Sorry I Love You

Sorry I Love You
Episode 12



Rangga dan Keyzia mengakhiri lagu mereka dengan Keyzia yang mengambil nada suara alto dan suara sopran Rangga. Seketika suara riuh mulai mengapresiasi pertunjukan mereka berempat.


Prok... prok... prokkkk....


Tepuk tangan yang sangat meriah membuat Rangga, Joval, Reivan, dan Keyzia tersenyum kikuk. Terlebih Miss Nova memberikan standing applause nya untuk mereke berempat. Sangat tidak terduga, duet kecil yang di rencanakan Reivan benar-benar berjalan mulus. Sekarang anak-anak XI A malah meminta penampilan kedua mereka.


" Kalian mendapatkan nilai A+ untuk dua pelajaran saya. Hari ini dan pertemuan berikutnya. You're so awesome! "


" Terima kasih Miss Nova. "


Setelah puas, Rangga dan yang lainnya segera kembali ke posisi mereka sebelumnya. Posisi favorite mereka di mana pun berada. Dimana lagi kalau bukan paling pojokan.


" Serius gue nggak nyangka bakalan sekeren ini! " seru Joval.


" Sama. Gue pikir Rangga sama Keyzia bakalan adu bacot di depan, ckck, " timpal Reivan tanpa dosa. Sejurus kemudian Rangga dan Keyzia memukul kepala Reivan tampa ampun.


Mereka tertawa, Rangga biasanya yang selalu jaga imagenya dan sengak itu ikut tertawa, untungnya pemuda itu membelakangi yang lain jadi tidak ada yang menyadari bahwa pemuda itu sedang tertawa. Tanpa mereka sadari, sebuah jalin persahabatan baru saja di mulai. Rangga sudah tidak canggung lagi memberikan respon ' ajaib ' di depan Keyzia. Gadis itu sendiri tidak sungkan menepuk bahu Rangga atau sekedar mencubit lengannya.


" Pertemuan pagi ini cukup sampai di sini! " Kalian boleh istirahat. "


Pintuk ruangan seni musik hampir jebol begitu mendengar kata istirahat. Keyzia dan yang lain memilih menunggu dari pada harus terinjak oleh teman-teman mereka. Setelah di rasa cukup tenang, gadis cantik itu dan ketiga pemuda tampan yang di puja-puja banyak kaum hawa itu segera menuju cafeteria.


" Hari ini gue yang traktir, sebagai perayaan atas ide gue yang berjalan mulus, " ujar Reivan.


" Waaahhhh asik tuh. Oke gue pesen macaroni cheese, pizza ukuran large, burger terus orange Juice, makanan penutupan rainbow cake, ' ceplos Joval.


" Ebuuseeettt! Bukannya gue nggak sanggup beliinya, cuma apa lo serius? apa lo sanggup ngabisin? " balas Reivan dengan tatap takjub.


" Sial! Gue beneran lapar. Tumben- tumbenan elo mau traktir kita, ya udah mumpung gue laper jadi nggak pa-pa dong. " bantah Joval.


" Iyee. Lo berdua mau apa? " tanya Reivan mengalihkan pandangannya ke arah Rangga dan Keyzia.


" Gue mau nasi goreng yang pedes sama minumnya lemon tea, " balas Keyzia.


" Gue sama kaya Keyzia deh, " ujar Rangga sekenanya.


" Okee, "


Reivan lantas memanggil waiter dan mengucapkan pesanan mereka semua. Sambil menunggu pesanan mereka tiba, mereka asik membuat lelucon. Tak bisa di pungkiri bahwa tatapan iri tertentu dari berbagai meja. Mereka asik membicarakan kedekatan Keyzia si anak baru dengan tiga pangeran Saint Peterson.


" Gue risih kalau di liatin kaya gini terus, mana pake bisik-bisik lagi, " celetuk Keyzia. Bersamaan dengan itu, pesanan mereka datang. Setelah mengucapkan terima kasih dan waiter itu pun pergi, mereka meraka melanjutkan pembicaraan yang tertunda tadi.


" Calm down. Cuek aja, kalau kata Jovan sih let it flow. Ye nggak? " sahut Reivan.


................................................


"Selamat membaca ya guys 😍😍 "


Mohon dukungannya yang teman-teman jagan lupa Like and Komentarnya. 🙏🙏


Jangan lupa Votenya ya guys 🤩🤩