
LEONARD POV
"Apa maksud mu?"kata leonard
"Iya.Sean ingin membunuh Rahina dan Zeandra"kata Darwin yang mengungkapkan rencana sean kepada Leonard melalui telpon
"R-rahina?"batin Leonard yang merasa panik
"Dimana mereka sekarang cepat!"kata Leonard segera bergerak cepat agar rahina tidak di bunuh
"Mereka ada di new zealand"kata darwin
"Kapan rencana tersebut dilakukan?"kata Leonard
"Besok.disaat pernikahan."kata darwin
"Sial! JANGAN SAMPAI SEAN TAU AKU AKAN KESANA KAU MENGERTI MAKSUD KU BUKAN?!"kata leonard
"Mengerti tuan"kata leonard
Leonard pun menuju cepat ke bandara untuk ke new zealand.
SEAN POV
Author pov
Sean sudah mempersiapkan segalanya gaun segalanya dia sudah siapkan.
Gaun untuk Nay...pestanya yg begitu mewah walaupun hnya org org penting saja yang datang dan tentu saja..kematian orang tua Nay.
Sudah pagi..
Sean pun menyuruh pelayan untuk menyiapkan Nay secantik mungkin tentu saja.
Karna ini hari speacial baginya.
Sean pun berdandan sangat rapi untuk pernikahannya ini
Dia bahagia..senang..
Tapi dengan nay?
NAY POV
Author pov
Nay sangat kesal
Dia dibangunkan jam 8 pagi untuk bersiap siap
Dia dimandikan dengan sangat detail dan bersih oleh pelayan
Nay berendam disana dengan bunga mawar yang menutup badannya
"Keluar."kata Nay
"Tapi nona mandi mu belum selesai"kata Pelayan tersebut masih takut takut dan nay pun menatap sinis pelayan tersebut
"Apakah kau tidak tau privasi?"kata Nay yang membuat pelayan itu ketakutan
Nay pun berendam dengan aman sunyi sendirian dikamar mandi
Dia ingin merasa nikmatnya dunia sekali ini saja..saat ini..sebab beberapa jam lagi dia akan tinggal selamanya di neraka
"Aku pasrah sekarang,ayah dan bunda belum tau kabar ku..aku tidak tau mereka sekarang aku tidak ada jalan keluar lagi.."kata Nay menenggelamkan dirinya dan langsung berdiri
Dia mengambil handuk dan mengelap badannya yang basah
"Aku tau aku salah,aku akan menghadapinya aku bukan Nay yang lemah akan kuhadapi seorang diri..berani berbuat berani bertanggung jawab!"batin Nay langsung keluar dari kamar mandi
Dan terlihatlah disana sudah ada pengantin rias yang siap merias diri Nay secantik mungkin
Nay pun duduk dimeja rias tersebut
"Hai sister!aku james !panggil aku sister james!siapa nama mu?"tanya James
"Nay"kata Nay dengan singkat
James pun melihat wajah nay
"Wajah kau sangat halus sister!"kata james
"Thanks"kata Nay dingin dan james hanya mengabaikannya dan mulai makeup
"Sister bagaimana cara kau meluluhkan hati sean?secara dia kan dingin banget"kata James
"Dunno. Mungkin aku sangat cantik sehingga dia mencintai ku justt kidding"kata Nay membuat joke ringan agar dia sedikit tenang dan tidak canggung disini
"Tentu saja!itu bukan bercanda dengan wajah cantik mu begini siapa yang tidak tertarik dengan mu"kata James langsung meletakkan foundation setelah memakai primer
"Hahaha thanks sister james."kata nay mulai asik dengan james
"Aku akan membuat mu senatural mungkin agar aura dan kecantikkan alami mu tidak ditutup oleh makeup"kata James
Mereka pun berbincang bincang
Nay pun merasa bahagia sedikit sebab ada satu frekuensi dengannya saat ini
Dia pun sudah memakai baju pengantinnya
"Oke finally!"kata james menyemprotkan setting spray
"Omfg thanks sister james ini bagus"kata Nay
"Makeup ini akan sangat bagus jika aku bukan menikah dengannya"batin Nay
"Itu sudah perkerjaan ku"kata James
"Sister kita kurang satu lagi"lanjut james melemparkan kain untuk menutupi kepala nay
"Perfect!"kata James senyum
Nay tersenyum tipis
Diantara siap tidak siap dengan pernikahan ini....
Tapi dia tidak siap jika pengantinnya adalah sean.
Nay pun langsung diantarkan ke gedung pernikahan bersama james sebagai walinya.
Dan terlihatlah Sean dengan gagahnya sudah berdiri di depan altar menunggu sosok nay..
