
Mentari datang menggantikan listrik yang telah padam.
Seorang jomblo berjalan sendirian menuju kelasnya. namun niatnya urung, rasanya ada yang kurang jika belum melihat suara kucing yang mengeong-ngeong
Kimmy menghampiri ruangan sang senior kesayangannya. Siapa lagi kalau bukan Suga
namun, matanya dibuat hampir copot.
Taehyungnya sedang dimaki-maki oleh seorang laki-laki yang dia yakini adalah
"Suga, apa yang kau lakukan dengan Taetae? "
Ia menoleh
"kekasihmu telah datang, aku cukup baik untuk mengganggu kalian. Silahkan bersenang-senang"
Suga pergi, meninggalkan Kimberly dan Kim Taehyung
"ada apa? "
Taehyung tersenyum menampilkan senyum kotaknya
"tidak, aku kekelas dulu ya"
Taehyungpun berjalan menjauh
Kimmy semakin tidak mengerti dengan tingkah kedua laki-laki ini
Namun Kimmy bukanlah gadis bodoh
Ia menyadari aroma tak sedap dari keduanya
Ia sangat yakin bahwa Taehyung akan kembali dibully seperti tempo hari
Hei singkat sekali cerita ini_-
...
"tiga lima, tiga enam, tiga tujuh, tiga tujuh, tiga tujuh setengah, tiga delapan, tiga delapan"
"hei kau itu bisa berhitung apa tidak? Hitung dengan benar"
Namja berkulit putih yang tengah melakukan push up ini seketika menghentikan aktivitasnya
"ini adalah hitungan yang benar sesuai ajaran yang diajarkan kurikulum 2020"
dua orang laki-laki itu adalah seekor kucing dan seekor kuda
Keduanya tengah berada dilapang apartement Suga, tepatnya dibelakang gedung. tempat dimana para makhluk sosial berolahraga ketika pagi dan sore
Jhope memandu Suga berolahraga, sedari tadi Suga sudah seperti anak buahnya. Baru kali ini dia menuruti perkataan seekor kuda pemakan biji bunga matahari ini, mulai dari skord jump, berlarian sampai push up
Suga saja sudah terlihat kelelahan dengan peluh yang membanjiri wajahnya. Bajunya pun kini telah basah karena mandi keringat
namun Jhope tetap bersikeras menyuruh Suga untuk tetap berolahraga
Pasalnya ia bilang tubuh Suga semakin gendut, dan perutnya semakin membuncit.
Jadi, Jhope menyuruhnya untuk berolahraga
Karena ketahuilah, Suga memang jarang berolahraga
Tau sendiri Suga itu pemalas
Suga sudah terkapar ditengah lapang dengan nafas terengah-engah, namun Jhope tetap memaksanya untuk bangun dan melakukan push up kembali
tak peduli muridnya sudah sangat kelelahan
"berikan aku sedikit waktu untuk beristirahat" suaranya sangat pelan namun masih terdengar oleh Jhope
"tidak, tidak ada istirahat. Kau akan beristirahat jika push up mu sudah mencapai seratus hitungan"
"sedari tadi kau berhitung tidak benar, kau mempermainkanku saja" Suga masih tiarap ditempatnya bagaikan anggota militer
Entah siapa yang telah menaruh sajen ditempat ini
Tiba-tiba saja sesosok kuntilanak muncul membuat kedua laki-laki ini berjingkat kaget. Apalagi Jhope, si penakut itu malah sekarang sedang menjerit ketakutan
"aaaaaaaa... Setaaaannn"
Teriak Jhope histeris
"Hei diam Kuda, kau apakan suamiku sampai dia kelalahan seperti ini? "
Itu dia, Kimmy gadis cantik
Ralat!!
Kini dia tidak terlihat cantik
Penampilannya benar-benar persis mirip kuntilanak. Bagaimana tidak, ia memakai jubah putih kebesaran entah punya siapa dengan rambutnya yang terurai acak-acakkan seperti orang gila yang tidak terawat
Lagi-lagi Suga dibuat heran oleh gadis ini
Namun, ia tidak peduli
Setidaknya Suga bisa bernafas lega karena dapat berhenti sejenak dari pecutan seorang Kusir yang bernama Jhope
Kimmy menghampiri Suga yang kini selonjoran dengan kedua tangan yang menopang badannya
"Suga kau tak apa?"
