
NOTE:UNTUK SEKITAR 2 PART KEDEPAN MASIH BERCERITA TENTANG KISAH RAHINA LEONARD DAN ZEANDRA.JADI MOHON BERSABAR UNTUK MELANJUTKAN KISAH NAY DAN SEAN TERIMAKASIH
"Baiklah Rahina perkenalkan diri mu kepada teman temanmu yang lain"kata Guru
"Baiklah bu.Hai semua perkenalkan saya Rahina saya pindahan dari Swiss saya dari swiss pindah ke austria karna perkerjaan orang tua saya saya harap kalian bisa menerima saya disini"kata Rahina
"Baiklah Rahina pilihlah tempat duduk yang kosong"kata guru
Rahina pun pura pura melihat kesekeliling sebenarnya dia tau bangku yang kosong itu tepat dimejanya Leonard.rahina pun berjalan di tempat leonard tersebut dan duduk disebelah leonard
LEONARD POV
Aku sedang memandangi jendela..melihat langit aku tidak seperti anak anak yang lain yang berkumpul dan bercerita cerita.
Aku disini di kucilkan karna permintaan Ayah ku yang meminta bahwa mereka tidak boleh berteman dengan ku aku sangat kesal dengan perintah ayah seperti itu alasan ayah setiap aku bertanya seperti itu selalu
"Kau tau ayah memiliki musuh!jadi kau tidak boleh lengah dengan kau bersenang senang dengan temanmu siapa tau juga bahwa teman mu itu adalah salah satu anak musuh ayah yang akan membalaskan dendam kepada mu"
Aku kesal!
Itukan musuh ayah kenapa aku yang dibawa bawa.
Anggaplah aku tidak berpikiran dewasa anggaplah aku masih kekanak kanakan dengan berkata seperti ini karna itu memang benar.
Ini saja aku bersekolah di tempat umum walaupun swasta aku harus bersujud didepan ayah agar aku memiliki teman tapi akhirnya seperti ini.
Lebih baik aku sekolah dirumah saja!
Ayah selalu berkata kalau aku harus menjadi sepertinya menjadi seperti Mafia dan aku pun mau karna menurut ku itu perkerjaan yang sangat keren aku tidak sabar menunggu tamat sekolah ini agar aku bisa menjadi mafia
"GURU DATANG!!"kata Salah satu murid
Aku pun berhenti melamun dan melihat dibelakang guru ada seorang gadis..
Gadis yang sangat cantik...
Aku tidak bisa memalingkan pandangan ku darinya apakah dia titisandewi athena yang sangat cantik itu? Aku rasa iya. Dia adalah titisan dewi yunani tapi!
Hey kenapa jantung kuberdegup kencang.
Aku tidak mengidap sakit jantung kan?jika aku mengidap sakit jantung bagaimana aku bisa menjadi seorang mafia?
Aku tidak mendengarkan perkataan guru aku hanya mendengarkan suara nya saat dia berkenalan
"Baiklah bu.Hai semua perkenalkan saya Rahina saya pindahan dari Swiss saya dari swiss pindah ke austria karna perkerjaan orang tua saya saya harap kalian bisa menerima saya disini"kata Gadis itu
Ohh..namanya Rahina namanya bagus..
Akan ku cap namanya sebagai nama favorite ku.
Hey!
Apa yang ku katakan apakah aku sudah gila?
"Baiklah Rahina pilihlah tempat duduk yang kosong"kata guru
Dia melihat sekeliling gadis ku melihat sekeliling.
SHIT.
GADIS KU?!
APA YANG KAU PIKIRKAN LEONARD?!
Karna pikiran ku berkata seperti itu baiklah AKU AKAN MENGANGGAPNYA GADIS KU
Masih berkelut dalam pikiran ku sambil melihatnya tiba tiba dia berjalan ke arah ku dan duduk disebelah ku.
Oh my god jantung ku astaga jantung ku ini tidak baik.
RAHINA POV
AUTHOR POV
Rihana duduk disamping Leonard
Rencana balas dendam Rihana pun dimulai!
Leonard berusaha menetralkan emosi,gugup dan ekspresi nya dia berusaha fokus kedepan tetapi.
