Sorry I Love You

Sorry I Love You
Episode 10



" Selamat pagi, " sapa Miss Nova dengan ramah.


" PAGIII!!!!! " seru murid serentak.


" Hari ini kita belajar di ruang seni musik ya. Sebelum itu, saya lihat ada siswa baru. Hmmm... bisa perkenalkan diri kama kepada saya? " Miss Nova mengalihkan pandangannya pada gadis yang duduk di pojok paling belakang.


" Siapa yang di maksud? " tanya Keyzia polos.


" Dasar anak TK. Elo! " sahut Rangga dengan nada ketusnya.


Keyzia baru saja ingin membalas ucapan Rangga yang mengatainya dengan sebutan anak TK, namun di urungkan karena Miss Nova kembali memanggilnya. Gadis itu berdiri lantas memamerkan senyum khasnya yang seperti anak TK itu, menurut Rangga.


" Perkenalkan nama saya Keyzia Anastasia. Sayang pindahan dari kota A. "


Miss Nova terlihat mengangguk. " Hallo Keyzia, kamu bisa panggil saya Miss Nova. " jawab Miss Nova dengan senyumannya.


" Iyaa Miss. " balas Keyzia.


Setelah itu Miss Nova membuat murid-murid nya ke ruang seni musik. Banyak dari mereka yang mengeluh pasalnya di Saint Peterson memang sedikit yang menyukai pelajaran ini. Kalau hanya menyanyi saja sih bisa-bisa saja, sayangnya di Saint Peterson lebih mengutamakan bernyanyi dengan menggunakan alat musik sedangkan rata-rata dari mereka tidak bisa memainkan alat musik.


Keyzia sendiri terlibat senang. Gadis berponi pagar itu sedari kecil sudah di takdirkan untuk mahir dalam bermusik. Terbukti sebelum pindah ke Jakarta, Keyzia selalu mewakili lomba musik tingkat sekolah sampai tingkat internasional. Hebatnya lagi, gadis itu selalu menang.


" Pertama, ini di lakukan secara kelompok. kedua, setiap kelompok boleh memilih lagu apa saja. Terakhir, yang paling Bagus akan mendapatkan nilai A+ di pelajaran kali ini dan pelajaran selanjutnya.


Paparkan Miss Nova banyak membuat mereka lega namun ada juga yang mengeluh. Lega karena mereka tidak perlu tampil sendiri-sendiri dan mengeluh karena tidak yakin akan berhasil melakukan tantangan Miss Nova.


" Kelompoknya berapa orang Miss? Ditentukan atau gimana Miss? " tanya salah satu murid perempuan.


" Maksimal empat orang dan minimal tiga orang. Kalian boleh tentukan dan pilih sendiri, " jawab Miss Nova.


Ruangan kembali heboh, mereka sibuk mencari kelompok yang kira-kira bisa di andalkan. Berbeda dengan para ketiga pemuda tampan itu yang terlihat sangat santai, tentu saja mereka sudah satu kelompok tanpa persetujuan apa-apa. Keyzia sendiri sedang kebingungan, dia baru kemarin sekolah di Saint Peterson dan hanya baru mengenal ketiga pemuda-pemuda ini siapa lagi kalau bukan Rangga, Joval, dan Reivan. Tapi merasa tidak enak kalau harus meminta satu kelompok dengan mereka.


" Lo kelompok sama kita kan, Key? " Keyzia menoleh mendengar pertanyaan Reivan.


" Emang boleh? " tanya Keyzia dengan nada polosnya. Rangga, Joval, dan Reivan terkekeh pelan mendengar pertanyaan Keyzia.


" Ya boleh lah, key! kan lo temen kita. " jawab Reivan dengan seringai lebarnya.


" Seriuss? Huuuaaaaaaaa makasih ya. Gue nggak tau lagi harus gimana kalau nggak dapet kelompok, " ceplos Keyzia khas seperti anak kecil.


" Ckckck anak TK nggak dapet kelompok tinggal bilang bu guru juga di cariin kelompok kali, " sambar Rangga sengak seperti biasanya.


" Apaan sih lo! Nggak lucu! " omel Keyzia.


" Udah-udah. Lo berdua baru kenal kemarin ribut mulu, gimana dua tahun kedepannya nanti? " celetuk Jovan.


" Sok tau luu! " cibir Rangga. Jovan hanya menjulurkan lidahnya.


Para pemuda tampan beserta satu-satunya gadis cantik di antara mereka kemudian membahas lagu yang akan mereka bawakan dan dengan alat musik apa yang akan mereka gunakan nanti. Usulan Reivan yang paling sering di pakai, pemuda jangkung berdagu lancip itu tidak lagi di ragukan kepintarannya apa lagi ia merupakan pewaris tunggal Jupiter United maka tak salah jika otaknya sangat encer.


.......................................................................


"Selamat membaca ya guys 😍😍 "


Mohon dukungannya yang teman-teman jagan lupa Like and Komentarnya. 🙏🙏


Jangan lupa Votenya ya guys 🤩🤩