Sorry I Love You

Sorry I Love You
Episode 9



" Persahabatan di Mulai ". [ 2 ]


Pagi-pagi sekali Joval sudah berada di kelas. Ia sedang belajar, suatu hal yang sangat jarang di lakukan anak-anak lain termasuk siswa-siswi kelas XI A. Pemuda ini selalu belajar seperti sekarang. Satu alasan yang membuatnya harus belajar di kelas. Rumahnya selalu ramai dengan celotehan adik perempuannya. Adik yang sangat lucu, berpipi gembul, berambut sebahu yang selalu terikat dua dan bergaya centil. Joval selalu meluangkan waktu untuk anak berumur 6 tahun itu termasuk merelakan waktu belajarnya.


Tak lama kemudian pintu kelas terbuka, datang seorang gadis berponi pagar dengan rambut berwarna cokelat tua yang di kuncir kuda. Siapa lagi kalau bukan Keyzia? Mata lebar berwarna coklat terang itu menyapa rahmah ke arah Joval. Tanpa sepengetahuan Keyzia, Joval tengah berusaha menahan tawanya. Betapa lucunya wajah Keyzia, cantik alami namun tetap memperlihatkan kesan anak TK. Joval tau persis wajah Keyzia tidak terpoles make up sedikit pun.


" Selamat pagi Jovan! " sapa Keyzia yang kita sudah berada tepat di depan Joval.


" Pagi Keyzia. Kenapa berangkat sepagi ini? " balas Jovan.


" Dari dulu gue kalo berangkat sekolah emang jam segini kok, " bantah Keyzia. Gadis itu lantas meletakkan tas punggungnya di bangkunya dan kembali menghadap Joval.


" Asik dong! Jadi gue nggak perlu duduk sendirian di kelas sambil belajar. "


" Ngapain aja lo di rumah? " tanya Keyzia heran.


" Ya ada deh, " jawan Jovan sekenanya.


" Yeeee dasar! " cibir Keyzia.


Selanjutnya Jovan dan Keyzia bergurau sambil membicarakan selera musik mereka. Sampai kelas menjadi ramai, banyak yang berbisik membicarakan kedekatan Keyzia dengan Jovan. Anak baru itu dengan mudahnya dekat dan berteman dengan pangeran pangeran Saint Peterson. Tak sedikit yang iri karena ini, meskipun baru mengenal Keyzia kemarin gadis itu sudah menjadi perbincangan hangat di SMA Saint Peterson.


Beberapa menit kemudian Rangga dan Reivan datang bersamaan. Mereka memasuki kelas dengan gaya seperti biasanya, angkuh dan menyebalkan. Jovan yang melihat itu sudah terbiasa, berbeda dengan Keyzia. Kemarin Reivan benar-benar menunjukkan sifat humorisnya dan sekarang berubah angkuh dan sangat menyebalkan. Sangat lucu.


" Hehehe, sudah biasa seperti ini, " kekeh Reivan.


Rangga tak berkomentar apa-apa, pemuda itu langsung duduk di pojok dan berkutat dengan iPod nya. Sebuah earphone berwarna putih menyumbat kedua telinga pemuda itu sehingga suara-suara lain tak dapat ia dengar.


" Apa dia selalu seperti itu? " tanya Keyzia kepada Jovan dan Reivan dengan nada polosnya itu.


" Lo pikir? Rangga memang begitu, " sahut Joval.


" Terlalu menikmati hidup, " komentar Keyzia.


Jovan dan Reivan lantas saling pandang dan terkekeh pelan. Keyzia memang berbeda dari perempuan yang lain, gadis itu selalu mengungkapkan apa yang ia ingin ungkapkan, apa adanya dan tidak berlebihan. Tutur kata yang tercetus dari bibir seksinya selalu membuat siapa saja yang mendengarnya gemas, bahasa, tubuh Keyzia mencerminkan bahwa dia sangat ekspresif. Lucu sekali.


Tak lama kemudian bel masuk menggema ke seluruh penjuru sekolah. Seketika anak-anak kelas XI A duduk di bangku masing-masing, seperti biasa mereka selalu bisa bersikap layaknya siswa unggulan. Setelah doa belajar selesai, seorang wanita cantik yang masih muda dengan senyum malaikat memasuki area XI A. Namanya Miss Nova. Guru seni musik di Saint Peterson.


......................................................


"Selamat membaca ya guys 😍😍 "


Mohon dukungannya yang teman-teman jagan lupa Like and Komentarnya. 🙏🙏


Jangan lupa Votenya ya guys 🤩🤩