
"sialan lo, gara-gara lo gua jadi dimarahin bokap gua, dasar ******"
Taehyung hanya diam mendapat perlakuan dari teman-temannya ini
Ia tak melawan sedikitpun ketika ia diteriaki kata-kata kasar oleh mereka
Sesekali kepalanya ditoyor lalu mendapat tamparan keras dari teman perempuannya ini
Selain ia tak mau dapat masalah, Taehyung terlalu sadar kalau lawannya ini adalah perempuan
Namun tiba-tiba seorang laki-laki menghampiri mereka
"kenapa ini SinB? "
"kevin lihat, dia bikin ulah lagi.
Bisa-bisanya dia tidak mengerjakan tugas yang diberikan dosen padaku.
Akhirnya aku tak dapat nilai dan aku dimarahi papaku, sekarang aku dihukum tidak boleh memakai fasilitas apapun"
Wanita itu merengek sembari bergelayutan manja dilengan Kevin
"dasar bodoh, kau mau cari gara gara huh? "
"aku lupa sungguh"
"halaaahhh... Alasan saja, lagipula kenapa orang miskin sepertimu ini bisa bersekolah dikampus elite ini?
Huh, tentu saja untuk kita pergunakan kan?"
Taehyung geram, namun ia tetap mencoba untuk tidak emosi
Ingin sekali rasanya dia mengutuk laki-laki yang telah mengatainya ini
Bugh..
Bugh..
Bugh..
"akkghh.. "
Tiga pukulan dilayangkan Seorang Kevin jang kepada Taehyung yang malang ini mengenai wajahnya
Tak punya rasa iba sedikitpun, ia malah melayangkan kembali sebuah tendangan ke perut Taehyung
Membuat sang empu sedikit terpental
Taehyung terjatuh sembari memegang perutnya yang seakan mau hancur
Dia meringis dan sesekali menggelinjang karena sakit yang luar biasa
Belum puas sampai disitu kevin rasanya ingin menghabisi Taehyung
Kakinya terangkat untuk siap menginjak kepala Taehyung
"berani macam-macam dengan kekasihku, kau akan tau akibatnya.
Kau pantas mendapatkan ini semua.
Rasakan ini-
"berhenti"
Kimmy tiba-tiba saja datang dan menghentikan ulah Kevin
Bukh
Sebuah pukulan mendarat dipipi Kevin jang, pelakunya tentu saja Kimberly
"ini yang kau lakukan pada temanmu huh? Kau itu manusia atau binatang? Beraninya menyerang orang yang tidak bersalah"
SinB yang menyaksikan itu semua tentu saja tak bisa tinggal diam
"eh berani-beraninya ya kau memukul kevin kau fikir kau itu hebat? "
"kenapa? Kenapa aku tidak berani memukulnya sedangkan dia sudah dengan seenaknya membuat Taehyung tak berdaya?"
Kimmy tak kalah garang dari wanita ini
"dasar perempuan gak tau diri kau it-
"apa? Dasar kutil kau fikir kau itu siapa huh? Berani melawanku?"
"kau, akkkh
SinB geram tangannya sudah siap menampar pipi mulus Kimmy
namun ditahan oleh kekasihnya, Kevin jang yang masih memegang pipinya yang membiru akibat pukulan Kim
"sudah, biarkan saja tak perlu meladeni mereka ayo kita pergi"
"kalian itu sama-sama gelandangan tak pantas ada disini" Kevin menarik tangan SinB untuk pergi dari tempat tersebut
"elo tuh gembel, gembel gembel anak gembell. Gembel gembell"
Kimmy berkacak pinggang dengan gaya songongnya meledek SinB yang sudah terlihat jauh
"cah, awas kau"
Suaranya sudah terdengar samar samar karna semakin menjauh dan kemudian hilang dibalik tikungan
"Taee.. Kau tak apa? "
........
"sshh.. Aw.. Appo"
"yak, kau tahan sebentar Tae, ini akan sembuh dengan segera"
Kimmy dan Taehyung tengah berada dihalaman kampus, mereka tengah duduk berdua.
Kimmy sibuk dengan kapas dan obat merahnya untuk membersihkan luka disudut bibir Taehyung karna sedikit sobek
"nah selesai, apa masih sakit"
"sedikit"
Taehyung masih meringis menahan perih disudut bibirnya karena tetesan obat merah tersebut
"Terima kasih"
Kimmy yang tengah sibuk membereskan kotak p3k menghentikan aktivitasnya membuat netranya menatap wajah yang penuh luka itu
Taehyung yang mendapat tatapan serius itu hanya bisa tertunduk
"aku tidak mau kau sedih"
"aku sahabatmu"
Taehyung kembali menatap Kimmy
"dengar Tae, aku tidak rela mereka menyakiti sahabatku. Mereka tidak berhak memperlakukanmu seperti ini.
