
Nay pun tidak menjawabnya dia cukup malu menjawabnya
Dan Nay akhirnya hanya mengangguk
Sean pun terkejut dengan jawaban Nay sehingga dia menggebu gebu mencium Nay dengan hangat dia tidak menyangka hari yang dia nanti akan terwujud.
Sean pun langsung melakukan itu dengan sentuhan yang sangat hangat,Nay yang disentuh oleh Sean pun langsung berdebar debar dengan itu.
Sentuhan yang ini yang dia mau.
Mereka melakukan itu semalaman.
Sampai pada akhirnya.
Nay mengucapkan satu kata setelah melakukan itu.
"Buatlah aku mencintaimu"ucap Nay yang membuat Sean melotot dan langsung duduk dan menggoyangkan bahu Nay yang sepertinya tak mungkin Nay akan mengucapkan kata itu.
"Kau serius?"ucap Sean yang merasa tak percaya.
Dan Nay hanya mengangguk,Sean pun memeluk Nay dengan erat,akhirnya hari ini Nay mulai membuka hatinya untuk dirinya.
Nay pun membalas pelukannya dan langsung menangis sejadi jadinya.
"Mengapa? Mengapa harus kau yang menjadi musuh ku sejak awal!"tangis Nay yang merasa kesal dengan hidupnya.
"Maafkan aku"ucap Sean yang menenangkan Nay.
"Aku pun membenci diri ku karna mulai menerima mu yang telah menghancurkan hidup ku,membunuh kakak ku,membunuh pacar ku,mengapa! Aku membenci diri ku sendiri!" Ucapnya sambil menangis.
"Maafkan aku,maafkan aku"ucap Sean yang menidurkan Nay di dadanya,Dan lama kelamaan pun Nay tidur di dadanya.
Sudah 1 bulan setelah kejadian itu semuanya.
Nay yang mulai mencintai Sean pun semakin hari semakin dekat.
Mulai melakukan kencan,seperti pasangan pada umumnya.
LEONARDO POV.
Satu bulan juga setelah kejadian itu,setelah kejadian itu Leonardo pun menghindari rahina.
Yang membuat rahina sedih sekaligus hancur.
Sebab rahina mulai mencintai Leonardo.
Sekarang takdir sudah berbalik.
Dulu Leonardo yang mengharapkan cinta Rahina
Sekarang Rahina yang mengharapkan cinta Leonardo yang sekarang Leonardo menjadi sangat dingin pada rahina.
Sampai pada akhirnya Rahina tak sanggup lagi untuk diabaikan oleh Leonardo.
"Aku mau kita bicara."ucap rahina melihat Leonardo .
Leonardo pun tak sanggup melihat mata rahina,sama seperti rahina dia juga sebenarnya sangat tersiksa dengan hubungan yang seperti ini dengan rahina.
Tapi ketika dia tidak menghindari rahina dia makin tersiksa karna tak bisa mendapatkan hati rahina.
"Apa yang perlu kita bicarakan lagi Rahina?"ucap Leonardo yang tak tahan lagi .
"Aku mencintai mu"ucap Rahina yang langsung menangis
Leonardo pun langsung menatap rahina dengan meneteskan air mata kebahagiaan.
"Perkataan ini yang selalu aku tunggu dari bibir mu rahina"ucap Leonardo mengkecup bibir Rahina tetapi rahina tak mau melepaskan ciuman itu.
Leonardo pun membiarkannya.
Sampai pad akhirnya.
"Maafkan aku"ucap Rahina kepada Leonardo.
"Jangan ucapkan itu"ucap Leonardo menghapus air mata rahina.
"Aku juga mencintai mu,tapi semua sudah terlambat"ucap Leonard yang membuat rahina terheran heran.
"Apa maksud mu Leonardo?"Ucap Rahina yang melihat Leonardo langsung memasuki kamarnya tanpa menjawab pernyataan rahina.
Rahina pun menggedor gedor pintu Leonardo.
"LEO APA MAKSUD MU LEO,LEO!! JAWABKAN AKU,APA MAKSUD MU AKU TERLAMBAT"ucap Rahina yang menangis merosot ke bawah didepan pintu.
"Aku tak boleh egois rahina,perkataan yang terucap di bibir mu itu sudah sangat membuat ku senang,ini adalah hari terbaik,jika perlu aku akan membuatkan acara pernikahan untuk kita berdua,tapi aku tak mau..sebab...anak ku dan anak mu sudah menikah,saat ini kita adalah keluarga,jika aku egois aku akan menikahi mu,tapi aku tak mau,sebab itu akan membuat anak mu kecewa dan meninggalkan anak ku,aku tak mau anak ku bernasib sama dengan diri ku yang mengharapkan cinta mu bertahun tahun,biarkan lah ini menjadi rahasia,anak ku sudah bahagia dengan anak mu"batin Leonardo yang menangisi hidupnya yang malang tetapi semoga anak nya tidak.
NAY POV
sudah 2 hari ini Nay mual mual,dan dia belum memberi tahu Sean tentang kejadian ini sampai pada akhirnya Sean pulang dan melihat Nay muntah muntah dikamarnya.
"sayang?kau mengapa"ucap sean yang sangat khawatir dengan Nay yang muntah muntah sejak dari tadi.
"ah Sean aku tidak apa apa,cuman tidak enak badan aja HOEKK!!"perkataan Nay yang terputus karena ingin muntah lagi.
"kita kerumah sakit aku ga mau tau"ucap Sean yang membantu Nay berjalan.
"aku ga mau ah lebay!"ucap Nay yang langsung duduk di kasurnya.
"kamu dah makan?"ucap Nay yang masih memperdulikan Suaminya yang baru pulang kerja.
"kamu masih memperdulikan ku?disaat kamu seperti ini?CEPAT AYO KERUMAH SAKIT!"ucap Sean yang mengkhawatirkan Nay yang sudah pucat
"aku gapapa"ucap Nay sampai pada akhirnya Nay pingsan yang membuat Sean kalang kabut dan langsung menyuruh bodyguardnya untuk menyiapkan mobil.