"Hai namaku Rihana siapa nama mu?"kata Rihana pura pura seperti tidak tau sambil tersenyum manis dan mengulurkan tangannya sehingga membuat leonard bulshing tetapi dia menetralkannya lagi
"Kenapa begitu manis?!"batin leonard
Leonard pun mengulurkan tangannya juga
"Nama ku leonard fernando panggil saja aku leonard"kata leonard berusaha menahan gugupnya Rahina pun mengenggam Tangan leonard dan sudah menebaknya
"Kau gugup hah?anak pembunuh?"batin Rahina
Rahina pun melepaskannya
"Baiklah leo aku harap kita bisa berteman dengan baik dan nanti kita makan dikantin bareng ya."kata Rahina
"Hah?huh..ba baiklah"kata Leonard
"BIKIN MALU SAJA KENAPA KAU SEMAKIN GUGUP!jujur aku belum pernah seperti ini dan diajak kekantin bareng sejak aku masuk sekolah apa lagi bersama dia..apakah ini rasanya jatuh cinta pada pandangan pertama?apa aku harus tanya ayah?tapi..
Tidak aku harùs menunggunya dulu jika seminggu ini terus berdetak kencang aku akan bilang kepada ayah"batin leonard
Mereka pun lanjut belajar walaupun ya leonard tidak bisa fokus.
Istirahat pun tiba
"Ayo Leo kita kekantin"kata Rahina menarik tangan Leonard
"Hah?baiklah"kata Leonard
Rahina dan Leonard pun menuju kekantin tapi ditengah perjalanan ada anak perempuan dari kelas mereka yang menghentikan mereka.
"TUNGGU RAHINA!"kata anak perempuan tersebut
Mereka pun berhenti
"Ya ada apa?"kata Rahina
"Ehmm bisa kah kita bicara sebentar?"kataa anak perempuan tersebut
"Ya tentu,sebentar ya leo"kata Rahina
Rahina pun mengikuti anak tersebut
"Rahina!jangan dekat dekat dengan leonard"kata Anak tersebut
"Kenapa?"tanya Rahina
"ayahnya melarang dia berteman dengan siapa pun makanya kami agak was was untuk duduk disebelahnya ehh malah kamu yang duduk disana jaga jarak dengannya "kata anak tersebut
"Tidak apa apa! Aku akan tetap berteman dengannya aku liat dia seperti kesepian dan dia juga cukup friendly kok klu begitu aku duluan ya dia sudah menunggu ku"kata Rahina
"Baiklah rahina kami sudah memperingatkan mu jangan terlalu dekat"kata Anak tersebut
Rahina pun kembali ke tempat leonard
"Ayo"kata Rahina menuju kekantin di ikuti leonard
Sudah 4 minggu berlalu....
Hubungan mereka semakin dekat...
Semakin dekat sehingga leonard semakin jatuh cinta kepada Rahina.
Leonard sudah mengadu kepada ayahnya tentang perasaannya kepada Rahina.ayahnya pun tersenyum kepada Leonard
"Ternyata anak ku sudah merasakan jatuh cinta"batin ayahnya
Ayahnya melarangnya berteman bukan melarang jatuh cinta dia juga bahagia tetapi ayahnya berpesan
"Jangan terlalu tenggelam dengan perasaan cinta jika kau sudah tenggelam kau sendiri yang akan sakit"
Leonard belum berani mengungkapkan rasa cintanya kepada Rahina mungkin segera.
Saat ini rahina dan leonard sedang menuju gerbang depan untuk pulang sekolah sembari mengobrol
"Hahahahaha kau tau saat kau menghapal rumus rumus itu aku ingin sekali tertawa karna muka mu sangat lucu didepan"kata Rahina
"Ahhhh Rahina kenapa kau selalu membahas itu aku kan jadi malu"kata Leonard
"HAHAHAHA itu tidak bisa dipungkiri itu memang sangat lucu aku tidak bisa menahan ketawa ku jika mengingat tentang itu Bwahahahaha"kata Rahina
"Hahahaha aku juga malu"tawa leonard
Saat mereka tertawa ada yang memperhatikan kedepan saat leonard melihat kedepan ternyata ada ayahnya melihat mereka tertawa ayahnya bahagia jika leonard tertawa seperti itu
"Ahh ayah!"kata Leonard
DEG!
