SHE IS MAFIA!

SHE IS MAFIA!
SHE IS MAFIA 42



nay pun sampai disana keluar dengan membawa handphonenya dan dompet di saku hoodienya.


dia pun masuk ke Bar tersebut dan tidak ada siapa siapa disana.


"****.apakah bartender itu mengerjaiku?atau gerald yang mengerjaiku? dasar!!"gumam Nay kesal


"WOY ANYBODY HERE?!!!"Teriak Nay


tiba tiba


"brak!"


pintu bar tertutup lebih tepatnya terkunci.


nay pun melihat kebelakang dan menuju pintu bar tersebut dan benar terkunci dia terjebak disini


"bren*sek siapa yang menjebak ku!"kata Nay menendang pintu tersebut


"KALIAN JANGAN MACAM MACAM DENGAN KU!"kata nay


"aku tidak membawa pistol lagi!"gumam Nay


nay pun berkeliling keliling bar mungkin saja ada jalan keluar atau dia menelpon seseorang.


tiba tiba pas dia ingin menelpon seseorang.


didalam bar tersebut keluar sebuah gas.


nay pun menghirupmya


"GAS APA INI!"Kata Nay langsung mengambil serbet baru di meja bartender tersebut agar dia tidak menghirup gas itu.


dia menjadikan masker


tapi apa daya dia sudah terhirup dan oksigen disini mulai menipis sebab gas tersebut sudah memenuhi ruangan.dia pun pusing dan dia menelpon salah satu bodyguardnya tapi tidak ada yang mengangkatnya satu pun


dan akhirnya dia pingsan.


sekitar 3 menit kemudian asap tersebut hilang pintu terbuka


dan datang seorang yang mengendongnya.


"mari kita pulang"kata Lelaki tersebut.


dan tidak usah di ragukan lagi itu siapa.


ya itu SEAN


dengan ala bridal style dia pun menggendong Nay.


mobil Nay pun dibawa juga agar tidak meninggalkan jejak


NAY POV


AUTHOR POV


sudah satu hari Nay tidak bangun.


dan sekitar jam 6 sore dia pun terbangun dan melihat sekeliling


"rumah siapa ini!"gumam Nay


"aku tidak memiliki rumah maupun teman ku yg memiliki rumah begini.nuansanya dark banget keknya yg punya hidup suram."batin Nay


nay pun dari tempat tidur.dan betapa terkejutnya dia melihat kebelakang.


ada photo dirinya dipajang begitu besar.


"***** keknya aku tidak pernah mempunyai photo sebesar ini dirumah siapa aku ini woy!"batin Nay sembari mengelus photo wajahnya sendiri


dan dia tiba tiba ingat pose yang ini.


dimana yak...


hmmm


dan datanglah seorang yang bernama sean kedalam kamarnya


"kau melihat apa hm?aku tau kau sudah bangun melalui CCTV"kata sean sembari membawakan Nay makanan


nay punya hanya terbodoh dengan mulut mengangga


"KAU?!"kata Nay geram


"ya ini aku..calon suami mu"kata Sean meletakan makanannya dan mendekati Nay


"JANGAN MENDEKAT!"kata Nay mundur


dan Sean langsung memeluk Nay dan menghirup wangi tubuh wanitanya itu.


"aku sangat mencintai mu..walaupun apa yang terjadi dengan kita waktu itu aku tidak masalah..kumohon kembalilah pada ku.."kata sean


nay pun melihat sean sejenak.


nay pun mencium wangi khas dari sean yang dulu yang mungkin bisa dibilang dia merindukannya.


tapi dia langsung mengingat perkataan ibunya..semasa dia kecil


"musuh tidak akan bisa menjadi teman kecuali dia sudah tidak bernyawa.jika kau menembak seseorang siapapun itu fokuskan bahwa yang kau tembak itu adalah musuh mu.siapa musuh mu?"kata Rahina


"leonard fernando berserta keluarganya"kata Nay langsung menembakan peluru di tempat sasaran


seketika Nay pun langsung mengingat itu dan nay pun menolak Sean


"Aku.tidak.mau.!"kata Nay dengan tegas


"apa salah ku padamu?"kata sean


dan nay tidak menjawabnya dan langsung melewatinya menuju pintu keluar.


tetapi saat Nay membuka pintu nya pintunya terkunci.


