SHE IS MAFIA!

SHE IS MAFIA!
SHE IS MAFIA 33



Nay pun mendatangi gerald


"Gerald!!im back!"kata Nay langsung masuk ke kamar gerald dan Nay langsung teriak


"AHHHHHHH GERALD!!!"teriak Nay


"NAY!!!"teriak gerald langsung memakai celananya.


Ternyata gerald sedang menonton film dewasa sembari ya kalian tau sendiri


"MESUM BET DAH!"kata Nay mengambil Botol minum dan melemparkannya kepada gerald yang Sedang mengancing celananya


"Dih sakit!"kata Gerald


"Biarin"kata Nay berjalan kearah gerald dan duduk disampingnya


"Dah kecil jr nya banyak gaya lakuin loli cih"kata Nay


"KECIL?!Dih! Ga ada otak.besar gini"kata gerald mengelus Jr nya langsung


"GA USAH DIHELUS JUGA MONYET"kata Nay menjitak kepala gerald


"Dih maaf,ada apa kau kesini?"kata Gerald


"Gerald,aku bosan"kata Nay


"Iya aku juga"kata Gerald merebahkan badannya disamping


"APAAN BOSAN BARU ABISAN LOLI "kata Nay


"Mwehehehehehe dah berapa bulan ga ONS so...ya loli lah jadi solusi"kata gerald


"Ga ada otak,by the way kau sudah packing untuk besok?"kata Nay


"Selow bos ku dah siap bagaimana dengan kau?"kata Gerald


"Aku juga sudah"kata Nay


"Main yuk!"kata Gerald


"Yuk main apa?"kata Nay


"Main truth or dare"kata gerald


"Yaudh yaudh aku duluan"kata Nay


"Okeh truth or dare?"kata Gerald


"Truth"kata Nay


"Nyamanan pelukkan Sean apa Sky"tanya Gerald


"AHHH kesel AHH kalau pertanyaan begitu"kata Nay


"Hahahahahaha iya iya abis tuh ga jawab dulu"kata Gerald


"Jika boleh jujur dada Sean lebih nyaman dari pada dada Sky..tetapi jika soal rasa dan pegangan lebih nyaman dengan sky ..so aku bakalan pilih pelukan Gerald karna cuman pelukkan mu yang nyaman selain pelukan Ayah"kata Nay


"Ga nyambung sih yang ditanya apa yang dijawab apa..tapi so sweet!"kata Gerald mencium pipi adiknya itu


"Dah lanjut"kata Nay


Mereka pun menlanjutkan game mereka sampai larut malam sampai akhirnya Nay pun lelah


"Aku lelah"


"Aku tidur sini ya"Kata Nay memeluk Gerald


"Ehm iya"kata gerald memeluk Nay


"Gerald janganlah kau meninggalkan ku"kata nay


"Emang aku mau kemana?aku selalu akan ada disini"kata Gerald


"Aku merasa kau akan Pergi jauh tidak akan kembali.."kata Nay


"Kenapa kau berpikiran seperti itu"kata Gerald


"Tidak...sudahlah Tidur"kata Nay


Mereka pun tertidur nyenyak.


Kebesokan Hari nya.


Sudah jam 9 pagi.


Mereka pun sudah mandi dan yang lain lain


Mereka sekarang sedang sarapan.


"Nay abis dari sini ayah ada tugas buat kamu"kata Zeandra


"Sayang baru saja Nay menghabiskan tugasnya yang sangat berat kau ingin memberinya tugas lagi?"kata Rahina protes


"Iya ayah Nay masih sakit berikan saja tugas ini pada ku"kata Gerald


"Tidak bunda tidak gerald biarkan aku saja. Aku juga sudah lama tidak berinteraksi"kata Nay


"Iya juga"kata Zeandra


"Sudah lah Nay biarkan gerald saja ku lihat tugas Gerald sangat mudah akhir akhir ini kita harus memberikan yang sulit "kata Zeandra melihat Gerald dengan tatapan Jahat


"HEY JANGAN SULIT SULIT DIA INI ANAK KU JIKA DIA TERLUKA KARNA TUGAS INI KAU YANG BERURUSAN DENGAN KU"kata Rahina memeluk Gerald