Kimmy berjongkok mensejajarkan dirinya dengan Suga
"Kau habis Syuting film horor huh? Penampilanmu menyeramkan sekali"
Tanya Jhope
Kimmy baru sadar, ia belum mengganti bajunya
Jubah yang dipakainya itu pemberian Seokjin. semalam ia mencoba bajunya dan membawanya tidur
Ia baru terbangun dari tidurnya jadinya rambutnya belum ia rapikan
"ah, iya aku baru bangun"
Kimmy hanya nyengir tanpa dosa
"apa kau haus? "
Tanya Kimmy pada Suga
"untuk apa kau kesini, aku sedang kelelahan jangan membuatku semakin lelah karena kehadiranmu"
Suga mengira gadis ini akan cepat pergi
Namun dugaannya salah
"hobi, kau harus bertanggung jawab karena membuat Suga hampir mati kelelahan"
Jhope dan Suga membelakakan matanya
Perempuan ini henar-benar ngaco
"aku hanya-"
"sekarang kau harus berlari mengelilingi lapangan ini"
belum sempat Jhope menuntaskan kata-katanya Kimmy sudah memerintahnya seraya telunjuknya berputar kearah lapangan
"hei tapi ak-"
"cepat"
"kau tid-"
"Hieeeeiiiii.... Ppaliwa"
Jhope mendengus kesal, gadis ini betul-betul berkepala keras melebihi batu
"kalau tidak, akan kupotong burungmu itu"
Aww, Jhope menjerit membayangkan aset berharganya lepas dari kandangnya.
Awalnya Jhope tak percaya
Namun, ternyata Kimmy berlari kesudut lapangan mengambil gunting rumput yang teronggok disana
Membuat Jhope semakin bergidik ngeri
"masih tidak mau menurut? Katakanlah selamat tinggal pada hobi Juniormu"
Ancam Kimmy seraya memperagakan kagiatan menggunting keudara
"baiklah baiklah aku akan menuruti perintahmu"
"sekarang kau harus berlari mengelilingi lapangan ini"
"sekarang? "
"abis monyet ganti kulit, ya sekaranglah"
Jhope manyun
"baiklah berapa putaran? "
"100 putaran"
"jangan 100" tawar Jhope
"lalu berapa putaran? "
"sekali putaran"
Kemudian kimmy menimpali
"setengah putaran"
"bersihkan sel kulit mati dan kot-toran"
"tar putar diwajah"
"bilas"
Sepertinya Kimmy dan Jhope cocok dijadikan bintang iklan skincare ini
Kaduanya asyik dengan nyanyian ala Jessica Mila sambil memeragakan gaya orang mencuci muka
Membuat seseorang yang tengah duduk dilantai lapang menaikan bibirnya sebelah, memperhatikan tingkah kedua anak manusia ini seraya memijit pelipisnya
"oy, kenapa jadi bernyanyi, kapan kau akan berlari??? " ketus Kimmy
Jhope terkekeh sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal
Dengan amat sangat terpaksa dia berlari mengelilingi lapangan layaknya kuda yang menuruti perintah sang pemilik.
Baru diputaran ke sepuluh, Jhope telah tumbang disisi lapangan, membuat sang kuntilanak berteriak mengerikan
"heiii.. Jangan tidur"
"siapa juga yang tidur, berhenti dulu aku kelelahan"
"tidak boleh. Apa kau mau benar-benar ditinggal pergi oleh burungmu itu"
Suga sedari tadi hanya diam melihat film layar lebar yang diperankan oleh bang Bokir dan Suzzana itu sembari mendengarkan musik dengan earphonenya
Jhope berdiri walau teratuk-atuk.
Sungguh ia sangat lelah. Itupula yang dirasakan Suga sedari tadi
Kimmy sedari tadi terus berhitung dengan rambut singanya yang berkali kali bergoyang tertiup angin
Hingga serasa ada gempa bumi apa, gadis itu berteriak
"aaaa.... tidaaak.... aku lupaaa... "
Jhope berhenti dari larinya
begitu pula Suga, langsung mencopot earphone dari telinganya
"ada apa? " tanya Jhope
Kimmy berlari ke pinggir lapang mengambil kantong plastik putih
"eskrimku cair"
Kedua laki-laki itu mengernyit heran
"aku lupa kalau tadi aku habis dari minimarket membeli eskrim"
Memang benar, Kimmy mucul bukan tanpa alasan. sehabis dari minimarket, kimmy melihat kedua laki-laki ini secara tidak sengaja
"hei, ini masih pagi. Apa kau akan sarapan eskrim? " tanya Suga
"memangnya salah jika aku sarapan eskrim? " kimmy kembali bertanya dengan polosnya
"tentu salah, nanti kau sakit perut"
Kimmy merasa bahagia
Kini ia tengah tersenyum malu-malu sambil sesekali menggoyang-goyangkan tubuhnya dan menutup wajah seperti anak kecil yang sedang digoda
"kamu baik sekali Suga, kau ternyata peduli padaku"
Lihatlah sekarang Jhope tengah tertawa terpingkal-pingkal membuat sang sahabat menatapnya nyalang
Ingin rasanya Suga menyumpal mulut kuda itu dengan kolor
Suga bergidik geli dengan gadis ini
"dasar tidak waras" monolog Suga
"mm baiklah, aku akan pergi dulu. Aku janji tidak akan makan eskrim pagi-pagi. Ohya, dan Aku lupa kalau aku belum mandi bye"
Memang gadis tak tau malu, bisa-bisanya dia keluar dengan penampilan bagaikan orang gila
Jika saja ini malam, pasti banyak orang yang berlari ketakutan melihatnya
J hope menghampiri sahabatnya dan ikut selonjoran
"jika kuperhatikan, dia itu mirip Yoonji ya? "
Suga melirik, kemudian memukul lengan J hope keras membuat sang empu meringis
"dia itu tidak mirip sama sekali bodoh, jauhh lebih cantik Yoonjiku daripada dirinya"
J hope terkekeh
"kau tak melihat dia itu mirip sekali dengan dirimu, mungkin jika Yoonji masih ada, dia seperti Kimmy. cantik dan periang tidak seperti dirimu.