Jantung Rahina pun berhenti sedetik rahina pun melihat kedepan
"PEMBUNUH!!!!"batin rahina
"Ayo Rahina kita temui ayah ku"kata leonard menarik tangannya rahina
"Hah?ehmm ayo "kata Rahina berusaha tenang
Mereka berdua pun mendekati Fernando
Fernando pun melihat Rahina dari ujung kaki sampai ujung rambut
"Huh ayah ini teman ku yang sering kuceritakan dan Rahina ini ayah ku"kata Leonard
"Hallo paman"kata Rahina menunduk
"Hallo Nak Rahina aku sudah mendengar banyak ceritamu dari anakku dan membuat anak ku bahagia terimakasih Rahina telah membuat Anakku bahagia"kata Fernando
"Haa..jangan berterimakasih paman aku juga bahagia bersama anakmu "kata Rahina yang membuat Leonard bullshing
"Ya Rahina ayo leonard kita pulang.. dan Rahina pulang dengan siapa?apakah perlu kami antarkan?"kata Fernando
"Hah tidak perlu paman tidak usah repot repot nanti aku akan dijemput"kata Rahina
"Hah kalau begitu paman masuk mobil dulu ayo leonard"kata fernando memasuki mobil
"Baik paman"kata Rahina
"Dann ehmm Rahina aku pulang dulu ya..bye bye" kata Leonard melambaikan tangan dan memasuki mobil
"Bye Bye"kata Rahina
Mobilnya melaju cepat dan saat itu pun Air mata Rahina menetes dengan marah melihat mobil tersebut dan mobil dari arah lain datang untuk menjemput rahina dan langsung Rahina memasuki mobil tersebut
LEONARD POV
AUTHOR POV
"Ayah bagaimana dengan Rahina tadi?"kata leonard
"Dia sangat cantik Leo cocok dengan mu kapan kapan ajaklah dia kerumah untuk bermain denganmu"kata Fernando
"Akan ku bawa dia setelah aku mengungkap kan cinta ku"kata Leonard
"Kau belum mengungkapkan cinta mu leonard?"kata Fernando
"Belum ayah aku malu dan aku sangat gugup untuk mengatakannya tapi saat hari sabtu minggu depan aku akan mengatakannya!"kata Leonard
"Perlu ayah menyiapkan tempat nya?"kata Fernando
"Tidak perlu ayah,ayah hanya perlu mendoakan ku agar aku diterimanya"kata Leonard
"Tentu saja"kata Ayahnya
"Anakmu sama seperti mu sayang dia sangat polos dan sangat baik hati jika kau masih hidup kau akan senang melihatnya karna ank mu telah merasakan jatuh cinta untuk pertama kalinya"batin fernando
RAHINA POV
AUTHOR POV
Rahina masuk kemobil yang sudah ada zeandra didalamnya
Tangis rahina pecah di dalam mobil tersebut
Dan memeluk Zeandra
"Heyy sayang kau kenapa"kata Zeandra
"Hiks hiks a-aku me-melihat Fernando pembunuh ayah ku hiks aku marah ketika melihat wajahnya aku seperti ingin menembaknya segera disana hiks hiks dan semua kelakuan dan perbuatan ku kepada leonard aku sangat jijik hiks "kata Rahina
"Sabar lh sayang sedikit lagi kau akan mendapatkannya sabar lah.."kata Zeandra
"Hiks hiks zeandra...ak-"perkataan Rahina pun terpotong dan zeandra langsung mencium Bibir ranum rahina
Ya!
Rahina butuh pelampiasan sekarang
Rahina pun membalas Zeandra
Sekitar 4 menit zeandra mencium bibir ranum Rahina.
Rahina pun merasa tenang dan tidak menangis lagi
"Kau sudah tenang?"kata Zeandra sambil menghapus air mata Rahina
"Ya sedikit"kata Rahina memeluk Zeandra
"Jangan menangis lagi ya by..aku tidak suka "kata Zeandra
"Yaa sayang"kata Rahina
"LIAT SAJA KAU KELUARGA FERNANDO KAU TELAH MEMBUAT BIDADARI KU MENGELUARKAN AIR MATA AKAN KU BUAT MATA MU KELUAR!"batin Zeandra membalas pelukan Rahina yang sudah terlelap tidur didada bidang zeandra