
Dan lagi lagi sean menarik tangan Nay
"Minta dibasmi ni orang"batin Nay
"Ada apa lagi tuan?"kata Nay
"Siapa dirimu yang sebenarnya"kata Sean bertanya lagi
"Ih Entah lah ya tod"kata Nay cuek dan langsung pergi dari sana
"Kau sangat liar sayang kau berani memakiku?"batin sean
"Nay!"kata Sean
"Apa lagi tuan?"kata Nay sudah kesal sekali disitu
"Televisinya belum kau matikan "kata Sean tersenyum smirk
Nay pun kembali dan ingin mematikan Televisinya tetapi dia tetap pelan pelan mengambil remote televisinya agar dia bisa melihat Gumball lebih lama
"Sangat menggemaskan"batin Sean
"Ehem"batuk sean
Dan Nay langsung mematikan Televisinya dan pergi dari sana
Kebesokan harinya
Nay seperti biasa berkerja walaupun mood nya agak Ya badmood lah karna Sky hari ini akan pergi ke Denmark karna ada urusan dia sangat kesal!
Dan sejak dari tadi dia tidak melihat sean ,
Nay sekarang ini sedang membersihkan debu dilorong rumah tapi tiba tiba Nay terpeleset dan memegang lantai
"******* sakit *****"kata Nay
"Bodo rasain"kata Gerald
Disaat dia memegang lantai
Ada yang ganjil dilantai tersebut
Seperti warna lantai ini berbeda dengan warna lantai yang lain
"Gerald coba kau periksa lantai ini segera!"kata Nay
"Baik King!"kata Gerald langsung memeriksanya dari CCTV PENDETEKSI
"Cepat sedikit gerald!"kata Nay
"Ya sabar sat!"kata gerald
Tiba tiba ada yang memanggil Nay
"Ngapain kau duduk dilantai Nay?"kata Sean
Ya!itu adalah sean!
"***** please jangan gugup harus jawab apa ni!"batin Nay
"Bilang aja Ada noda susah dilantai makanya kau mengelapnya"kata Gerald
"Ehmmm hah ini ada noda tuan jadi saya mengelapnya"kata Nay tersenyum manis dan langsung berdiri
"Suruh orang lain saja Yang membersihkan nya jangan engkau"kata Sean
"Tapikan tuan Ini perkerjaan saya"kata Nay dengan tersenyum manis
"**** mau muntah aku nengok senyumannya ,senyuman yang manis tetapi menyimpan banyak senjata!"kata Gerald
Tiba tiba Sean mendekati Nay dan dengan Reflek Nay mundur dan makin mundur dan sampai akhirnya terhlang tembok
Dan Sean memajukan wajahnya ketelinga Nay dan tiba tiba menarik pinggang
"Karna kau tak perlu berkerja disini lagi"kata Sean
"WTF!***** MISI KITA GAGAL ***** MAMPUS BODO AMAT ****"kata Gerald sudah pasrah
Disaat Sean menarik Pinggang Nay dia merasakan ada kabel di Dalam tubuh Nay soalnya dia tidak sengaja menyentuh kabel tersebut
"Kabel apa ini?dan Yang paling mencurigakan seperti ada yang bersuara tapi siapa?"batin sean
Tiba tiba Nay langsung menolak Sean
"YAH YAH YAH APA NI KOK SAYA DIPECAT GK BISA GITU TUAN SAYA SELALU MENGERJAKAN PERKERJAAN DENGAN BAIK DAN SATU HAL LAGI SAYA GK PERNAH SALAH JUGA!SAYA DISINI CARI MAKAN TUAN KOK SAYA DIPECAT GITU SIH TUAN!"kata Nay emosian
"Ratu drama On!"kata Gerald
Sean pun memegang rahang Nay lembut
"Siapa yang memecat mu sayang....kau akan menjadi Asisten pribadiku.."kata Sean
"WTF ANJU!JIKA MENJADI ASISTEN PRIBADI NYA SEAN KAU BISA MENGUAK INFO TENTANG PERUSAHAANNYA DAN LANGSUNG MENHANCURKANNYA DAN JUGA TENTANG CHIP ITUUUU NJER!"kata Gerald kesenangan
"Bodoh!chip itu disimpan dirumahnya jika aku pergi meninggalkan rumah ini otomatis aku tidak bisa memeriksa sudut ruangan rumah ini!dan Sudah kau periksa Lantai tersebut?"batin Nay
"Belum bentar lagi"kata Gerald
"Maaf tuan saya belum lulus sekolah saya tidak bisa bekerja sebagai asisten Anda tuan"kata Nay sopan
"Aku tidak peduli kau akan menjadi asisten ku..besok pagi aku akan memberikan mu baju pakailah besok"kata sean langsung melepaskan Nay dan pergi dari sana
Sean Pov
AUTHOR POV
Sean pergi dari sana tetapi dia masih berpikir tentang kejadian tadi
"Kabel apa didalam tubuhnya itu??siapa dia sebenarnya?aku hanya ingin tau siapa dia setelah tau itu aku akan mudah mendapatkannya!tunggu sebentar!jika itu kabel otomatis tidak bisa terkena air aku harus mempunyai rencana!"batin Sean
Sean sebenarnya cinta kepada Nay tetapi dia masih penasaran siapa dia sebenarnya
Yang pertama
Yang kedua
Mengapa dia bersama pria di Bar dengan Membawa mobil mewah
Yang ketiga
Seperti yang dilihat jika malam malam Nay selalu memakai Baju yang bisa dibilang tidak murah harganya
Yang terakhir
Mata Nay dan Mata King itu sangat mirip!tatapannya postur tubuhnya Rambut hitam legamnya semua sama dan yang paling penting Suarany juga sama !