Semua tamu memperhatikan nay dengan sangat cantik
Nay pun bergandengan dengan james rasa takut dan deg degan juga
Karna bagaimana pun ini pernikahannya tidak ada jalan lain
Nay pun sudah berdiri didepan altar pernikahan bersama dengan sean
Mereka pun mengucapkan sumpah kepada tuhan walaupun nay ragu mengucapkannya
Tapi akhirnya dia mengucapkannya
"Kalian sekarang resmi sebagai suami istri"kata pendeta memberkati mereka berdua
Dan sean pun mencium nay dengan lembut perasaan sean lega campur aduk
Setelah itu semua Nay dan sean pun menyapa undangan vvip tersebut
Nay hanya diam
Seperti tidak niat hidup.
Dia juga tersenyum sesekali
Dan sampai pada akhirnya darwin datang dan membisikan sesuatu kepada sean dan membuat nay ingin mengetahui apa yang ingin dibisikin darwin
"Sekarang"gumam sean dan darwin pun mendengarkannya darwin pun menghilang dari hadapan mereka berdua dan langsung menelpon seseorang
"Tembakkan"kata darwin
Nay pun melihat sean
"Ada apa sayang?"kata sean menghelus rahang Nay
"Nothing."kata nay
Leonard POV
Leonard sudah mendapatkan kabar dari darwin bahwa akan segera diluncurkan bom di villa yang di sewa oleh Rahina dan Zeandra
Leonard pun bergegas ke villa tersebut dengan cepat dan Leonard pun mengawasi bodyguard yang sudah diperintahkan anaknya untuk menembakkan bom ke villa tersebut dan terlihat mereka sudah bersiap siap
Leonard pun langsung masuk ke villa lewat balkon belakang dan mengendap ngendap melihat zeandra dan rahina makan dengan mesra dimeja makan
Hati leonard pun sakit lagi
Dia pun berpikir untuk apa dia menyelamatkan orang yang sama sekali tidak mencintainya...tidak menganggapnya...sudah menginjak nginjaknya..tapi mau bagaimana lagi...cinta tetap cinta..
Dan bom!
Tembakkan pertama membuat zeandra dan rahina terkejut begitu juga leonard
Leonard pun dengan cepat lompat ke bawah
"HATI HATI!"teriakkan leonard membuat zeandra dan rahina melihat kebelakang dan mundur
"Leonard mengapa kau ada disini?"kata Rahina
"ITU TIDAK PENTING SEKARANG ADA PENYERANGKAN AYO IKUT AKU!"kata Leonard
"TAPI.."Kata Zeandra
"AYO! TRUST ME!"kata leonard
Mereka pun berusaha percaya tetapi terlambat bom itu pun ditembakkan membuat sebagian rumah hancur dan salah satu bangunan mengenai kaki zeandra tapi syukurnya rahina ditarik leonard
"ZEAN!"kata Rahina melihatnya sambil menangis
"Eugh ahhh sayang!"kata zeandra berusaha menahan rasa sakit
Dengan ketulusan hati leonard dia pun berusaha mengangkat puing puing bangunan tersebut dibantu rahina tapi tidak bisa itu terlalu berat
Rahina pun mengenggam tangan zeandra
"Aku tidak akan meninggalkan mu"tangis Rahina
"Pergilah tembakkan selanjutnya akan di luncurkan."kata zeandra menahan sakit
"Tapi.."kata Rahina menangis kuat"KAU BAGAIMANA ?!"kata rahina
"Aku tidak apa apa...jagalah Nay...dan leo..aku mengakui aku salah..aku minta maaf..tolonglah jagalah istri ku ini bawa dia pergi..jangan sampai dia tertembak.."kata Zeandra
"Tidak!"kata Rahina melihat leonard sambil geleng geleng
"CEPAT LEONARD!"kata Zeandra
Dan Leon pun langsung menarik rahina
"Tidak leo..zeandra.."kata Rahina menolak tarikkannya
"AYO SEBELUM TEMBAKKANNYA.."kata leonard terputus sebab tembakkan bom tersebut pun membuat tubuh zeandra hancur
"ZEANDRA!!!!!!!!"kata rahina memeluk leon
Leon pun mengendong rahina keluar dari villa tersebut
Leonard sekuat tenaga mengendong Rahina lari ke mobilnya dan langsung kabur
Dan rahina pun menangis lemas mengingat tadi
"Hiks..zeandra.."kata Rahina lalu pingsan leonard pun panik dan langsung membawa rahina kerumah sakit
"ANAK SIALAN!TERKUTUKLAH ENGKAU"kata Leonard mengutuk sean
SEAN POV
Pernikahan pun selesai mereka juga sudah pulang ke mansion sean pun menunggu nay dikamar karna nay sedang dibersihkan untuk keliatan cantik di malam pertama
Sean pun sudah mendapatkan kabar bahwa ada mayat yang sudah hancur lebur disana dan di duga itu mayat zeandra dan sean pun tenang tapi mayat Rahina tidak ada
"Rahina bukan suatu masalah yang sulit."batin sean