SHE IS MAFIA!

SHE IS MAFIA!
SHE IS MAFIA 39



NAY POV


AUTHOR POV


Sudah 3 hari berlalu Nay sudah mulai bangkit dan sekarang dia menjadi Ceo dikantornya.


Dan 2 hari ini sky selalu mendatangi rumahnya dengan tampilan acak acakan meminta maaf,sebenarnya Nay tidak tega melihatnya seperti itu tapi Nay ingin memberi pelajaran pada Sky.


Dan perusahaan sky?group thara sedang dalam kerugian besar besaran disebabkan oleh Zeandra dan Gerald.


Mereka membongkar semua data data dari thara ke group musuh terbesar group thara.


Dan sedangkan peluncuran mobil tersebut dengan sean?


Masih berlanjut.


Sebab sean ingin tidak dicurigai.


Dan buktinya tidak ada yang mencurigai sean sama sekali.


Sean saat ini sedang berbahagia menunggu berita kematian seseorang.


Pagi ini Nay akan pergi kekantor sebab ada rapat dengan klien yang sangat penting.


Nay pun rapat dengan serius walaupun tidak tau identitas Nay sebenarnya.


Mereka pun selesai rapat bersama Gerald.


"Hari ini aku capek"kata Gerald


"Capek apaan.cuman duduk diem aja capek"kata Nay


"Huhhh capeklah banyak tugas yang diberikan ayah dari kemarin ga habis habis.


Dari pergi ke afrika,jumpa yakuza,ngurus si ntu,terus ngurus ini hmp!kapan ke bar nya coba!"kata gerald kesal


"Hahahahahahahahah yasudah besok aku akan bilang kepada ayah untuk memberimu liburan seminggu"kata Nay


"Beneran?"kata Gerald


"Beneran lah!"kata Nay memasuki lift untuk menaiki lantai paling atas


"Uluh kau adik terbaik"kata gerald mencium pipinya sampai pada akhirnya mereka sampai dilantai atas ada orang yang sangat kumuh duduk diam di ruangan ceo yaitu sky


"Sayang sayang maafkan aku,aku mohon itu bukan itu percaya lah itu bukan aku.."kata Sky yang sudah seperti orang gila


"KAU LAGI APAKAH KAU TIDAK BOSAN?! SUDAH 3 HARI INI KAU MENGANGGU KAMI!"kata Gerald ingin memukulnya tetapi dihalangi oleh Nay


"JANGAN GERALD"kata Nay yang sudah meneteskan air mata


"Apa lagi yang mau kau buktikan hah?itu semua sudah jelas itu kau!itu kau!"kata Nay


"Aku berani bersumpah demi apapun itu bukan aku!"kata Sky


"AKU TIDAK BUTUH SUMPAH MU ITU YANG AKU PERLUKAN HANYA BUKTI DAN ITU SUDAH JELAS DIDEPAN MATA AKU KALAU ITU KAMU SKY KAU!"kata Nay


"AKU TERLANJUR SAKIT HATI AKU TIDAK AKAN MEMAAFKANKAN MU TIDAK AKAN!!!!JADI PERCUMA SAJA KAU BERDIRI BERSUJUD LUTUT DIHADAPAN KU PERGI SANA!"kata Nay menangis dan memeluk Gerald


"apakah aku tidak ada lagi dihati mu Nay?apakah rasa cinta mu sudah hilang?benarkah?hiks..baiklah...kalau itu yang kudapatkan sekarang..apalagi yang gunanya aku hidup.."kata sky menuju kaca gedung


Nay pun melihatnya begitu juga gerald


"Mau ngapain kau?"kata Gerald


"Aku tidak ada gunanya lagi..aku bersumpah itu bukan aku..aku berani bersumpah..aku sudah mencari bukti..tapi semuanya tidak bisa kudapatkan seperti sudah di blokir oleh seseorang..yang jelas aku mencintai mu Nay aku mencinta mu"


Dan


"PYARRR!"


Suara kaca pecah..


Sky terjun dari lantai 40.


Nay pun melihat itu Berlari kearah jendela tersebut sembari menangis dan berteriak


"SKYYY!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!"kata Nay melihat ke bawah sembari tangannya menjulurkan kebawah tetapi Sky sudah jatuh sembari tersenyum dan melihat Mata Nay


Dia tersenyum bahagia karna Nay masih mempedulikannya sebelum dia jatuh ditanah dia tetap menyebutkan Nama nay


" i love you Nay.."


Air mata Nay pun jatuh dan sky pun mengambil air mata Nay yang jatuh tersebut dan


"BUGH!!"


Sky mati ditempat dengan bercucuran darah


"TIDAK!!!!"nay pun teriak disusul oleh gerald Nay lari ke lift dan turun ke bawah


Semua melihat sky


Dan Nay pun langsung memeluk Sky


"SKYY TIDAKK!!!!!!"kata Nay menangis tersedu sedu


"SKYYYY!!!!! SKYYYYY!!!"kata Nay dengan baju juga berlumuran darah


Gerald pun memeluk Nay juga


"Sudah lah sudah"kata Gerald


"GERALD SKY! SKY SKY!!!!!!!!!!!!!!!"kata Nay


Disisi lain..