"Kau adalah bunda ku"kata Gerald Memeluk balik Rahina


Mereka pun bertawa ria dan menghabiskan sarapan mereka dan lanjut ke pesawat


"Bye maldives"kata Nay melihat Bandara maldives dan langsung memasuki pesawat


Mereka pun masuk tak lupa Gerald menggoda Pramugari yang berdiri didepan pintu pesawatnya dengan memegang Pahanya dan pramugari tersebut tersipu malu Pramugari tersebut melihat gerald


"Datanglah kekamar ku"bisik gerald dan Pramugari itu hanya mengangguk malu


"GERALD TIDAK USAH NAKAL"kata Rahina sembari menjewer Gerald


"AW BUNDA SAKIT"kata gerald


Mereka pun didalam pesawat menuju Austria


Nay di kamar pribadinya Zeandra dan Rahina sedang menonton televisi dan gerald?


Gerald sedang bersama Pramugari tersebut didalam kamar.


Kalian pasti sudah tau mereka ngapain.


"Ah eugh hm ah pelan"desah pramugari tersebut


"Shutt diam nanti ketahuan bunda "kata Gerald menutup Mulut pramugari tersebut yang sedang bertelanjang bulat


Walaupun seperti itu tidak mungkin Nay tidak mendengarnya


"GERALD KURANG AJAR"batin Nay


SEAN POV


AUTHOR POV


Sean sudah mengetahui bahwa Nay akan segera pulang ke austria.


Sean saat ini sedang di Pabrik yang membuat helikopter punyanya dia pun melihat lihat pabrik miliknya sampai darwin pun datang


"Ada apa?"kata Sean


"Thar group sudah memberi jawaban untuk kerja sama kita"kata Darwin


"Bagus.apakah dia menyetujuinya?"kata Sean


"Tentu saja"kata darwin


"Bagus.besok kita ke thara group."kata sean


"Baik tuan"kata Darwin


"Dari sini kita akan memulai permainan kita"kata Sean


NAY POV


AUTHOR POV


Sudah 6 jam mereka dipesawat 2 jam lagi mereka akan sampai


Nay masih di kamarnya Dan gerald tentu saja masih bermain di kamarnya selama 6 jam astaga entah apa nasib wanita tersebut.


Sampai pada akhirnya


"GERALD SAYANG NAY SAYANG AYO KITA MAKAN MALAM"Kata Rahina yang menuju Ke kamar Nay dengan sigap Nay pun langsung menuju ke Depan pintu kamarnya karna dia tak ingin gerald ketahuan.


Walaupun dia tak suka gerald seperti itu tapi gerald tetap Kakaknya sekaligus sahabatnya yang tak ingin terkena masalah.


"Eh Bunda sudah waktunya Makan malam?"kata Nay


"Iya cepatlah ketempat ayah mu ayah sudah menunggu. Ibu akan memanggil gerald"kata Rahina


"Ahh tidak usah bunda capek capek ke kamar gerald biar aku saja"kata Nay


"Oh.baiklah"kata Rahina dan pergi dari sana.


Nay pun menghampiri gerald yang masih diatas Pramugari tersebut sambil menutup mulut pramugari tersebut


"Eugh ah Nayh? Bundah sudah eugh pergi?"tanya gerald


"SUDAH *******"kata Nay melempar bantal pada gerald


"Ahh eugh"Desah pramugari tersebut


"Gerald stop it!!!"kata nay tapi gerald dengan cepat mengenjot dan akhirnya pelepasan mereka pun muncul gerald mengeluarkannya di luar dan menyodorkan Ke mulut wanita tersebut


Tanpa merasa bersalah sedikit pun Gerald pun kekamar mandi dan nay menunggu didepan pintu.


Gerald membersihkan dirinya dan keluar dengan memakai baju utuh sembari merangkul Nay.


"Keluar dari kamar ku dan bersihkan kamarku"Kata gerald


Wanita tersebut hanya mengangguk


"Anjing kek ga merasa bersalah ya bos ku?"kata Nay


"Ga,itu kan kebutuhan "kata Gerald


"Ahh..aku tak bisa berkata apa apa lagi dengan mu gerald"kata Nay menuju meja makan dan zeandra langsung melihat gerald


gerald pun mulai gugup dan berusaha sedikit tenang


"mati aku.ayah tidak bisa dibohongi"batin Gerald


"ops Gerald akan habis"batin Nay