"buka pintunya sean AKU MAU PULANG LEPASKAN AKU"kata Nay teriak


"ini sekarang rumah mu..kau ingin pulang kemana?"kata Sean duduk ditempat tidur


"tidak usah mengada ngada sean cepat!!!"kata Nay menendang pintu tersebut


dan tiba tiba Nay teringat


"DIMANA GERALD?!"kata Nay


"dia aman bersama ku..tinggal menunggu beberapa hari..dan dia akan lebih baik baik saja bersama yang diatas dan tidak akan ada penghalang bagi kita."kata sean


"KAU GILA!!!LEPASKAN DIA SEAN! DIA TIDAK BISA TIDAK MAKAN DIA MEMILIKI MAAG!!"kata Nay langsung menghancurkan barang barang sekitar dan sean hanya melihatnya


"aku tidak peduli"kata sean


"Kau!"kata Nay dan langsung teringat oleh sky.


"JANGAN BILANG SEMUA CERITA YANG KEMARIN SKY LAKUKAN ADALAH DIRIMU?!"kata Nay mulai meneteskan air mata


"tentu,jika tidak bagaimana bisa aku mendekatimu jika ada dirinya disisimu by"kata Sean mendekatinya


"KAU GILAAAAA!!!KAU BENAR BENAR GILAA AKU BENAR BENAR MEMBENCI MU KAU MENGHANCURKANNYA!!!!!"kata Nay memukul Sean bertubi tubi dengan sangat kuat dibagian wajahnya


"bugh bugh bugh!"


dan Sean pun memegang bahu nay


"AKU GILA KARNA MU NAY KARNA MU!!!!"kata Sean mulai meninggikan suaranya


"KAU HARUS DIBAWA KE PSIKOLOG SEAN!"kata Nay


"KAU MEMBUNUH SKY KAU TIDAK MERUSAKNYA SECARA FISIK TAPI MERUSAKNYA SECARA MENTAL AKU BENAR BENAR MENYESAL BERTEMU DENGAN MU!!!!!"lanjut Nay


dan saatnya Sean membalas


"DAN APAKAH KAU TAU AKU SANGAT MENDERITA SAAT KAU MEMBUNUH EDWARD TEMAN YANG SUDAH KU ANGGAP SEPERTI SAUDARA KAU MEMBUNUH BIBI JOLA YANG SUDAH MERAWAT KU SEJAK KECIL SUDAH KUANGGAP SEPERTI IBU DAN KAU MENGHANCURKAN RUMAH KENANGAN KU BERSAMA AYAHKU DAN YANG LEBIH PENTING AKU KEHILANGAN MU! COBA KAU PIKIR AKU DIKHIANATI OLEH CINTA PERTAMA KU!"kata Sean membentak Nay dan Nay pun merasa dia juga sudah keterlaluan.tapi.


"musuh tidak akan menjadi teman kecuali mereka mati."


jika Sean bukan musuhnya Nay mungkin akan menerima sean sedikit demi sedikit.


"aku tidak peduli."kata Nay langsung membuat sean naik pitam Nay seperti tidak menghargai cintanya.


sean pun mendorong nay keranjang dan menindihnya


"baik jika kau tidak peduli!tapi yang harus kau ketahui aku sangat mencintai mu.aku ingin kita hidup bersama selamanya sampai maut memisahkan kita."kata sean langsung mencium Nay dengan kasar dia melu*at bibir Nay dengan begitu nafsu meninggi


dan Nay tidak akan diam begitu saja Nay meronta ronta dan memukul dada sean


tapi bagaimana sekuat apapun nay jika kekuatan lelaki lebih besar dia akan kalah juga.


sean tidak berhenti mencium Nay dia beralih kelehernya.


tangan nay yang sembari memukul Nay dia tahan dengan tangannya.


"jika ini bisa membuat mu memiliki ku akan ku lakukan"kata sean merem*s payud*ra Nay dengan sangat kuat tetapi masih ada kelembutan disana


nay pun hanya bisa menangis sembari mengatakan


"LEPASKAN AKU SEAN HIKS TOLONG AKU TIDAK MAU"kata Nay


sean pun mulai membuka bajunya begitu juga membuka baju Nay terpampanglah hal yang ingin dilihat Sean sejak lama.


dia langsung menjelajahi tubuh Nay


"setiap inci mu adalah milikku"kata Sean membuka b*a nay dan langsung melu*at nya dengan lembut


nay menahan desahnya sejak tadi yang membuatnya gila lidah sean diakui sangat lihai bermain di dadanya


titik terlemah Nay ada disana


nay masih meronta ronta dan sean masih bermain disana dia mengigit bibirnya agar tidak mengeluarkan suara yang tidak diinginkan


dan dari mana datangnya tiba tiba tubuhnya sudah tidak ada sehelai apapun disana


"hiks Tolong hentikan!!"teriak Nay sudah pasrah dia tidak ingin keperawanannya diambil oleh musuhnya sendiri


