SHE IS MAFIA!

SHE IS MAFIA!
SHE IS MAFIA 09



Nay menarik Sean kekamar sean menuju closetnya dengan sentuhan Nay ditangan saja sudah membuat jantung Sean dig dag dug dengan sangat cepat


"Tuan tunggu lah disini!"kata Nay mendudukan Sean di Tempat tidurnya


Melihat itu Sean semakin mencintai Nay


Nay sedang memilih milih pakaian yang cocok untuk pergi dikamar


"Gila apa apa dia mau makai jas ketaman kek orang paoklah bodo bodo"batin Nay


"Wkwkwkwk sabar aja Lah Nay "kata gerald


Nay pun dapat pakaian yang sesuai


Yaitu Sweter warna Hitam dan celana jeans hitam dengan sneakers putih dengan kacamata Yang tak ada kacanya


Nay pun berjalan keluar closet dan memberikan baju itu pada Sean


"Nah ganti!"kata Nay


Dengan smirk Sean pun menggoda Nay


"Gantiin lah"kata Sean


"Gk!"kata Nay langsung keluar


Sean pun menganti pakaian nya dengan pakaian yang dipilihkan oleh orang yang dicintainya itu sedangkan nay menunggu didepan pintu sudah merasa bosan karna kelamaan


Dan beberapa menit kemudian


Sean keluar dengan tampannya memakai itu mungkin yang melihat dia akan meleleh tapi tidak dengan Nay yng terlihat jijik karna Sean seperti tebar tebar pesona


"Ciah!ganteng juga Si Sean ya gk suka ko sama dia Nay?"tanya Gerald


"OGAH!"batin Nay


"Ayo tuan"kata Nay langsung berjalan


Dan diikuti oleh Sean


Sean menyetir sendiri dan Nay pun duduk diJOK depan


Tidak ada suara dimobil tersebut hanya hening yang ada dan sampai lah ditaman


Taman yang cukup ramai,mereka berdua pun turun dan memasuki taman itu berdua


Dan berjalan jalan disekitar situ


Sean tak tau harus melakukan apa dia cukup malu untuk keadaan ini sampai akhirnya Nay duluan yang membuka suara


"Tuan untuk apa kita kemari"kata Nay


"Refreshing"kata sean santai


"WTF!ngapain coba Aku ikut jika ujung ujung nya refreshing!bagusan aku meng-cek lantai rumah sean!"batin Nay terbawa emosi tetapi dia bersabar


"Ngakak!"kata Gerald


"Duduk lah Nay"kata Sean menepuk nepuk kursi yg kosong disebelahnya


"Tidak,berarti saya tidak sopan tuan"kata Nay tetapi bagaikan orang tuli dia langsung menarik Nay duduk disampingnya


"Tuan apa yang tuan lakukan!"kata Nay


"Sut!jangan panggil aku tuan panggil aku sean baby "kata Sean


Sedangkan Nay bagaikan orang tuli tidak mengubris perkataan Sean dan hanya diam sampai akhirnya Nay berdiri sean pun bingung kenapa nay berdiri


Ternyata Nay melihat ada Eskrim


"Nay mengapa kau berdiri sayang?"tanya Sean


"Ehmmm"nay malu untuk menyampaikan bahwa dia mau eskrim


"Ihhh geralddd aku ingin eskrimmm tetapi aku malu!!"batin Nay


"Puft mampus!"kata Gerald


Sean tidak mengerti kenapa Nay sepertinya gugup


Nay pun melirik eskrim tersebut


Dengan sangat peka sean pun mengerti


Sean dibuat gemesh dengan tingkah laku Nay dan langsung mencubit Pipi Nay


"Uluhh my baby ku ini ingin eskrim ya?yasudah kita beli,beli lah sepuas mu"kata sean sangat senang mendengar hal itu Nay melompat lompat dan langsung berjalan ketukang eskrim tersebut diikuti oleh Sean


"Kenapa dia sangat imut untung dia melakukan tingkah imutnya itu di sini jika dia melakukannya dikamar akan ku terkam dia disini"batin Sean


Tapi disaat Berjalan Nay ditabrak oleh seorang wanita yang sedang memegang jus di tangannya dan tumpah semua di Baju Nay yng membuatnya Basah semua melihat itu langsung Sean berlari menuju ke Nay


"NAY CEPAT LEPASKAN ALAT ITU ALAT ITU TAK BISA TERKENA AIR JIKA TIDAK KAU AKAN KESETRUM!!"teriak Gerald dan Nay langsung berlari kearah kekiri agar sean tidak melihatnya dia langsung melepaskan alat itu dengan cepat dan earphone ditelinganya


Sedangkan Sean langsung kebingungan dan Dia melihat wanita yang ditabrak Nay tadi sedang ketakutan melihat wajah sean yang dingin dia langsung menelpon anak buahnya dan untuk membunuh wanita tersebut dia pun melihat Nay berlari kearah sana dengan cepat dia juga mengejar Nay


Dia bingung kenapa Nay langsung berlari dia pun mengejarnya dan melihat Nay sedang membereskan bajunya


"Syukurlah Alat itu sudah kubuang kesemak semak itu"batin Nay yang sangat grogi


"Ah Nay apakah kau tak apa apa??kenapa kau berlari"kata Sean tiba tiba memeluk Nay dan langsung Nay menolak


"Tidak apa apa tuan tadi baju kubasah jadi langsung kubersih"kata Nay seperti tidak terjadi apa apa


"Oh kalau begitu kita pulang"kata Sean dingin dan berjalan


"Oke"kata Nay mengikutinya


Sean Pov


....