Kau berhak bahagia, kau berhak merasakan kehidupan layaknya orang pada umumnya. Tapi apa yang kau dapatkan selama ini? Mereka membullymu bahkan menyiksamu.
Binatang saja masih punya rasa iba terhadap sesamanya. Kita bersahabat sudah lama sekali, tapi sama sekali kau tidak pernah bercerita tentang hal ini.
Kenapa hal ini bisa terulang Tae?
Sungguh aku menyesal karena aku lebih memilih kuliah di negeri orang
Mungkin selama aku disana, kau banyak menanggung beban seperti ini
Aku menyesal.
Kenapa kau diam saat mereka memperlakukanmu? Kenapa kau masih diam? Sesabar itukah dirimu Tae?
Aku kecewa karna kau tidak pernah mau terbuka menceritakan hal apapun padaku. Kau anggap aku apa?
Kau tahu aku sangat sangat menyayangimu, kau itu sangat berharga Tae
Aku ini sahabat yang bodoh
Kemana aku selama ini ditengah kau yang tersiksa?
Maafkan aku Tae"
Air mata yang jatuh itu sangat tulus
Sungguh, Kimmy merutuki dirinya sendiri yang tidak bisa menjadi sahabat baik yang melindungi Taehyung dari pembullyan kembali
Kembali?
Yak, sewaktu SMA Taehyung suka dibully dan yang mengatasi semuanya adalah Kimmy
Mereka beda sekolah, hal itu yang membuatnya tak mengetahui hal yang menimpa sahabatnya ini
Kimmy pun tahu atas laporan dari teman Taehyung.
Setelahnya, Kimmy dengan berani menghadang orang yang telah melakukan hal tidak senonoh itu kepada Tae, ia tak segan segan melabrak dan membuat sang pelaku pindah dari sekolah Taehyung
Kalian tahu kenapa?
Karna Kimmy bilang keluarganya adalah donatur sekolah Taehyung dan ia tak segan segan untuk mengeluarkan si pelaku dari sekolah itu
Padahal sama sekali bukan
Ia pun mengancam akan memberi tahu hal tersebut kepada kepala Sekolah dan melaporkannya ke KPAI (gatau kalau di Korea) tenty saja hal tersebut membuat resah para pembully Taehyung
Dan Semenjak itu tidak ada yang membully Taehyung lagi
"Kimm, jangan seperti ini
Aku tidak apa-apa. Aku hanya tidak mau kau terlibat dalam masalahku, biarlah semua berjalan dengan sendirinya
Tinggal selangkah lagi, sebentar lagi aku akan lulus setelah mengerjakan skripsi dan aku akan bebas dari ini semua, maaf telah merepotkanmu dan
Terima kasih kau selalu ada disampingku"
Taehyung menyeka air mata Kimmy dengan ibu jarinya
Taehyung merasa sangat bersalah karna telah membuat wanita yang disayanginya menangis
"tidak, aku tidak akan biarkan itu terjadi. Tae mulai sekarang kau harus terbuka ya! Kau harus menceritakan apapun masalahmu, jangan lagi disembunyikan seperti ini"
"iya aku janji"
Kimmy memeluk sahabatnya ini yang telah ia anggap saudara sendiri
Namun berbeda dengan Taehyung, ia menyayangi Kimmy lebih dari seorang saudara
Tiba-tiba Kimmy melepas pelukannya
Apa sebabnya?
Lihat saja, didepannya Suga tengah berdiri melihat pemandangan punggung Taehyung memperlihatkan kepala si Kimmy dibahunya
"Suga"
Suga tak menghiraukan, toh dia memang hanya lewat saja. ia tetap berlalu melewati keduanya
Namun tiba-tiba tangan putih Suga ditarik oleh tangan mungil Kimmy
"kita cuma teman kok"
Suga mengernyit heran
Kemudian ia menghempaskan tangannya yg digenggam oleh Kimmy
"apa urusannya denganku? "
"kau cemburu? "
Suga melongo seketika mulutnya menganga membuat Suga tak bisa berfikir dengan jernih
"apa? Cemburu? untuk apa aku cemburu? memangnya kau siapa aku? Dasar gadis bodoh" Suga Meleos seraya menyumpal kedua telinganya dengan headseat
Kimmu hanya cengengesan menatap punggung Suga yang kian menjauh. bukan berarti dia mengerjainya
tapi itu tulus bertanya dari dalam hati
Namun tanpa tahu malu membuat Suga bergidik geli
"dia pacarmu?"
Oh ya, Kimmy melupakan sahabatnya dibelakang yang sedari tadi ia abaikan
"mm.. Bukan"
"lalu? "
Kimmy tersenyum manis sisa perjumpaannya barusan
"sudahlah, ayo kita pergi"