"SEAN !!!"kata nay menendang nendang dan sean pun menahan kakinya dengan kaki sean sendiri


sudah cukup bermain dibagian atas sean pun menjalar ke bagian bawah dan langsung bermain dengan **** * nya Nay dan nay tidak tahan lagi dan keluarlah suara menjijikkan itu


"ahhh eughh janganhh seanhh"desah nay


dan itu membuat sean semakin menggila desahan Nay bagaikan lagu yang sangat merdu..dia sangat senang saat Nay menyebutkan namanya didalam desahannya itu


nay pun menyesal dengan itu dia merutuki dirinya dia sangat kesal dengan dirinya sendiri dia masih menangis


"JANGANHH TOLONG!!!!"kata Nay masih meronta ronta


sean pun langsung mengeluarkan sebuah ya kalian tau sendiri


dan saatnya dia memasukannya


"jika kau merasa kesakitan cakar aku saja."kata sean melihat Nay dengan penuh cinta dan Nay langsung mengeleng gelengkan kepalanya dan Sean pun tidak mempedulikannya


"mulai hari ini kau adalah milik ku mutlak"


"JANGAN!!!!!!!!!!!!"teriak Nay dan masuklah sempurna


dan Nay pun langsung teriak


"ARGHHH HIKS BUNDA!!!"


dan kalian tahu apa yang terjadi.


kebesokan harinya.


nay pun terbangun dengan mata sembab.semalaman dia menangis dan tidak diberi istirahat oleh sean.


di bagian bawahnya juga begitu nyeri.


berapa ronde yang dimainkan sean nay tidak mengetahuinya


nay pun menangis lagi tanpa menghadap sean


dia sudah kehilangan mahkotanya dan diambil oleh orang yang paling dibencinya.


iya dia sangat membenci Sean sekarang.


dan Nay tidak tahu harus bagaimana sekarang


"hiks aku pusing..hiks aku tidak tahu..hiks gerald dimana kau"gumam Nay menangis


dan sean pun mendengar itu


"goodmorning honey"kata sean tersenyum dan melihat Nay membelakanginya


sean pun memeluknya.


nay hanya diam saja dia tidak ingin berbicara pada sean


"tadi malam ada pengalaman ku yang sangat nikmat sayang..belum pernah aku merasa gila pengalaman seperti ini"kata Sean senang


nay hanya diam saja dan sean pun membalikan wajah Nay dan nay hanya diam tatapannya kosong dan meneteskan air mata setiap detiknya


"kenapa kau menangis"kata Sean menghapus air matanya


"KAU TIDAK TAU ?!"kata Nay langsung berdiri tanpa baju dan membuat Sean tegang lagi tapi dia menahannya


"DIMANA GERALD SEAN!AKU INGIN BERTEMU DENGANNYA!!!DIA MENDERITA SAKIT SEAN!!!"kata Nay mulai marah lagi


"kenapa kau sungguh peduli dengan anak buangan itu?dia hanya anak angkat!"kata sean santai


nay pun sangatt marah dengan perkataan sean.


memang diakui gerald adalah anak angkat keluarganya tapi kami tidak pernah membedakan anak angkat dan anak kandung semuanya sama rata


nay menyayangi gerald seperti abang kandungnya.


walaupun disuruh memilih jika sky masih hidup.


gerald apa sky?


nay akan memilih gerald.


nay pun geram dan mengambil vas bunga dan melemparkannya dengan sean dan untung saja sean tidak kena.


"KATAKAN GERALD DIMANA!!!!"kata Nay


"calm down baby.kau ingin membunuh calon mu hm?"tanya Sean


"IYA!!"Kata Nay menuju kaca yang tersangkut di dinding dan


"KATAKAN DIMANA GERALD!!!!"kata Nay langsung memukul kaca tersebut hingga mengeluarkan daerah dan sean pun terkejut karna Nay sangat mengeluarkan banyak darah dari pukulannya tersebut dan dia pun lanjut memukul pintu nya


dan pingsan Nay dengan mengeluarkan banyak darah yang membuat Sean sangat marah dan langsung memanggil dokter.


--------------------


maaf lama updatenya soalnya.


ini udah diketik dari hari rabu.


tapi selama ini belum direview.maaf ya.