Sorry I Love You

Sorry I Love You
Episode 16



" Kisah Keyzia, Rangga, Joval, dan Reivan "


Mobil Rangga tiba di rumah Joval yang cukup besar, mereka lantas turun dari mobil dan masuk setelah pembantu Joval membukakan pintu untuk mereka semua. Ruang tamu langsung terlihat jelas begitu mereka melangkah masuk. Tampaknya Rangga dan Reivan sering datang kesini, buktinya mereka biasa saja. Berbeda dengan Keyzia yang terus mengedarkan pandangannya untuk sekedar melihat-lihat.


" Mau minum apa? " tanya Joval.


" Lo nawarin nih? oke, gue pesan jus apel sama di atasnya di kasih es krim, " ceplos Keyzia tanpa dosa.


" Pesen? Lo pikir rumah gue Cafeteria sekolah? Lagian di dapur nggak ada es krim, " balas Joval.


" Yeeee kan lo yang nawarin. Ya udah lah jus apel aja. "


Rangga dan Reivan hanya geleng-geleng. Jika di pikir-pikir, Joval dan Keyzia punya kemiripan yaitu cablak sedangkan Rangga lebih mirip dengan Reivan. Kebetulan yang menyenangkan.


" Kalian apa? " Joval mengalihkan perhatiannya kedua sahabatnya.


" Gue seadanya aja, " jawab Reivan.


" Gue juga, " sahut Rangga.


" Nah!! Kalo di rumah orang di tawarin minum tuh jawabnya begitu, " seloroh Joval berniat menyindir Keyzia.


" Boda amat salah siapa nawarin, " acuh Keyzia.


Joval memijat keningnya. Ternyata aslinya Keyzia selain lucu juga rese. Pemuda berwajah ala korea itu lantas meninggalkan mereka di ruang tamu dan berjalan menuju dapur.


Suasana tentu tidak hening. Keyzia dan Reivan membicarakan tokoh minion sementara Rangga hanya menimpali. Sebenarnya Keyzia membuka perbincangan dengan pertandingan sepak bola tadi malam, sayangnya Reivan tidak menonton karena ada undangan pesta ulang tahun anak teman papanya.


" Pokoknya minion itu lebih mirip larva! " nyolot Keyzia.


" Larva kan uler, masih mirip sama plankton, " sahut Reivan.


" Tapi kan bentuknya mirip, " balas Keyzia tak mau kalah.


" Beda, Key. Minion itu punya kaki sama tangan, nah larva mana punya? "


" Ebuset maksa amat, " celetuk Reivan.


" Dasar anak TK. Minion lebih mirip rambu lalu lintas begitu kok, " sahur Rangga acuh.


Sejurus kemudian Keyzia dan Reivan menyipitkan mata. Mereka menatap Rangga intens. Rangga yang di tatap seperti itu bergidik ngeri, pemuda itu mulai beringsut mundur seakan-akan sebentar lagi di terkam.


" TAPLAAAAAKKK!!! " teriak Keyzia dan Reivan tepat di telinga Rangga.


 


Perang bantal berlangsung tanpa aba\-aba. Lebih tepatnya Keyzia dan Reivan menyerang Rangga, Ruang tamu rumah Joval yang awalnya sejahtera kini seperti terkena tsunami dadakan.


 


Tak lama kemudian sang pemilik rumah datang dengan minuman-minuman serta cemilan untuk para tamu yang tak tau dia


diri. Joval berdecak melihat Keyzia dan Reivan yang terus menyerang Rangga dengan bantal. Setelah meletakkan minuman itu di meja, Joval ikut menyerang Rangga meski tidak tau apa yang terjadi di antara mereka.


" Huuuhahahahahaa... " tawa Keyzia, Joval, dan Reivan bercampur menjadi satu.


" Wanjr***! gue nggak bisa nafas, " dengus Rangga.


" Mpooosss!!! " seru Keyzia dan Reivan bersamaan.


" Hahaha. Ya udah lo ganti baju sana Key, ke atas ntar masuk ke kamar yang pintunya ada gambar pizza. Udah di siapin bajunya buat elo, " ujar Joval.


................................................................


"Selamat membaca ya guys 😍😍 "


Mohon dukungannya yang teman-teman jagan lupa Like and Komentarnya. 🙏🙏


Jangan lupa Votenya ya guys 🤩🤩