SEAN POV


AUTHOR POV


Sean sepanjang hari sudah tersenyum bahagia sampai pada akhirnya ada yang mengabarkan.


"Tuan thara meninggal ditempat"kata darwin


"Benarkah? Wah...perjuangan ku tidak sia sia..bagaimana dengan Nay?"kata Sean


"Sialan..tapi tidak apa apa dia juga sudah mati.siapkan untuk rencana berikutnya setelah itu boom!dia akan menjadi milikku"kata sean


"Baik tuan"kata Sean


NAY POV


AUTHOR POV


Nay pun menangis tersedu sedu sembari memeluk Sky


"TELEPON AMBULANS CEPATTTT!!!!!!"kata Nay


Mereka pun langsung menelpon ambulans


Dan membawa Sky kerumah sakit..tapi dia sudah mati ditempat


"Maaf nona..dia sudah meninggal ditempat kejadian.."


Nay pun mendengar itu syok berat pikirannya kacau mentalnya terguncang dan


"SKY!!!!!!!!!!!"dia pun menerobos masuk kedalam UGD dan melihat wajah sky yang masih tersenyum seperti tertidur dalam keadaan nyaman


"SKY KUMOHKON KU MOHON...MAAFKAN AKU SKY MAAFKAN AKU AKU MENYESAL AKU MENYESAL!!!!GERALDDDD!!AKU AKU AKU TIDAK INGIN SKY MENINGGALKANKU DIA SUDAH BERJANJI MENIKAHI KU AKU MENYESAL AKU MENYESAL!!!"kata Nay


"Nay nay nay calm down Nay calm down"kata gerald


"SKY!!!!!!!"kata Nay


KEBESOKAN HARINYA.


Sky pun sedang dimakamkan dengan layak.


Diikuti Nay yang masih memakai baju kantorannya yang masih berlumuran darah sky dan memegang baju sky.


Orang tua sky sangat syok dan tidak bisa menerima kenyataan.


Nay pun sangat menyesal dengan perbuatannya.


Nay pun memeluk batu nisan Sky walaupun keluarga semuanya sudah pulang.


"Nay ayo pulang"kata Rahina


"TIDAK!!"kata Nay masih menangis dari kemarin


"AYO NAY!"kata Zeandra mulai keras


"TIDAK AKU INGIN BERSAMA SKY DIA PASTI SENDIRI DISINI!"kata Nay


Dan gerald pun mendekati Nay dan Langsung menyuntik Nay dengan obat tidur.


"Cepat kita harus pulang"kata Zeandra mengendong Nay


Mereka pun pulang dan membawa Nay kekamar untuk istirahat


"Zean?"kata Rahina


"Aku khawatir tentang Nay.."kata Rahina


"Semua akan baik baik saja"kata Zeandra


Sudah 2 hari berlalu setelah kematian Sky


Nay masih menangis sejak 2 hari yang lalu dia tidak makan hanya dia hanya menangis sehingga matanya sangat bengkak.


Nay mengunci kamarnya tanpa ada yang mengetahui keadaan Nay seperti apa saat ini


Berhari hari..berminggu minggu..


Sudah 3 minggu ini Nay masih menangis


Gerald sudah menobrak pintu kamar Nay sejak 1 minggu yang lalu


Hidup Nay hampa..


Gadis yang kita kenal sangat kuat sangat terpuruk saat ini..


"Nay ayo makan.."kata Rahina menyuapkan Nay yang sedang duduk dibalkon didepan kolam renangnya


Nay hanya membuka mulutnya tanpa berbicara apapun mulutnya seperti tidak bisa berbicara


Matanya kosong dan setiap detik setiap menit selalu mengeluarkan air mata


Rahina yang melihat itu pun sangat sedih belum pernah dia melihat anaknya seperti itu


"Nay!"kata Gerald


"Lihat aku bawa apa!"kata Gerald membawakan sebuah boneka Minion yang sangat besar


"Wahhh Nay lihatlah kakak mu membawa apa!"kata Rahina


Nay tidak menoleh.


Nay hanya menatap lurus didepan.


"Sayangku..kau tidak boleh seperti ini terus..."kata Gerald memegang tangan Nay dan Nay terus meneteskan air matanya


Tiba tiba Zeandra pun datang


"Aku sudah memanggil dokter psikis untuk Nay."kata Zeandra


"Dokter psikis?KAU PIKIR ANAK KU GILA ZEANDRA?!"kata Rahina


"Rahina..bukan seperti itu...tidak semua orang yang memanggil dokter psikis itu punya kelainan jiwa.aku ingin anak kita seperti dulu..anak yang kuat ceria..mungkin psikisnya tergoncang karna berita Sky sehingga dia seperti itu."kata Zeandra langsung memeluk Rahina


"Maafkan aku."kata Rahina


"Sudah tidak apa apa"kata Zeandra


NOTE:


maaf semuanya jika saya update sedikit lama dan maaf ceritanya bertele tele dan ngebosenin. terimakasih sudah membaca hingga part 39 saya sangat berterima kasih,terimakasih untuk pembaca saya yang sudah terimakasih.


-Author