cincin, kalung, mahkota, tongkat, busur panah, pedang, perisai, dan hadiah utama yaitu lingkaran cahaya malaikat.


ria juga demikian pula membuat banyak makhluk seperti monster, mobs, hewan sihir, golem, iblis, bahkan malaikat. setelah itu ia menanamkan kekuatan alam bahkan energi kehidupan kepada item-item yang telah ditentukan.


zhaky pun mencoba menggunakan item yang di beri oleh dian untuk ujicoba dungeon di setiap lantainya.


"Arghh... dungeon benar-benar.... sangat menyusahkan!!!" teriak zhaky.


"Hahaha, item yang ada juga bagus kok, jadi sepadan dengan taruhan nyawanya" ucap dian.


"kau benar.... tapi, bukankah ini terlalu susah? " ucap zhaky.


"knapa?? " tanya dian.


"apakah di setiap lantai tidak bisa melakukan teleportasi kembali? lagian tidak ada yang bisa menggunakan sihir seperti itu jadi, bagaimana caranya kembali? apakah harus melewati lantainya kembali? " tanya zhaky.


"kau benar, ini terlalu susah... tidak ada cara kembali, kalau gitu aku akan membuat jalan teleportasi di setiap lantai kelipatan sepuluh" ucap dian.