Stay Gold (Miwaku Tekina Moon Light)

Stay Gold (Miwaku Tekina Moon Light)
Stay gold bab 8



Demi apapun rasanya hati ini butuh asupan nutrisi. sedikit belaian dirambutku yg hancur oleh wanita siluman tepung mendoan.


Aku berjalan dengan langkah gontai, kepalaku terasa cenat cenut mungkin akibat ditarik-tarik.


Hingga langkah ini terhenti oleh suara yg memanggil namaku


"Kimberly"


Sontak aku menoleh.


aku tak bisa menahan perasaan ini.


Bibirku membentuk garis kurva menampilkan senyum pada sosok yg memanggil namaku itu


"kim Taehyung"


Kaki ini dengan cepat berlari ketika mataku bersirobok dengan netra onyx miliknya


Tubuh mungil ini menerjang sosok yg kurindukan, mendekapnya erat seakan tak ingin kehilangannya


Demikian pula dirinya tak kalah erat memelukku


"Tae.. aku rindu"


"aku juga"


aku tak berbohong ketika aku bilang rindu, aku memang sangat merindukan namja pemilik senyum kotak ini


namja yg selalu menghangatkanku, menghiburku dan membantu pekerjaan sekolahku dulu.


Hampir satu menit melepas rindu. aku melepas pelukan ini. Kutatap manik indahnya yg tajam dan kedua telapak tanganku menyentuh pipi tirusnya, bahkan dapat kulihat matanya kini berkaca-kaca


"hei, kau terlihat semakin culun saja" ia hanya tersenyum


"aku sudah hampir sebulan diKorea tapi kau tidak sekalipun menemuiku, bahkan aku tak tau jika kita satu kampus"


Tambahku


Dia kemudian memegang kedua tanganku yg bertengger di pipinya


"maaf, aku belum sempat. Oh ya, ngomong-ngomong kau terlihat semakin cantik setelah hampir 3 tahun kita tidak bertemu"


Netra kami masih bertemu, aku masih betah berlama-lama memandang wajah tirusnya


"iya, memang. Aku tak pernah terlihat tampan"


tangan kami mulai terlepas, dapat kulihat ia tengah mengulum senyum mendengar kata-kata absurdku


"kau itu, tak berubah dari dulu ya"


Tangannya terulur mengacak rambutku


Kim Taehyung sahabatku yg senyumnya mampu membuat langitku yg gelap berubah menjadi biru berwarna


setelah pertemuanku dengan Taehyung aku memutuskan mmenemmmmui sahabatku tersayang yg berambut pirang


terrnyaaataaaaa. Iaaaa tengah duduk manis dikelas


"oediya eodiya heeeii baby baby oooo"


"diam kau"


aku menghentikan lagu yg kukarang 2 detik yg lalu


"wae wae wae kau kenapa sayang? lagi dapet ya?" tanyaku sedikit menggoda seo ja


Bibirnya dimanyunkan membuat tanganku gatal untuk tidak menariknya


"yak! Kimmy siratu ular, appoooo..."


Dia menjerit memegang bibirnya yg kutarik itu


"hahaha, siapa suruh manyun manyun, kau tau kau itu jelek" aku semakin meledknya


"tau ah males" dia memiringkan badannya menghadap tembok


"ada apa sayangku?"


"gausah manggil sayang-sayang jyjyq aku mendengarnya"


"hei, tak mau bicara kupotong rambutmu"


Ancamanku mampu membuat dia kembali menghadapku


"kau tega sekali merebut calon suamiku" dahiku mengerut


"jangan bertele-tele kujitak kau nanti"


"KENAPA KAU BERKENCAN DENGANNYA DAN KUDENGAR KABAR KALIAN PACARAANN" dia berteriak memasang muka sok sedih


"ya ampun ternyata kau sama saja kemakan gosip murahan itu seo, siapa yg bilang aku pacaran? Aku tidak pacaran dengannya"


"lalu?"


"dia menjebakku" jawabanku sukses membuatnya menganga


"kita bahkan baru kenal, tak mungkin juga aku bisa berpacaran dengannya"


Sargahku


"aku sebenarnya tidak masalah sih. bukannya seperti itu, aku heran saja, Suga yg terkenal dingin kepada perempuan tiba-tiba berkencan dengan orang yg baru saja dia kenal. Dan yg kukhawatirkan, kau akan diserang oleh para fansnya" raut wajahnnya kini terlihat khawatir


Pasalnya yg dikatakan seoja sama seperti yg Riana bilang