Sean musti mencari tau siapa sebenarnya Nay!
AUTHOR POV
Nay masih terkejut karna di jadikan Asisten dia pun gundah karna jika dia menjadi Asisten dia akan semakin dekat dengan si mesum Sean walaupun ada keuntungannya juga sih...tapi dia tidak ingin itu terjadi
Satu harian ini Nay hanya dikamar saja karna Sean menuyuruhnya untuk tidak berkerja ya itu Patut disyukuri jadi dia tidak perlu capek capek ngurus itu dan ini
Dikamar Nay langsung membuka kabel yang tertempel pada tubuhnya dan memakai Kaos kedodoran Dan celana pendek rambut di sanggul
Saat ini dia sedang memeriksa Perkembangan Organisasi NOZ dan Tentang Rumah Sean
Sambil memakan cemilan dan sedang Videocall dengan Gerald
"Aku sudah lihat pengembangan Organisasi NOZ cukup bagus tetapi waspadai jika ada yang ingin masuk ke Organisasiku identitasnya harus benar benar detail karna Banyak sekali mata mata yang ingin balas dendam kepada kita terutama Organisasi milik Sean."kata Nay
"Ya Nay aku tau aku selalu mengeceknya setiap bulannya untuk data data mereka semua"kata Gerald
"Oh baguslah dan pastikan itu semua identitasnya benar dan soal rumah si brengsek ini aku ingin Semua ini di deteksi agar mempermudah aku jika bisa semuanya di deteksi sedetail detailnya jangan sampai lupa!"kata Nay
"Iya King!kau pula balik merepett aja gk takut tua tuh muka?"kata Gerald
"Anda gk ngaca?"kata Nay
"*******!"kata Gerald kesal
Nay pun tertawa sampai akhirnya
"Tok tok tok"
"Gerald nanti dulu ya ada yang datang palingan Bibi Jola sabar ya!"kata Nay mematikan semua alat komunikasinya dan meyimpannya ditas dan diletakannya di atas lemari
"IYAAA SABARRR TUNGGU BIBI JOLA!"kata Nay
Dan membuka pintunya ternyata itu adalah sean Nay langsung menutup pintu kamarnya
Nay cukup terkejut dengan kedatanganny
"Tuan sean.."kata Nay
"Kau mengobrol sama siapa didalam?"kata Sean
"Ehmm aku mengobrol dengann..."kata Nay gugup
"Dengan siapaa!!!!"batin Nay
"Dengan diri ku sendiri tuan hehehehe"kata Nay tertawa kecil
"Benarkah?"batin Sean
"Oh seperti itu kalau begitu gantilah baju mu kita akan pergi keluar"kata sean
"Hmmm baiklah Tuan emang mau kemana?"kata Nay
"Sudah ganti saja,berdandan lah sekalian"kata Sean
Sean langsung keluar
"Eughh kenapa dia memakai baju seperti itu membuatku gimanaaaa gituu"batin Sean
dan Nay langsung menutup pintu nya dia cepat cepat memakai pakaian dan memasang Alat kabelnya dan berdandan sedikit
Setelah berdandan Nay langsung keluar dan menuju ketempat sean
"Cantiknya..."batin Sean
Nay terkejut Sean memakai Pakaian yang sangat formal menurutnya
"WTF!yang mau jalan sama ku orang tua yang sangat katrok ini?Anjay gk gk gk ini pakai Jas lah ini lah itu lah beda banget sama outfit ku dodol"batin Nay
"Ngakak!baru pertama kali Nay jalan sama orang berpakaian terlalu formal"kata Gerald
Nay menghampiri Sean
"Tuan..kita mau kemana?kau sampai berpakaian seformal ini?apa bertemu klien?"tanya Nay
"Tidak ,kita akan ketaman"kata sean
"OMFG!Si tuan tua ini ketaman apa keacara pengesahan perusahaan!rapi kali *******!LOL"batin Nay
"Wkwkwkwkkwkwkwk Ngakak!gininya seformal formalnya ayah dan seformal formalnya bunda!gk pernah mereka ketaman pakai Jas sama gaun!LOL!"kata gerald
"Tuan bukannya huh gini ya tuan,kita mau ketaman bukan mau keacara pengesahan perusahaan jadi pakaiannya Itu jangan formal bangettt kek saya dong outfitnya jadi terlihat gaul gitu tuan kan masih muda"kata Nay
"Puft!"kata gerald
"Tuan mau disangka aneh gara gara pakai pakaian itu di taman?"kata Nay kesal
"Tidak.jadi aku harus pakai apa ketaman sayang.."kata sean lembut
"******* NYESEL BILANGINNYA"batin Nay
"Sabar orang sabar pantatnya lebar"kata Gerald
"BACOT"batin Nay
"Huh ayo kesini!"kata Nay menarik tangan sean