Apa mungkin dia adalah reinkarnasi dari Yoonji? "
Pendapat yang bodoh.
Suga hanya menghela nafas.
Disadari atau tidak, Kimmy sedikit berwajah sama dengan adiknya Min Yoonji yang kini sudah bahagia di alam yang berbeda. Dia pun berpendapat sama, Yoonji pasti sudah sebesar Kimmy jika masih hidup
Tapi sudahlah, itu telah berlalu
Suga punya Jungkook. Jungkook adiknya yang terkadang sering tidak akur dengannya.
..........
*Ada bentukan kurva yang bergaris lengkung sudut bibir semerah cherrymu
Yang senantiasa bermetafora menjadi kupu-kupu kala garis itu tercipta
Pemilik muara dari jutaan rindu yang mengudara*
*Kau adalah mutiara dibalik kotak berdinding kaca berlapis emas yang tersimpan cantik disebuah museum bertuliskan "JANGAN DISENTUH"
Sedangkan aku hanyalah alang-alang dipadang rumput yang tertimbun tanaman liar dan guguran daun-daun kering*
Tak perlu dijelaskan harus ada kaki yang menghindariku
Disekitarku seakan bertuliskan "POTONG SAJA UNTUK PAKAN TERNAK"
Kimberly Hasseda
"Suga Saranghae" Kimmy bermonolog sendiri ke seberang gedung apartemen dengan membentuk tanda hati oleh kedua tangannya
teruntuk seseorang
Kimmy tengah melaksanakan kegiatan malamnya menciptakan sebuah puisi konyol yang dia tulis entah untuk siapa
Omong-omong gadis ini berada di balkon dengan beberapa camilan dan susu coklat, tentunya juga dengan alat tulisnya
Hingga menit kemudian matanya dibuat takjub oleh pemandangan langka yang ia temukan kali ini
Matanya memicing menangkap objek di seberang balkon sana
Seorang namja berkulit putih yang sedang bersila sambil bermain gitar
Kimmy yakin betul jika orang tersebut adalah
"Suga" lirihnya
Ia tersenyum simpul menatap seseorang yang berada tiga tingkat dari apartemennya
Kimmy berpegangan pada pagar balkon dengan menelusupkan wajahnya pada celah pagar seperti seorang tahanan
Suga terlihat manis dan tampan walau terlihat kecil dari tempat Kimmy melihatnya
Gadis itu meraih ponselnya yang tergeletak lalu mencari nomor dikolom kontaknya
Tring
Suga menghentikan petikan jarinya dan menarik sebelah kabel headseat yang bertengger ditelinganya
Kemudian membuka pesan yang diterimanya beberapa detik yang lalu
:"Anyeong, kau tampan sekali
Kau pasti sedang menciptakan sebuah lagu"
Suga tidak mengenal nomor ini
Tapi dari mana dia tahu kalau dia memang sedang menciptakan sebuah lagu
:"sp?"
Ngetik aja males, Suga Suga..
:"Kimberly"
Mengejutkan..
Suga mengamati setiap jendela jendela aprtemen di seberang
Dimana gadis itu tinggal?
Merasa dicari
Kimmy mengirimkan kode dengan menyalakan blith diponselnya dan menyorotkannya pada Suga menambah terang digelapnya malam
Kimmy tersenyum dan melambaikan tangannya
Tak ada tanggapan apa-apa setelah melihat kode darinya
Suga malah beralih tempat
Pergi dari balkon dan menutup pintu serta menyeret gorden agar menutupi jendelanya. Membuat Kimmy cemberut kesal
"jutek banget asli, hati aku sakit ga" dia
Berakting menangis sambil memegangi dadanya
Namun tangan kirinya merogoh camilan dihadapannya
Sakit hati obatnya makan
Tbc